Install 2 Windows XP dalam satu PC (Komputer)

Install 2 Windows XP dalam satu PC (Komputer)

Install 2 Windows XP

Mungkin masih banyak yang belum tahu jika kita bisa menginstall 2 Windows XP yang sama dalam satu PC (komputer). Misalnya di install di drive C: dan D:. Tetapi mengapa repot-repot install 2 Windows XP ? Ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan ketika kita menginstall 2 Windows XP, meskipun juga ada kekurangannya.

Berikut akan dibahas secara singkat tentang Install 2 Windows XP dalam satu PC.

Manfaat yang bisa didapatkan dengan menginstall 2 Windows Xp dalam satu PC antara lain :

  • Untuk mencoba aplikasi atau software tertentu, misalnya ingin mencoba antivirus yang berbeda.
  • Install aplikasi dengan versi yang berbeda. Terkadang ada aplikasi dengan 2 versi yang berbeda tidak bisa di install dalam satu Windows, dilain pihak kita masih tetap memerlukan kedua versi tersebut.
  • Melakukan scan virus dari salah satu Windows. Jika windows yang satu terkena virus, maka kita memilih windows yang satunya dan discan dari sana. Meski tidak menutup kemungkinan dua-duanya terkena virus, tetapi biasanya virus hanya aktif di satu windows saja.
  • Sebagai alternatif jika salah satu windows bermasalah.
  • Melakukan berbagai pengujian /testing lainnya.
  • Memperbaiki jika satu windows tidak bisa booting.
  • Mencoba 2 versi windows XP yang berbeda, misalnya Home Edition dan Professional Edition.

Meskipun begitu, tetap saja ada kekurangannya, antara lain :

  • Menambah penggunaan hardisk space (drive)
  • Mengulangi Installasi program/aplikasi, update, driver dan lainnya.

Meskipun sebagian cara diatas bisa juga menggunakan software Virtualisasi, seperti VirtualBox , tetapi dengan virtualisasi kinerja tidak akan maksimal dan akan tergantung dengan software virtualisasi sendiri.

Ketika menginstall 2 Windows XP dalam satu komputer, maka sebaiknya windows kedua tidak di install dengan berbagai macam program/aplikasi, mungkin hanya driver standard, antivirus dan beberapa aplikasi penting lainnya, sehingga kinerjanya ringan. Sedangkan satunya lagi bisa di install berbagai macam, dan ini mungkin yang dijadikan Sistem operasi utama.

Cara Install Windows XP Kedua

Sebelum menginstall, siapkan partisi yang kosong terlebih dahulu. Jika windows yang satu sudah di install ada di drive C:, maka bisa menggunakan drive lainnya, misalnya drive D: atau drive yang lainnya. Pastikan data-data sudah diamankan terlebih dulu.

Karena Windows XP kedua tidak akan digunakan untuk banyak aplikasi/program, maka ukuran Drive juga tidak perlu terlalu besar, mungkin sekitar 5 GB saja sudah cukup. Atau itu juga terserah kebutuhan kita saja.

Proses Installasi seperti install windows biasa, yaitu :

  1. Set Booting pertama kali BIOS di CDROM
  2. Masukkan CD master windows XP dan restart komputer
  3. begitu muncul menu “Press any key to boot from CD”, tekan sembarang tombol
  4. Tunggu proses Setup me-load file-file yang diperlukan, selanjutnya akan tampil pilihan Install, dan tekan ENTER (To set up Windows XP now, press ENTER)
    windows-setup
  5. Akan tampil License Agreement, tekan F8
  6. Ketika muncul tampilan berikut, pilih ESC
    windows-setup-02
  7. Maka akan ditampilkan pilihan Drive yang ada di hardisk. Pilih drive yang akan di install Windows XP kedua ini. Lalu tekan Enter.
    windows-setup-select-part
  8. Selanjutnya ikuti proses Installasi sampai selesai, yang memerlukan waktu sekitar 30 menit atau lebih.

BOOT.INI

Setelah selesai, maka ketika booting akan ditampilkan dua pilihan Windows, seperti berikut ( awalnya akan ditampilkan 2 pilihan yang sama, misalnya “Microsoft Windows XP Home Edition”):

windows-booting-select

Agar lebih mudah dan tidak membingungkan, maka kita bisa mengganti nama pilihan tersebut dengan mengedit file boot.ini yang (biasanya) ada di drive C: ( file ini beratribut Hidden System, jadi munculkan file Hidden system terlebih dulu ).

Buka file boot.ini dengan notepad atau text editor lainnya, akan terlihat baris seperti berikut:


[boot loader]
timeout=10
default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS
[operating systems]
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(7)\WINDOWS="Microsoft Windows XP Lite" /noexecute=optin /fastdetect
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS="Microsoft Windows XP Home Edition" /noexecute=optin /fastdetect

Pilihan yang muncul ketika booting adalah apa yang tertera dalam tanda petik diatas. Jadi berdasarkan kode tersebut, di tampilan booting akan ada 2 pilihan seperti diatas.

Jika dipilih “Microsoft Windows XP Lite”, maka windows yang akan aktif adalah yang di install di Partition(7) dan juga sebaliknya. Nilai timeout=10 berarti jika selama 10 detik kita tidak memilih maka otomatis komputer akan booting dengan pilihan yang ada di nilai default. Masing-masing bisa diubah dan disesuaikan.

Peringatan : Pastikan hanya mengubah text yang ada didalam tanda petik saja, nilai timeout dan nilai default. Jangan mengubah nilai lainnya jika tidak tahu apa maksudnya. Kemudian, text “multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(7)\WINDOWS=”Microsoft Windows XP Lite” /noexecute=optin /fastdetect” dan baris bawahnya harus ada dalam satu baris. Karena jika terjadi kesalahan bisa berakibat windows tidak bisa booting. Dan sebelum mengubah, pastikan dibuat copy file boot.ini agar jika terjadi kesalahan bisa dikembalikan ke keadaan semula.

Iklan

Cara Install Windows XP

Cara Install Windows XP

Sistem Operasi adalah Sistem Operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertanggung jawab mengendalikan langsung dan mengelola perangkat keras dan pengoperasian dasar sistem, termasuk juga menjalankan bermacam aplikasi di atasnya. Sistem Operasi merupakan penghubung antara hardware dengan brainware.


Sekarang ini terdapat banyak sekali sistem operasi diantaranya adalah :
1. Windows
Contoh : Win 98, Me, 2000,XP, Vista
2. Unix
Dibagi 2 sistem :
a. BSD System, contoh : FreeBSD, OpenBSD
b. Linux, contoh : Redhat,Fedora, Ubuntu, Vector dll
3. Mac OS
Diantara kesemua OS tersebut Windows yang paling populer saat ini, Disini saya akan membahas bagaimana cara kita menginstal sistem operasi Winidows XP, Adapaun langkahnya sebagai berikut:
1. Siapkan CD Sistem Operasi Windows XP
2. Hidupkan komputer kemudian tekan tombol Delete (biasanya sih) untuk masuk bios. Dari setiap motherboard memiliki tombol berbeda untuk masuk bios, lihat saja instruksi pada saat booting.
3. Ubah bios untuk First boot= CDRom, Kemudian Tekan F10 dan Yes
4. Masukan CD XP
5. Tunggu perintah “Booting From CDROM Press Any Key……” kemudian tekan sembarang tombol
Referesi:http://wiki.direktif.web.id

Tips dan Cara Memformat Ulang Hard Disk dan Menginstall Ulang OS Windows atau Li

Tips dan Cara Memformat Ulang Hard Disk dan Menginstall Ulang OS Windows atau Li


Info Seputar Komputer  😀

Ditunggu komenya yah..

Masalah yang bersifat fatal dan parah bisa saja terjadi kapan dan di mana saja tidak memandang merk dan harga komputer pc / laptop anda. Terkadang komputer tidak bisa masuk ke windows akibat banyak hal seperti terkena virus, file booting hilang, bad sector, komputer lambat, komputer sering hang, salah seting dan berbagai masalah lainnya.

Jika berbagai cara sudah anda lakukan dan belum mendapatkan hasil yang memuaskan maka jalan pintas / singkat yang paling baik adalah dengan cara format ulang harddisk / hard drive yang ada di koputer pc / laptop anda. Pada tips ini akan diberikan beberapa langkah mudah yang dapat anda lakukan sendiri tetapi tidak secara mendetail. Bila anda butuh bimbingan anda bisa menanyakan di forum situs organisasi.org ini. Mudah-mudahan saya atau kawan lain dapat membantu anda.

A. Langkah dan Tahap Format Ulang Hard Disk

1. Back up / bekap file penting anda yang ada pada hardisk karena dengan format akan menghapus semua file yang ada di hard disk anda. Jika anda punya cd-rw drive atau dvd-rw drive anda bisa membakar file anda ke dalam cd atau dvd. Cara lain backup adalah dengan flash disk, disket floppy, disket zip, pindah file ke jaringan network lan atau internet pada komputer atau server lain dan lain-lain.

2. Setelah backup selanjutnya adalah membuat windows boot disk / rescue disk pada disket floppy 1.4 MB. Disket ini bertujuan untuk booting langsung ke disket tidak melalui harddisk anda. Istilahnya anda akan menggunakan os microsoft dos yang ada pada disket yang anda buat.

3. Ganti Setting Bios

Saat komputer dinyalakan anda harus langsung masuk ke tampilan bios untuk setting pilihan urutan boot. Caranya ketika komputer baru dinyalakan anda menekan dan menahan tombol delete sampai bios muncul di layar monitor komputer anda. Ganti urutan booting dengan urutan pertama floppy disk.

4. Format Hard Disk

Setelah bios diganti serta disave anda masukkan disket kemudian restart komputer anda. Nanti komputer anda akan otomatis boot dari disket tersebut dan pilih boot without cd-rom supaya proses booting bisa lebih cepat. Setelah masuk ke command prompt a: ketik format c: lalu tekan enter. Disesuaikan dengan jumlah partisi anda yang ada. Jika anda punya partisi 3 buah maka tambah perintah format d: dan format e:. Tips dan cara mempartisi hard disk mungkin bisa anda cari di kotak search di sebelah kiri halaman artikel ini. Jika format telah selsesai beri nama drive tersebut sesuai selera anda. Jika semua beres dan berjalan lancar maka proses format ulang telah selesai. Kini harddisk anda menjadi seperti baru kembali.

B. Langkah dan Tahap Install Ulang OS Windows dan Linux

1. Install Windows 98 / 2000 / ME / XP / Vista / Linux

Langkah pertama dalam mengistall ulang operating system pada komputer pc atau laptop anda adalah booting ulang ke disket anda dan pilih support cd-rom device. Setelah keluar command prompt lalu anda masukkan cd instalasi os anda sesuai selera anda. Kemudian cari drive cd-rom atau dvd-rom anda dengan mengetik d: atau e: dan lain sebagainya sesuai lokasi drive cd atau dvd rom anda. Setelah ketemu anda kemudian cari file setup.exe dengan perintah cdnama folfer untuk masuk ke dalam folder. Perintah cd.. untuk mundur satu folder level. perintah dir atau dir/w atau dir/p untuk melihat list file yang ada pada folder tersebut. Kalau sudah ketemu maka jalankan setup.exe atau install.exe dengan mengetik nama file tersebut lalu tekan tombol enter satu kali saja. Langkah berikutnya anda tinggal mengikuti perintah yang ada pada installasi cd atau dvd os.

2. Setting Settingan Boot pada Bios

Setelah install ulang windows atau linux selesai, maka keluarkan disket flopyy 1,4 anda dan masuk kembali ke menu bios setelah restart ulang. Pilih IDE-0 sebagai first boot. Floppy bisa anda seting menjadi boot kedua dan cd-rom menjadi boot ketiga. Anda bebas menentukannya sesuai dengan keinginan anda. Sehabis itu direstart ulang kembali.

3. Install Driver dan Software

Jika sudah berhasil masuk ke tampilan windows atau linux awal, selanjutnya anda nginstall driver untuk sound card, printer, scanner, kabel data, dan sebagainya sesuai hardware yang ada. Anda harus mencari dan memiliki sendiri driver tersebut. Setiap jenis komputer memiliki driver yang berbeda. Biasanya anda akan diberi cd driver saat anda membeli komputer atau hardware lainnya. Tanpa driver maka peralatan yang terhubung pada komputer laptop atau pc tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.


: Re: Tips dan Cara Memformat Ulang Hard Disk dan Menginstall Ulang OS Windows atau Li


tambahan: untuk instalasi windows XP dan Vista, bisa langsung boot ke CDROM drive, dan otomatis akan menjalankan program install

: Re: Tips dan Cara Memformat Ulang Hard Disk dan Menginstall Ulang OS Windows atau Li


yup betul terlalu ribet klu seperti itu, sekarang kebanyakan windows menggunakan XP / Vista jadi tidak perlu menggunakan disket, apalagi di laptop yang baru sedikit sekali yang menyediakan disket.

: Re: Tips dan Cara Memformat Ulang Hard Disk dan Menginstall Ulang OS Windows atau Li


kayaknya perlu dijelasin lagi soal install HD sata driver/raid driver…!!

: Re: Tips dan Cara Memformat Ulang Hard Disk dan Menginstall Ulang OS Windows atau Li
: ReD July 05, 2008, 11:21:41 PM


:ft:  Ga ngertiiii…
Uda 5thn beli komp ga pernah format2, kecuali format disket ama falshdisk.

Klo mo format HD tuh datanya berarti ilang semua kan? So fungsinya apa?
Jd pengen nih format ulang, abisnya komp gw cm free1Gb skrg Drivenya, udah berat bangeeettt!


: Re: Tips dan Cara Memformat Ulang Hard Disk dan Menginstall Ulang OS Windows atau Li


salah satu saat paling tepat format harddis adalah ketika akses ke harddisk terasa sangat lamban sehingga memberatkan kerja komputer.

klu saya sih biasanya sering ngeformat yang c doang, alias install ulang biar fress dari nol lagi. jadi program/file sampah bisa ilang semua

Cerita hacker menjebol password windows secara cepat, tepat dan ampu

ophcrack beraksiophcrack beraksi

pada suatu hari seorang hacker pergi perang cyber dan terkena anemia amnesia sehingga lupa sesaat, saat tersadar dia menemukan sebuah komputer terhubung jaringan satelit di suatu pulau terpencil, kemudian dia nyalakan komputer tersebut dan ternyata bersistem windows xp sp2 dan sudah dipassword. Hmmm… untuk menghubungi markas besarnya dan mengontak teman-temannya meminta bantuan maka harus bisa login dan mengirim pesan singkat melalui internet. Untungnya dia membawa cd ophcrack yang sudah diburn ke cd hasil unduhan dari situsnya disimpan dengan baik di balik tas super kerennya. Sebagai informasi bahwasanya cd ini adalah sebuah sistem operasi berbasiskan linux, tepatnya slax yang di remastering bersama piranti lunak ophcrack. Back to action, kemudian sang hacker memasukkan cd ke cd drive dan sudah dipastikan bios nya sudah di set booting pertamanya adalah cd-rom dulu. Klo saja biosnya di password juga, tinggal cari jumper resetnya atau bisa dengan cara kasar, cabut batreinya. Akhirnya menunggu beberapa menit langsung bisa mendapatkan username dan passwordnya. Sang hacker pun berhasil mengirimkan pesan singkat pada markasnya sehingga peluang kemenangan kembali lagi.

Install Linux Lewat Jaringan

Terkadang kita kesulitan jika harus menginstall linux lewat cd, bisa saja karena gak punya cd ato cdrom nya soak, hehe..6x. hal ini bisa di atasi dengan cara install linux lewat jaringan atau PXE. hal ini akan sangat membantu ketika anda mau menginstall linux di komputer yang banyak secara bersamaan.

Cara Installasi sevicesnya
program yang di butuhkan :
1. tftpd-hpa
2. dhcp3-server
3. netkit-inetd

1.tftpd-hpa
– install dulu programnya…
apt-get install ftpd-hpa
– edit file /etc/inetd.conf tambahkan
tftp dgram udp wait root /usr/sbin/in.tftpd /usr/sbin/in.tftpd -s /var/lib/tftpboot
– trus
sudo update-inetd –enable BOOT
– jangan lupa untuk membuat direktori tftp di /var/lib/tftpboot
– pada ubuntu 6.06 server dan Feisty Fawn 7.04 (/etc/inetd.coonf tidak ada) jd edit lah /etc/default/tftpd-hpa
RUN_DAEMON=”yes”
OPTIONS=”-l -s /var/lib/tftpboot”

2. dhcp3-server
– instal dulu programnya
apt-get install dhcp3-server
– edit file dhcpd.conf nya
contohnya kayak gini..

ddns-update-style ad-hoc;

option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.1.255;
option routers 192.168.1.253;
option domain-name-servers 192.168.1.253;
option domain-name “shark.bits-soft.com”; # You really should fix this
option option-128 code 128 = string;
option option-129 code 129 = text;

get-lease-hostnames true;

subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.1.100 192.168.1.199;
filename “pxelinux.0”;
}

next-server 192.168.1.252;
option root-path “192.168.1.252:/opt/ltsp/i386”;

3. netkit-inetd
– install dulu programnya
apt-get install netkit-inetd
– kamu ambil image linux feisty dari internet, bisa kamu ambil dari sini http://archive.ubuntu.com/ubuntu/dists/feisty/main/installer-i386/curren…
– trus kamu ekstrak netboot nya taruh di /var/lib/tftpboot
– trus dah selesai dah… 😀

kalo masih ada masalah cari aja kelirunya sendiri 😀

Cara Menginstall Os Jaringan

Install OS Jaringan

1.Berikut ini merupakan jenis jaringan berdasarkan cakupan lingkupnya, kecuali: (KUK 1.1)
a.Server *
b.LAN(Local Area Network)
c.WAN(Wide Area Network)
d.MAN(Metroplotian Area Network)

2. Terdapat beberapa Topologi yang digunakan dalam jaringan komputer, kecuali: (KUK 1.1)
a. Topologi Linier Bus
b. Topologi Star
c. Topologi Tree
d. Topologi Hub *

3. Salah Satu karakterisitik tipe jaringan Client/Server, adalah: (KUK 1.2)
a.Setiap orang bisa terhubung ke jaringan
b.Tak ada pusat penyimpanan file
c.Perluasan tak terbatas *
d.Perluasan Terbatas

4.File system yang dapat digunakan untuk Windows Server 2000, adalah:
(KUK 2.1
a.FAT12
b.FAT16
c.FAT32
d.NTFS *

5. Beberapa opsi yang dapat kita lakukan untuk melakukan instalasi Windows Server 2000,kecuali: (KUK 2.2)
a.CDROM Bootable
b.Setup Disk
c.Fdisk *
d.Instalasi dari OS lain

6. Cara untuk mengupgrade Member Server menjadi Domain Controller, adalah: (KUK 2.3)
a.DCPROMO *
b.CDPROMO
c.PROCD
d.DCACTIVE

7.User Account yang terdapat di suatu komputer baik Domain Controller maupun klien dan hanya dapat digunakan untuk login ke komputer dimana account tersebut dibuat adalah:
(KUK 2.4)
a.Local Account
b.Local User Account *
c.Domain User Account
d.Domain Account

8.Berdasarkan Scope atau ruang lingkup suatu group, terdapat 3 jenis group yang masing-masing memiliki scope tersendiri, kecuali: (KUK 2.5)
a.Domain Local Group
b.Global Group
c.Universal Group
d.Distribution group *

9.Berdasarkan Fungsinya terdapat dua jenis group ,salah satunya yaitu: (KUK 2.5)
a.Domain Local Group
b.Global Group
c.Security Group *
d.Universal Group

10. Karakteristik Domain Local Group,adalah : (KUK 2.5)
a.Dapat beranggotakan User atau grup dari domain manapun
b.Group ini hanya dapat dilihat di domain dimana group tersebut dibuat
c.A dan B Benar *
d.Salah Semua

11.Karakteristik Global Group, adalah : (KUK 2.5)
a.Hanya dapat beranggotakan user atau group yang terdapat didalam group tersebut dibuat
b.Group ini dapat dilihat dari domain manapun dalam jaringan
c.A dan B Benar *
d.Salah Semua

12.Dalam melakukan partisi hal-hal penting apa yang harus Anda perhatikan,kecuali: (KUK 2.1)
a.Berapa banyak sistem operasi yang akan diinstal di dalam hardisk
b.Kebutuhan ruang hardisk
c.Lokasi system partition dan boot partition Windows server 2000
d.Kebutuhan memori *

13.Apa yng dimaksud dengan jaringan komputer: (KUK 1.1)
a.dua komputer atau lebih yang saling berhubungan satu sama lain, saling berkomunikasi secara elektronik *
b.Kumpulan komputer dalam suatu ruangan
c.Kumpulan kabel dan komputer yang saling terhubung
d.Semuanya salah

14.Perangkat Hardware jaringan seperti di bawah ini, kecuali: (KUK 1.1)
a.Hub/Switch
b.Komputer
c.NIC
d.Kabel telepon *

15.Ketika memilih kartu jaringan atau NIC hal-hal apa yang harus diperhatikan: (KUK 1.1)
a.Tipe Network
b.Tipe Media
c.Tipe Sistem Bus
d.Semuanya benar *

16.Kartu NIC dapat didesain Sebagai, kecuali:(KUK 1.1)
a.Ethernet Card
b.Token Ring Card
c.Fiber distributed data
d.Wan Card *

17.Kabel jaringan yang biasa digunakan adalah : (KUK 1.1)
a.Kabel Listrik
b.Kabel Telepon
c.Kabel UTP *
d.b dan c benar

18.Keuntungan dari jaringan Peer-to-peer adalah, kecuali: (KUK 1.2)
a.Biaya rendah
b.Perluasan tak terbatas *
c.Mudah di setup dan dikelola
d.Setiap orang bisa terhubung ke jaringan

19.Sistem operasi yang didukung apabila menggunakan file system NTFS, adalah: (KUK 2.1)
a.Windows NT
b.Windows 2000
c.Windows 9X
d.A dan B benar *

20.File system mana di bawah ini yang mendukung Enkripsi dan local security :(KUK 2.1)
a.FAT32
b.Fat16
c.NTFS *
d.Semua benar

21.Utility yang diperluakn untuk partisi hardisk adalah: (KUK 2.1)
a.Fdisk
b.WinGate
c.Partition Magic
d.A dan C benar. *

22.Apa yang dimaksud dengan domain: (KUK 2.3)
a.Kumpulan dari Tree
b.Kumpulan dari berbagai jaringan
c.Bagian terkecil dari jaringan, gabuangn domain disebut tree dan gabungan tree disebut forest. *
d.Tidak ada jawaban yang benar

23.Cara untuk menampilkan menu konfigurasi user, group dan berbagai obyek active directories : (KUK 2.4)
a.Start>Program>Administrative Tools>Disk management
b.Start>program>Administrative Tools>Account Configuration
c.Start>program>Administrative Tools>Active Directory User and Computer *
d.Start>program>Administrative Tools>Config User Account

24.Batasan-batasan apa saja yang dapat dilakukan pada suatu user account: (KUK 2.4)
a.Membatasi waktu Login
b.Login ke jaringan
c.A dan B benar *
d.Tidak ada jawaban yang benar.

25.Apa yang menyebabkan tidak teridentifikasinya perangkat Hardware jaringan : (KUK 3.2 )
a.Driver belum terinstal
b.Hardware rusak
c.A dan B benar *
d.Salah

Instalasi Sistem Operasi Berbasis GUI (Graphical User Interface)

KODE MODUL

SWR.OPR.101.(2).A

 
 

 

 

 

 

 

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

BIDANG KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN

 

 

Instalasi Sistem Operasi Berbasis GUI (Graphical User Interface)

 

 

 

 

 

 

 

 

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM

DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

2009

 

 

 

 

KODE MODUL

SWR.OPR.101.(2).A

 
 

 

 

 

 

 

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

BIDANG KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN

 

 

Instalasi Sistem Operasi Berbasis GUI (Graphical User Interface)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENYUSUN

SEKOLAHMENENGAH  KEJURUAN NEGERI 4 

PALEMBANG

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM

DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

2009

 

KATA PENGANTAR

 

 

Modul dengan judul “Mengistal Sistem Operasi Berbasis GUI“ merupakan bahan pengajaran yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian dari kompetensi bidang keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan.

Modul ini menguraikan tentang cara menginstal sistem operasi yang berbasis Graphical User Interface (GUI). Pada modul ini dipilih sistem operasi windows 98 mewakili sistem operasi berbasis GUI. Keunggulan windows 98 diantaranya banyak digunakan secara luas di berbagai kalangan, tidak men-syaratkan komputer yang sangat canggih, mudah pengoperasiannya, serta cukup stabil. 

Modul ini terkait dengan modul lain yang membahas tentang menginstal PC (hardware) serta mengoperasikan PC secara stand alone. Oleh karena itu, sebelum menggunakan modul ini peserta diklat diwajibkan telah lulus modul tersebut.

                  

 

Yogyakarta, Desember 2004

Penyusun

 

 

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 4

palembang

 


DAFTAR ISI MODUL

 

Halaman

HALAMAN DEPAN ……………………………………………………………… i  

HALAMAN DALAM …………………………………………………………….. ii

KATA PENGANTAR ……………………………………………………………. iii

DAFTAR ISI MODUL …………………………………………………………… iv

PETA KEDUDUKAN MODUL ………………………………………………….. vi

PERISTILAHAN / GLOSSARY ……………………………………………….. viii

I.       PENDAHULUAN ……………………………………………………… 1

A.    DESKRIPSI JUDUL…………………………………………………. 1

B.     PRASYARAT ……………………………………………………….. 1

C.     PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL …………………………… 2

1.     Petunjuk Bagi Peserta Diklat ……………………………….. 2

2.     Peran Instruktur/Guru ……………………………………….. 3

D.    TUJUAN AKHIR …………………………………………………… 3

E.     KOMPETENSI ………………………………………………………. 4

F.      CEK KEMAMPUAN ………………………………………………… 6

II.    PEMELAJARAN ……………………………………………………… 7

A.    RENCANA BELAJAR PESERTA DIKLAT ………………………. 7

B.     KEGIATAN BELAJAR …………………………………………….. 7

1.     Kegiatan Belajar 1 : Persiapan Instalasi Sistem Operasi Berbasis GUI         8

a.      Tujuan Kegiatan Pemelajaran………………………….. 8

b.     Uraian Materi 1……………………………………………. 8

c.      Rangkuman 1……………………………………………… 20

d.     Tugas 1…………………………………………………….. 21

e.      Tes Formatif 1…………………………………………….. 21

f.       Kunci Jawaban Formatif 1………………………………. 21

g.     Lembar Kerja 1……………………………………………. 22

2.     Kegiatan Belajar 2 : Pelaksanaan Instalasi sistem Operasi Berbasis GUI     25

a.      Tujuan Kegiatan Pemelajaran …………………………. 24

b.     Uraian Materi 2……………………………………………. 24

c.      Rangkuman 2……………………………………………… 33

d.     Tugas 2…………………………………………………….. 34

e.      Tes Formatif 2…………………………………………….. 34

f.       Kunci Jawaban Formatif 2………………………………. 34

g.     Lembar Kerja 2……………………………………………. 35

3.     Kegiatan Belajar 3 : Pengoperasian dan Troubleshooting Sistem Operasi Berbasis GUI (windows 98)………………………………………………….. 38

a.      Tujuan Kegiatan Pemelajaran …………………………. 38

b.     Uraian Materi 3……………………………………………. 38

c.      Rangkuman 3……………………………………………… 49

d.     Tugas 3…………………………………………………….. 49

e.      Tes Formatif 3…………………………………………….. 50

f.       Kunci Jawaban Formatif 3………………………………. 50

g.     Lembar Kerja 3……………………………………………. 51

III. EVALUASI ……………………………………………………………. 53

A.    PERTANYAAN …………………………………………………….. 53

B.     KUNCI JAWABAN EVALUASI …………………………………… 54

C.     KRITERIA KELULUSAN ………………………………………….. 56

IV. PENUTUP ……………………………………………………………… 57

DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………….

 

Keterangan 

 

HDW.DEV.100.(2).A·

Menginstalasi PC

HDW.MNT.201.(2).A

Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan periferal

HDW.MNT.203.(2).A

Melakukan perbaikan dan / atau setting ulang sistem PC

HDW.MNT.204.(2).A

Melakukan perbaikan periferal

HDW.MNT.101.(2).A

Melakukan perawatan PC

HDW.MNT.102.(2).A

Melakukan perawatan periferal

SWR.OPR.101.(2).A·

Menginstal sistem operasi berbasis GUI (Graphical User Interface)

SWR.OPR.102.(2).A·

Menginstalasi sistem operasi berbasis text

SWR.OPR.100.(1).A

Menginstalasi software

SWR.MNT.201.(1).A

Mem-Back-Up dan Me-Restore software

NTW.OPR.100.(2).A·

Menginstalasi perangkat jaringan lokal (Local Area Network)

HDW.MNT.202.(2).A

Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC yang tersambung jaringan

HDW.MNT.205.(2).A

Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang koneksi jaringan

SWR.OPR.103.(2).A·

Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis GUI (Graphical User Interface)

SWR.OPR.104.(2).A·

Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis text

NTW.OPR.200.(2).A·

Menginstalasi perangkat jaringan berbasis luas (Wide Area Network )

NTW.MNT.201.(2).A·

Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan berbasis luas (Wide Area Network )

NTW.MNT.202.(2).A·

Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang koneksi jaringan berbasis luas (Wide Area Network)

NTW.MNT.300.(3).A·

Mengadministrasi server dalam jaringan

A

Merancang bangun dan menganalisa Wide Area Network

 


PERISTILAHAN/GLOSSARY

 

LAN                       : Local Area Network

Troubleshooting      : Pemecahan permasalahan yang sering terjadi

Software                : Piranti lunak, sebuah aplikasi program komputer

Sistem Operasi        : Sistem operasi merupakan sistem yang

  menghubungkan antara pengguna komputer dengan

  perangkat keras komputer.

User friendly           : Sangat memudahkan pengguna

Booting                  : Menghidupkan komputer saat pertama kali (awal)

Bootable CD           : CD yang dapat digunakan untuk booting

Setup                     : Menginstalasi


· Dalam tahap penyusunan SKKNI          

BAB I

PENDAHULUAN

 

 

A.     DESKRIPSI JUDUL

Instalasi Sistem Operasi Berbasis GUI (Graphical User Interface) merupakan modul teori dan praktikum yang membahas tentang persiapan instalasi, pelaksanaan instalasi dan pengoperasian (termasuk troubleshhooting)  sistem operasi berbasis GUI.

Modul ini terdiri dari 3 (tiga) kegiatan belajar, kegiatan belajar 1 berisi tentang pengenalan dan persiapan instalasi sistem operasi berbasis GUI, kegiatan belajar 2 berisi tentang pelaksanaan instalasi sistem operasi berbasis GUI, dan kegiatan belajar 3 berisi tentang pengoperasian serta troubleshooting sistem operasi GUI.

Dengan modul ini peserta diklat diharapkan mampu menjelaskan prinsip/konsep dasar sistem operasi berbasis GUI, serta dapat melakukan penginstalan dengan benar sesuai dengan prosedur yang dijelaskan.

 

B.      PRASYARAT

Kemampuan awal yang disyaratkan untuk mempelajari modul ini adalah:

1.       Peserta diklat telah lulus modul / materi diklat Mengistalasi PC

2.       Peserta diklat telah lulus modul / materi diklat Mengoperasikan PC stand alone dengan sistem operasi berbasis GUI

3.       Peserta diklat menguasai pengetahuan pengoperasian komputer

4.       Peserta diklat menguasai pengetahuan pengoperasian sistem operasi sesuai Instruksi/petunjuk manual

 

C.      PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

1.      Petunjuk bagi Peserta Diklat

Peserta diklat diharapkan dapat berperan aktif dan berinteraksi dengan sumber belajar yang mendukung, karena itu harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

a.      Langkah-langkah belajar yang ditempuh

1)      Mempersiapkan alat dan bahan.

2)      Membaca dengan seksama uraian materi pada setiap kegiatan belajar, sehingga Konsep tentang Sistem Operasi berbasis GUI, persiapan penginstalan, dan pengecekannya dapat dipahami dengan jelas.

3)      Merncermati dan melaksanakan langkah-langkah kerja pada setiap kegiatan belajar, bila belum jelas tanyakan pada instruktur/guru pengajar.

4)      Lakukan pengecekan (toubleshouting) dari hasil penginstalan.

b.      Perlengkapan yang Harus Dipersiapkan

Guna menunjang keselamatan dan kelancaran tugas/ pekerjaan yang harus dilakukan, maka persiapkanlah seluruh perlengkapan yang diperlukan. Beberapa perlengkapan yang harus dipersiapkan adalah:

1)      Pakaian kerja (wearpack)

2)      Perangkat komputer yang telah siap dioperasikan

3)      Paket instalasi sistem operasi yang legal

4)      Petunjuk manual dari sistem operasi

5)      Log sheet atau report sheet yang ditetapkan

6)      Peralatan atau instrumen yang terkait dengan pelaksanaan instalasi sistem operasi berbasis GUI

c.      Hasil Pelatihan

Peserta diklat diharapkan memami dan mampu menginstal sistem operasi berbasis GUI.

 

2.      Peran Instruktur / Guru

Instruktur/guru yang akan mengajarkan modul ini hendaknya mempersiapkan diri sebaik-baiknya yaitu mencakup aspek strategi pemelajaran, penguasaan materi, pemilihan metode, alat bantu media pemelajaran dan perangkat evaluasi.

Instruktur/guru harus menyiapkan rancangan strategi pemelajaran yang mampu mewujudkan peserta diklat terlibat aktif dalam proses pencapaian/penguasaan kompetensi yang telah diprogramkan. Penyusunan rancangan strategi pemelajaran mengacu pada kriteria unjuk kerja (KUK) pada setiap subkompetensi yang ada dalam GBPP.

 

D.      TUJUAN AKHIR

1.     Peserta diklat mampu menjelaskan tentang prinsip dasar sistem operasi yang berbasis GUI

2.     Peserta diklat dapat melaksanakan penginstalan sistem operasi berbasis GUI sesuai dengan prosedur.

3.     Peserta diklat dapat menjalankan dan mengecek (troble-shoting) pada sistem operasi berbasis GUI.

 


E.       KOMPETENSI


SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1.  Mempersiap-kan instalasi sistem operasi berbasis GUI

 

§    Paket instalasi sistem operasi yang legal  disediakan dalam media penyim-panan yang sesuai (HD, CD, FD, DVD atau media lainnya).

§     Instalasi Manual sistem operasi sudah disediakan dan   dipahami

 

§    Konsep dasar instalasi sistem operasi berbasis GUI

§    Konsep dasar manajemen media penyimpan

§    Jenis-jenis sistem operasi berbasis GUI

§    Jenis dan cara pengaturan BIOS

§    Jenis-jenis file dan aplikasinya

 

§     Memilih sistem operasi yang akan diinstall  secara teliti dan tepat

§    Menjelaskan konsep dasar sistem operasi berbasis GUI.

§    Mengidentifi-kasi jenis-jenis media penyimpan yang sesuai untuk instalasi sistem operasi berbasis GUI

 

§    Memasang media paket instalasi sistem operasi

§    Mengatur BIOS.

§    Mengidentifikasikan jenis-jenis file yang digunakan dalam instalasi sistem operasi.

 

 

§     Perangkat komputer sudah dinyalakan, dengan persyaratan hardware sesuai dengan Installasi Manual

§     Media paket instalasi sistem operasi dipasang dan siap diakses.

§     Log-sheet/report-sheet telah disiapkan

 

 

§    Menyediakan perangkat komputer dengan konfigurasi hardware yang sesuai untuk instalasi sistem operasi berbasis GUI

 

2.Melaksana-kan instalasi sistem operasi sesuai installation manual

 

 

§     Proses instalasi sistem operasi sesuai installation manual sudah dilaksanakan

§     Seluruh file, icon, folder dan konfigurasi telah ter-copy dan terkonfigurasi

§     Pada layar muncul pesan bahwa proses instalasi telah berhasil dilaksanakan sesuai dengan installation manual

§   Langkah instalasi sistem operasi

§   Instalasi driver peripheral pendukung  (misal : motherboard, vga, sound, nic, dan lain-lain)

§   Pengaturan konfigurasi pada sistem operasi (Misal : pengaturan user, time zone, dan lain-lain)

§    Melaksanakan Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam instalasi sistem operasi

 

 

§    Menjelaskan langkah-langkah instalasi sistem operasi

§    Menjelaskan file, icon dan folder konfigurasi pada sistem operasi berbasis GUI

 

§    Mempersiap-kan media instalasi untuk sistem operasi (mempartisi, memformat, dan lain-lain)

§    Menginstall sistem operasi berbasis GUI

§    Mengatur konfigurasi sistem operasi

§    Menginstall multi sistem operasi pada sebuah PC

3. Mengecek hasil instalasi dengan menjalankan sistem operasi  dan melakukan troubleshooting sederhana

 

§     Sistem operasi dijalankan secara sampling tanpa error

§     Sistem operasi ditutup tanpa error

§     Troubleshooting dilakukan sesuai Installation Manual

 

§   Mengoperasi-kan sistem operasi

§   Jenis-jenis troubleshooting pada sistem operasi

 

§    Mengecek hasil instalasi   secara teliti dan tidak terburu-buru

 

§    Menjelaskan langkah-langkah pengoperasian sistem operasi, termasuk menjalankan dan menutup sistem operasi

§    Menjelaskan langkah-langkah penanganan terhadap trouble-shooting yang terjadi pada sistem operasi

§    Mengecek hasil instalasi sistem operasi

 

4.  Melaporkan hasil instalasi

 

§     Laporan dibuat sesuai dengan format dan prosedur yang ditetapkan oleh perusahaan (pada log-sheet/ report-sheet)

 

§   Jenis laporan hasil instalasi

 

§    Menguraikan langkah-langkah penyusunan laporan

§    Menyusun laporan instalas

 

 

 

F.     CEK KEMAMPUAN

Untuk mengetahui kemampuan awal yang telah dimiliki, maka isilah cek list (√) pada tabel di bawah ini dengan sikap jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Sub Kompetensi

Pernyataan

Saya dapat Melakukan Pekerjaan ini dengan Kompeten

Bila Jawaban “Ya” Kerjakan

Ya

Tidak

Mempersiapkan instalasi sistem operasi berbasis GUI

 

Menjelaskan konsep dasar sistem operasi berbasis GUI.

 

 

Tes Formatif 1

Menyediakan perangkat komputer dengan konfigurasi hardware yang sesuai untuk instalasi sistem operasi berbasis GUI

 

 

Tes Formatif 1

Mempersipkan  software dan hal-hal yang memperlancar proses instalasi

 

 

Tes Formatif 1

Melaksanakan instalasi sistem operasi sesuai installation manual

 

Menjelaskan langkah-langkah instalasi sistem operasi dengan benar

 

 

Tes Formatif 2

Menjelaskan file, icon dan folder konfigurasi pada sistem operasi berbasis GUI

 

 

Test formatif 2

Mengecek hasil instalasi dengan menjalankan sistem operasi  dan melakukan troubleshooting sederhana

 

Menjelaskan langkah-langkah pengoperasian sistem operasi, ter-masuk menjalankan dan menutup sistem operasi

 

 

Test Formatif 3

Menjelaskan langkah-langkah penanganan terhadap trouble-shooting yang terjadi pada sistem operasi

 

 

Test Formatif 3

 

Apabila anda menjawab TIDAK pada salah satu pernyataan di atas, maka pelajarilah modul ini secara lengkap dan teliti.

 

 

BAB II

PEMELAJARAN

 

 

A.     RENCANA BELAJAR PESERTA DIKLAT

Kompetensi      : Menginstalasi sistem operasi berbasis GUI

 

Sub Kompetensi

Jenis Kegiatan

Tanggal

Waktu

Tempat Belajar

Alasan Perubahan

Tanda Tangan Guru

Mempersiap-kan instalasi sistem operasi berbasis GUI

Persiapan instalasi sistem operasi berbasis GUI

 

 

 

 

 

Melaksanakan instalasi sistem operasi sesuai installation manual

Menjelaskan langkah-langkah instalasi sistem operasi.

 

 

 

 

 

Mengecek hasil instalasi dengan menjalankan sistem operasi dan melakukan trouble-shooting

Menjelaskan langkah-langkah pengoperasian dan troubleshooting sisterm operasi

 

 

 

 

 

 

 


B.        KEGIATAN BELAJAR

1.          Kegiatan Belajar 1: Persiapan instalasi sistem operasi berbasis GUI

a.         Tujuan Kegiatan Pemelajaran

Setelah mempelajari kegiatan belajar ini peserta diklat diharapkan mampu menjelaskan konsep dasar sistem operasi berbasis GUI (dalam hal ini MS WINDOWS 98)

b.        Uraian Materi

1.        Pendahuluan

Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya menggunakan komputer dengan menggunakan signal analog dan signal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri.

Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelolaan seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) kepada pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan, serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer dapat lebih optimal.

                       

a)   Fungsi Dasar

Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan pengguna.

Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna. Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource allocator. Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.

 

b) Sasaran Sistem Operasi

Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan = membuat penggunaan komputer menjadi lebih nyaman, efisien = penggunaan sumber-daya sistem komputer secara efisien, serta mampu berevolusi artinya sistem operasi harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan  pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem yang baru.

 

 

c) Sejarah Sistem Operasi     

Sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, dan dibagi kedalam empat generasi yaitu :

• Generasi Pertama (1945-1955)

Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara

langsung.

• Generasi Kedua (1955-1965)

 Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.

• Generasi Ketiga (1965-1980)

Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus).

• Generasi Keempat (Pasca 1980an)

Dewasa ini sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lain.

 

d)  Jenis-jenis System Operasi

Seperti telah disinggung di depan banyak jenis sistem operasi yang bisa digunakan, antara lain : POSIX, UNIX, MS DOS, MS Windows, LINUX, APPLE, dll. Dari sekian banyaksistem operasi ada sistem operasi yang interface (kontak) dengan user (pengguna) yaitu menggunakan TEXT (DOS, POSIX, LINUX), ada juga yang kontaknya dengan pengguna menggunakan GUI (Graphical User Interface) seperti MS Windows dan LINUX (LINUX bisa berbasis TEXT dan berbasis GUI).

System operasi berbasis text artinya user berinteraksi dengan sistem dengan perintah-perintah yang berupa text. Lain halnya dengan system operasi berbasis GUI, pada sistem ini user dapat berinteraksi dengan system operasi melalui gambar-gambar/ simbol-simbol, dan tentu hal ini akan lebih memberi kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna. Itulah sebabnya mengapa system operasi yang berbasis GUI seringkali disebut “User Friendly” .

Pada modul ini pembahasan akan terfokus pada sistem operasi berbasis GUI dan akan dipilih MS Windows 98. Pemilihan ini tentu mempunyai alasan, diantaranya telah digunakan secara luas di berbagai kalangan, tanpa mensyaratkan komputer yang sangat canggih (minimal 486 atau 66 MHz), mudah dalam pengoperasiannya, kestabilan sistem cukup baik, serta mampu mengcover perkembangan teknologi (hardware/software).

 

2.        Persiapan Instalasi MS Windows 98

a)  Persyaratan Hardware

Sistem komputer yang akan di lakukan penginstalan MS windows 98 mempunyai karekteristik minimal berprosesor 486DX atau 66 MHz ke atas, dan memunyai RAM minimal 24 Megabytes .

Space Hard disk yang dibutuhkan tergantung pada konfigurasi penginstalanya. Untuk instalasi

Typical  berkisar                   205 MB – 260 Mb

Instalasi Full berkisar             210 MB – 400 MB

Jika melakukan instalasi Windows 98 pada drive selain C, maka setup tetap membutuhkan space pada drive C minimal 25 MB untuk system dan log file selama pelaksanaa instalasi.

 

b)    Hal-hal yang perlu dipersiapkan (kiat-kiat praktis) menghindari error saat instalasi

(1) Scan Disk

Pastikan bahwa hard disk anda tidak ada masalah (kerusakan) dengan menjalankan  SCAN DISK sebelum melakukan setup, sekaligus segera betulkan (fix) jika ada masalah. Scan disk dapat dilaksanakan dibawah sistem operasi windows (jika sudah ada, dan maksud penginstalan untuk up grade / perbaikan sistem operasi yang sudah ada) atau menggunakan DOS.

Scan disk menggunakan windows dapat dilakukan sebagai berikut: Tutup semua program. Klik tombol start yang akan menampilkan menu windows, lalu pilih program files, selanjutnya accessories, pilih system tool, dan klik ScanDisk lihat pada Gambar 1 dibawah!

 

Gambar 1. Cara untuk menjalankan ScanDisk dari windows 98

 

Gambar 2. Windows ScanDisk

 

Setelah terbuka kotak dialog scandisk seperti pada gamnbar 2 diatas, pilih salah satu jenis test yaitu antara standard ataukah standard plus. Selanjutnya klik start untuk memulai ScanDisk.

Selain melalui sistem operasi windows, scandisk juga dapat dilaksanakan melalui DOS (terutama jika belum punya sistem operasi windows). Untuk Scandisk melalui DOS, komputer booting melalui DOS (dijelaskan di belakang). Setelah muncul command prompt jalankan file eksekusi untuk scan disk, melalui:

o    disk drive à disket start up (ketik a: scandisk.exe/all),

o    CD ROM à (ketik d:\win98\scandisk.exe/all)

o    Hard disk (ketik c:\win98\scandisk.exe/all)

Selanjutnya ikuti instruksi yang muncul pada layar monitor.

 

(2) Scan Virus

Pastikan bahwa komputer anda tidak terinfeksi oleh virus. Jalankan program antivirus terbaru dan ijinkan antivirus untuk me-remove (membuang) virus, jika memang ada.

Scan Virus dapat dilakukan melalui sistem operasi windows (jika sudah terinstal windows, dan instalasi yang akan dilakukan bermaksud untuk up grade) atau under DOS.

Sebagai contoh scan virus dilakukan under windows 98, telah terinstall norton anti virus. Klik short cut norton anti virus. Gambar 3 dibawah menunjukkan jendela scan antivirus norton.

 

Gambar 3. Scan virus Norton (under windows)

 

Jika scan dilaksanakan lewat DOS, dapat dilakukan dengan cara yang sama ketika scan disk, yakni masuk ke command prompt DOS. Setelah muncul command prompt lalu aktifkan/eksekusi program scan virus (ketikan nama program antivirus lalu tekan enter).

Setelah virus di scan, sebelum instalasi (SETUP) dijalankan, disable (non aktifkan) program antivirus yang berjalan di komputer anda (real time scan virus). Karena  jika tidak di non-aktifkan dapat mengganggu pelaksanaan instalasi. Masing-masing program anti virus berbeda cara pe-nonaktifanya. Baca petunjuk dari program antivirus yang anda pakai. Setelah instalasi Windows selesai, program antivirus dapat diaktifkan kembali.

 

 

 

(3) Tutup Semua program

Sebelum melakukan instalasi, tutuplah semua program yang berjalan (running), termasuk nonaktifkan program SCREEEN SAVER, ADVANCED POWER MANAGEMENT SETTINGS, dan program-program lainya, karena bisa mengganggu proses setup.

Untuk menonaktifkan screen server anda bisa membuka melalui control panel, pilih display, lalu pada tab screen server anda pilih none. Lihat Gambar 4 berikut.

Demikian juga power management setting atau program real time lainya dapat dinonaktifkan dengan cara yanmg hampir sama.

 

Gambar 4. Menon-aktifkan Screen Saver

 

c)  Media yang digunakan untuk instlasi Windows 98

Untuk melaksanakan instalasi System operasi Windows, tentu dibutuhkan master program windows. Master program yang akan digunakan dapat tersimpan dalam CD, Hard DISK, atau server (internet atau ftp).

d)  Booting melalui disket DOS                                       

Instalasi system operasi windows dapat dilakukan melalui MS DOS, maupun dari sistem operasi lain jika sudah ada (misalnya melalui windows sebelumnya, jika tujuan instalasi untuk meng-up grade system operasi windows ke sistem yang lebih tinggi).

Setup melalui DOS, adalah cara instalasi yang paling handal dibandingkan dengan lainnya. Setup melalui MS DOS dilakukan jika hard disk yang dimiliki bersih (baru saja di format, belum ada sistem operasinya).

 

 

Phoenix  Award BIOS CMOS Setup Utility

Standar CMOS Features

Pheripheral Setup

Advanced CMOS Features

CPU PnP Setup

Advanced Chipset Features

Change Supervisior Password

Power Management Setup

Auto-Detect Hard Disk

PCI / Plug and Play Setup

Save Setting and Exit

Load Optional Settings

Exit Without Setting

Load Best Performance Settings

 

ESC: Quit             ­¯¬®: Select Item                (Shift)F2: Change Color         F5: Old Value

F6:Optional Value                     F7:Best Performance value                      F10:Save&Exit

Standard CMOS Setup for chnanging time, date, hard disk type, etc

 

Gambar 5. Setup BIOS 

Untuk melakukan set up melalui DOS tentu harus booting melalui DOS. Untuk BOOTING DOS dapat digunakan CD bootable atau disket start up. Jika dikehendaki booting melalui disket, dapat diikuti langkah-langkah berikut:

    Restart / reboot komputer anda

    Saat komputer melakukan booting tekan dan tahan tombol DEL, hal ni akan membawa ke menu SET UP BIOS C-MOS seperti pada Gambar 5.

    Selanjutnya pilih Advance BIOS

    Jadikan floppy disk sebagai first booting system. Hal ini dapat dilihat pada Gambar 6 di bawah.

 

Phoenix  Award BIOS CMOS Setup Utility

Advanced CMOS Features

1st Boot Device

Floppy

D000, 16 K Shadow

Disabled

2nd Boot Device

IDE-0

D400, 16 K Shadow

Disabled

3rd Boot Device

CD-Rom

D800, 16 K Shadow

Disabled

4th Boot Device

Disabled

DC00, 16 K Shadow

Disabled

Try Other Boot Device

Yes

 

 

SMART for HARD Disk

Disabled

 

 

Quick Boot

Enabled

 

 

Boot Up Num lock

On

 

 

Floppy Drive Swap

Disabled

 

 

Floppy Drive Seek

Disabled

 

 

PS/2 Mouse Support

Enabled

 

 

Primary Display

VGA/EGA

 

 

Password Check

Setup

 

 

Internal Chache

Enabled

 

 

External Chache

Enab;led

ESC : Quit

­¯¬®: Select Item

C000, 16 K Shadow

Chache

F1 : Help

PU/PD/+/-:Modify

C400, 16 K Shadow

Chache

F5 : Old Value

(Shift)F2: Change Color   

C800, 16 K Shadow

Disabled

F6 : Load BIOS DEfault

 

CC00, 16 K Shadow

Disabled

F7 : Load SETUP DEfault

 

 

Gambar 6. Advanced CMOS Features/Setup

 

      Simpan dan keluar dari Set Up BIOS   

      Masukkan disket yang berisi DOS/start up ke dalam floppy disk

Selanjutnya komputer akan melakukan booting lagi, dan kali ini dari disket DOS yuang ada di floppy disk, sehingga i akan muncul  command promt.

Selain dari disket dapat juga dilakukan booting melalui CD yang “bootable”. Untuk booting melalui CD langkahnya hampir sama ketika booting menggunakan disket, hanya saja pada waktu Setup BIOS maka CD-ROM dijadikan sebagai first booting. Secara lengkap:

        Restart / reboot komputer anda

        Saat komputer melakukan booting tekan tombol DEL. Hal ini akan membawa terbukanya menu SET UP BIOS C-MOS

        Pilih Advance BIOS

        Jadikan CD-ROM sebagai first booting system

        Simpan dan keluar dari Set Up BIOS

        Masukkan CD bootable ke dalam CD-Rom

Komputer akan melakuakn booting lagi melalui CD dan akan muncul l Command (DOS) prompt di layar anda.

Jika kita sudah mempunyai OS WIN 95 dan ingin meng up grade menjadi win 98, dapat dilakukan booting DOS dengan cara cepat. Restart/reboot komputer anda, hold (tekan dan tahan) tombol F8 ketika komputer sedang melakukan booting. Ini akan meuju pada menu pilihan booting lewat mana. Pilih menu “Command Prompt Only”  yang akan membawa kita start dengan DOS prompt.

Begitu pula jika sudah mempunyai win 98 dan ingin menginstal ulang/menambah dengan cara yang sama, maka pada saat komputer booting tekan tombol CTRL, ini  akan membawa pada menu pilihan booting. Pilih menu “Command Prompt Only”  yang akan membawa start dengan DOS prompt.

Setelah booting dari DOS dan muncul command prompt, kita harus dapat mengakses CD-ROM/Hard Disk yang merupakan source/master system operasi windows yang akan diinstal. Selanjutnya instalasi dapat dimulai.

 

c.         Rangkuman 1

1.    Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para pengguna.

              2.     Sistem operasi merupakan bagian yang sangat penting, untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna. Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan, efisien, dan berevolusi dalam penggunaan sistem komputer.

              3.     Salah satu sistem operasi berbasis GUI yang saat ini banyak digunakan di pasar/masyarakat adalah MS Windows.

              4.     Komputer yang akan diinstall system operasi windows (98) minimal mempunyai spesifikasi prosesor 486DX atau 66 MHz, RAM 24 Megabytes, dan space hard disk minimal 205 MB – 400 MB.

              5.     Media yang dapat digunakan untuk melakukan instalasi adalah CD, Hard disk, dan internet.

 

d.        Tugas 1

1.      Pelajarilah uraian materi tentang Konsep dasar sistem operasi berbasis GUI (MS Windows) ini!

2.      Buatlah rangkuman dari materi tersebut, diskusikan dengan teman anda!

 

e.        Tes Formatif 1

1.      Apa yang dimaksud dengan Sistem operasi?

2.      Sebutkan jenis-jenis sistem operasi berdasarkan layananan (interface) terhadap pengguna, beserta contohnya!

3.      Hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum instalasi, sehingga tidak menyebabkan kesalahan/error selama proses instalasi? Jelaskan secara singkat!

4.      Bagaimana cara melakukan booting dengan disket DOS?

 

f.          Kunci Jawaban Formatif 1

1.       Sistem operasi adalah sistem yang mengatur kerja seluruh komponen/perangkat sistem komputer sehingga dapat bekerja dengan baik, dan sekaligus sebagai penghubung/interface antara sistem komputer dengan pengguna (user)

2.       jenis-jenis sistem operasi berdasarkan layananan (interface) terhadap pengguna:

·         Sistem operasi berbasis TEXT, contoh: MS DOS, UNIX, LINUX

·         Sistem operasi berbasis GUI (Graphical User Interface), contoh: MS Windows, LINUX

Catatan: LINUX dapat berbasis TEX dapat pula berbasis GUI

3.       Hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum instalasi, sehingga tidak menyebabkan kesalahan/error selama proses instalasi:

             menjalankan  SCAN DISK untuk mengecek sekaligus memperbaiki jika ada problem pada hard disk yang akan diinstalasi.

             Jalankan program antivirus untuk menghilangkan virus pada hard disk

             Non aktifkan semua program antivirus yang berjalan di komputer, karena dapat  mengganggu proses instalasi.

             Tutuplah semua program yang berjalan (running) selama set-up berlangsung.

4.      Cara melakukan booting dengan disket DOS:

             Restart / reboot komputer anda.

             Saat komputer melakukan booting tekan dan tahan tombol DEL, hal ini akan membawa ke menu SET UP BIOS C-MOS.

             Pilih Advance BIOS.

             Jadikan floppy disk sebagai first booting system.

             Simpan dan keluar dari Set Up BIOS (pilih save & exit).

             Masukkan disket yang berisi DOS/start up ke dalam floppy disk.

             Booting lagi dari awal.

g.        Lembar Kerja 1

 

Alat dan bahan :

1)        Pensil/ball point  …………………………………………………………….. 1 buah

2)        Penghapus ……………………………………………………………………. 1 buah

3)        Kertas folio…………………………………………………………………….. secukupnya

4)        Komputer………………………………………………………………………. 1 unit

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

1)      Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.

2)      Baca dan pahamilah petunjuk praktikum pada setiap lembar kegiatan belajar.

3)      Pastikan komputer dalam keadaan baik, semua kabel penghubung terkoneksi dengan baik.

4)      Jangan meletakkan benda yang dapat mengeluarkan medan elektromagnetik di dekat komputer (magnet, handphone, dan sebagainya).

5)      Gunakanlah komputer sesuai fungsinya dengan hati-hati.

6)      Setelah selesai, matikan komputer dengan benar.

 

Lembar Kerja 1

1)      Pastikan jenis prosesor dan RAM komputer yang digunakan. Tanyakan pada instruktur atau dapat dilihat dengan seksama pada monitor, pada saat komputer booting. Catat hasilnya.

2)      Periksa semua kabel penghubung pada komputer.

3)      Hidupkan komputer dengan menekan saklar pada komputer, jangan menghidupkan komputer dengan memasukkan colokan ke stop kontak ketika saklar dalam keadaan on.

4)      Cobalah cek berapa space hard disk free (kosong) pada drive C yang tersedia.

5)      Lakukan Scan virus pada hard disk.

6)      Nonaktifkan scan virus yang ada (aktif) di komputer yang anda gunakan.

7)      Tutup dan nonaktifkan seluruh program yang aktif dikomputer yang anda gunakan, termasuk screen server.

8)      Lakukan scandisk pada hard disk.

9)      Restart komputer anda, tekan dan tahan (hold) tombol DEL saat komputer sedang booting. Ini akan membawa ke SET UP BIOS. Jadikan floppy disk menjadi first booting pada komputer anda. SAVE dan keluar dari SET UP BIOS (pilih SAVE & EXIT).

10)    Masukkan disket  DOS untuk booting DOS sehingga muncul command prompt.

11)    Ulangi langkah 10 dan 11 untuk booting melalui CD-ROM dengan CD yang bootable.

12)    Jika telah selesai, tutuplah aplikasi Protel for Windows 1.5 anda dan matikanlah komputer dengan benar.

 

 


2.        Kegiatan Belajar 2: Pelaksanaan Instalasi sistem operasi berbasis GUI

a.        Tujuan Kegiatan Pemelajaran 2

Setelah mempelajari kegiatan belajar ini diharapkan peserta diklat dapat melaksanakan proses instalasi sistem operasi yang berbasis GUI.

 

b.        Uraian Materi 2

Sebelum proses instalasi dilaksanakan, perlu dipersiapkan hal-hal yang terkait, baik software maupun hardware. Hardware yang digunakan haruslah memenuhi standar minimal sistem yang dibutuhkan, hard disk perlu discan terlebih dahulu, semua program yang berjalan harus di non-aktifkan seperti telah dijelaskan pada kegiatan belajar 1.

 

1)  Memulai Instalasi

Instalasi sistem operasi berbasis GUI dapat dilakukan dari command prompt DOS, maupun dari sistem operasi lain yang sudah ada. Misalnya dari windows 95 dan akan di-upgrade ke windows 98. Pada prinsipnya kedua cara ini hampir sama.

Jika dilaksanakan melalui DOS tentu harus booting dulu melalui DOS. Setelah muncul DOS prompt, pindah ke diskdrive dimana source/master  sistem operasi yang akan di install berada. Selanjutnya ketik SETUP dan tekan enter, proses instalasi akan dimulai.

Demikian juga jika melalui sistem operasi lainnya. Cari SETUP.EXE pada source/master sistem operasi yang akan diinstal, lalu jalankan.

Setelah Setup dijalankan, installer secara otomatis akan melakukan scan hard disk. Scandisk yang berjalan ketika proses setup/instal hanya berfungsi untuk mengecek terjadinya kesalahan, tidak memperbaiki ketika ada problem pada hard disk. Untuk memberbaiki jika ada problem, maka harus keluar dari setup windows dan menjalankan Scandisk dari DOS atau sistem operasi lain yang sudah ada. Misalnya jika setup windows 98 dilakukan dari MS-DOS, lalu muncul pesan bahwa ada problem pada hard disk, maka langkahnya:

       Keluar dari setup windows

       Jalankan scandisk, bisa dari:

o        disket start up (ketik a: scandisk.exe/all),

o        CD (ketik d:\win98\scandisk.exe/all)

o        Hard disk (ketik c:\win98\scandisk.exe/all)

     Lalu ikuti instruksi yang muncul pada layar monitor untuk memperbaiki masalah yang ada.

     Jalankan kembali instalasi (setup) windows.

Dalam proses setup/instalasi ada lima proses utama yang akan dikerjakan, yaitu:

       Persiapan setup “Preparing to windows 98 installation”

   Salah satu persiapan adalah peringatan “warning” agar seluruh program (selain setup) yang sedang berjalan ditutup / di non aktifkan. Termasuk program anti virus realtime.

 

Gambar7. Halaman Awal Proses Instalasi

 

        Mengumpulkan informasi komputer yang akan diinstal “Collecting information about your Computer”

Pada proses ini installer akan mencari informasi dan melakukan beberpa proses terhadap komputer yang akan diinstal, antara lain : space hard disk apakah cukup, membuat direktory windows, menyimpan file system sebelumnya jika perlu disimpan, menentukan lokasi (negara) pengguna, dll.

Gambar 8. Pengumpulan Informasi “Preparing Directory”

 

 

Gambar 9. Pengumpulan informasi “establishing location”

 

 

        “Copying windows 98 files to your computer”

   Meng-copykan file-file yang akan diperlukan oleh window kedalam   hard disk

        “Restrat/Reebooting komputer”

    Me-restart komputer

        Setting up hardware and finalizing setting”

 Melakukan set up hardware

Dengan mengikuti seluruh instruksi yang muncul pada hard disk, proses instalasi akan dapat diselesaikan dengan mudah. Termasuk ketika diminta memasukkan serial number/CD_key, masukkan kode/serial number dari Source/master windows installer yang digunakan. (Setiap CD installer windows pasti disertakan serial number/CD key nya – tertera di sampul CD atau dalam file serial.txt).

 

Menginstall Driver

Ketika Setup selesai dijalankan, berarti proses instalasi sistem operasi windows 98 telah selesai dan sudah bisa dioperasikan. Namun penggunannya belum bisa optimal, karena belum semua perangkat sistem komputer bisa diakses (termasuk hardware luar), sebagai bukti tampilannya masih kasar dan sound card belum berfungsi. Sound card, VGA card, printer, Network/internet Card, dll belum bisa digunakan karena memerlukan driver. Driver haruslah diinstal sehingga akses bisa optimal.

Untuk menginstal driver dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

·       Klik menu “start” à pilih setting à control panel, maka akan terbuka jendela seperti Gambar 11.

Gambar 10. Kotak Dialog “Control Panel”

 

Dari kotak dialog yang muncul pilih “Add New Hardware”. Windows akan melakukan pencarian (search) hardware yang belum dikenali / belum ada drivernya. Sebagai contoh sistem operasi mengenali bahwa driver untuk internet belum ada. Selanjutnya windows meminta pengguna (user) untuk menunjukkan dimana source/master driver dari hardware asing yang ditemukan berada.  Lihat Gambar 11 dibawah.

Setelah diarahkan ke lokasi dimana driver berada, klik next, dan proses pencarian driver akan dilaksanakan. Jika driver yang dimaksud bisa ditemukan, maka dengan mengikuti seluruh instruksi yang muncul di monitor, proses instalasi driver akan dapat dikerjakan dengan baik.

 

Gambar 11. Kotak Dialog untuk Mencari Driver

 

Selain melalui “add new hardware”, instalasi driver dapat dilakukan secara khusus dengan mengakses masing-masing device hardware yang diinginkan. Berikut ini contoh menginstal driver VGA card secara langsung.

 

Menginstall driver VGA Card

Klik menu start à setting à control panel à Display , maka akan terbuka kotak dialog seperti Gambar 12.

Dari kotak dialog display properties pilih setting à lalu pilih menu advanced à dilanjutkan pilih menu adapter. Untuk mengubah adapter/driver yang lebih baik maka pilih change. Selanjutnya akan terbuka jendela seperti Gambar 13 di bawah.

Setting

Setting

 

Gambar 12. Kotak Dialog Display Property

 

Gambar 13. Kotak Dialog Untuk Untuk Mengubah Driver Disply

Lokasi master/source driver dapat berada di disket, CD-ROM atau lokasi tertentu. Akan lebih mudah jika lokasi nya di tunjukkan lebih spesifik dengan menekan tombol browse folder tempat driver yang dimaksud berada. Setelah menekan tombol next, proses pencarian driver dimulai, dan setelah ditemukan lakaukan proses instalasi driver. Dengan ditemukannya driver VGA card yang tepat, tampilan layar monitor komputer akan lebih jelas, indah, dan menarik.

 

c.      Rangkuman 2

1)      Proses instalasi/setup sistem operasi GUI dapat dijalnkan melalui DOS maupun sistem operasi lainnya

2)      Pada modul ini, sistem operasi berbasais GUI yang diambil sebagai contoh untuk dievaluasi adalah windows 98. Ada 5 macam kegiatan yang dilaksanakan selama proses instalasi Sistem operasi windows 98 yaitu:

o         Persiapan setup “Preparing to windows 98 installation”

o         Collecting information about your Computer

o         Copying windows 98 files to your computer

o         Restrat/Reebooting komputer

o         Setting up hardware and finalizing setting

3)        Ketika setup.exe  telah dijalankan, dengan mengikuti instruksi-instruksi yang muncul pada layar monitor, proses instalasi akan dapat diselesaikna dengan mudah.

4)        Agar sistem operasi yang diinstal dapat berjalan secara maksimal, driver untuk mengakses hardware perlu diinstal. Driver yang perlu diinstal antara lain. VGA card, sound card, printer, dll.

 

 

d.         Tugas 2

1)    Pelajarilah uraian materi tentang instalasi sistem operasi berbasis GUI (MS Windows)!

2)    Jelaskan bagaimana menjalankan instalasi sistem operasi GUI melalui DOS, dengan master/source nya berada pada CD ROM!

3)    Jelaskan cara menginstal driver VGA card!

4)    Buatlah rangkuman dari materi tersebut, diskusikan dengan teman anda!

 

e.         Tes Formatif 2

1)    Bagaimana cara menjalankan setup/sistyem operasi GUI melaui DOS

2)    Apa bedanya scandisk yang otomatis dijalankan sewaktu proses setup, dibandingkan dengan scandisk yang kita jalankan sendiri di luar proses setup?

3)    Apa yang dimaksud dengan serial number dalam proses instalasi?

4)    Dalam sistem komputer dikenal istilah driver/adapter. Dalam hal ini, apakah yang dimaksud dengan driver tersebut?

 

 

 

f.          Kunci Jawaban Formatif 2

1)    Booting melalui DOS. Kemudian switch ke hard disk/CD ROM diamana source/master sistem operasi berada. Cari file setup.exe. Jalankan dengan mengetikkan setup, lalu tekan enter. Ikuti instruksi yang kreluar pada layar monitor.

2)    Proses setup yang otomatis dijalankan ketika setup hanya berfungsi untuk mendeteksi hard disk apakah ada error/problem ataukah tdak, dan tidak bisa memperbaiki jika sungguh-sungguh ada problem. Sedangkan  scandisk yang dijalankan sendiri di luar setup dapat mendeteksi dan sekaligus memperbaiki jika ada problem yang terjadi.

3)    Serial number adalah angka/kode tertentu (yang dikeluarkan oleh perusahaan/pemilik lisensi software) untuk verifikasi legalitas software yang digunakan. Jika serial number yang dimasukkan benar, maka proses akan diteruskan, tapi jika salah instalasi akan dibatalkan. Serial number ini biasanya tertulis pada cover CD master sistem operasi.

4)    Driver adalah pengarah, artinya sebuah software yang perlu diinstal, yang akan berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara komputer dengan device tertentu sehingga kerja sistem bisa maksimal.

 

g.          Lembar Kerja 2

Alat dan bahan :

1)        Pensil/ball point  ……………………………………………………..           1 buah

2)        Penghapus …………………………………………………………….           1 buah

3)        Kertas folio……………………………………………………………..           secukupnya

4)        Komputer……………………………………………………………….           1 unit

5)        Source/master sistem operasi GUI………………………………..           1 unit

 

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

1)        Berdo’alah sebelum memulai kegiatan belajar.

2)        Baca dan pahamilah petunjuk setiap lembar kegiatan belajar.

3)        Pastikan komputer dalam keadaan baik, semua kabel penghubung terkoneksi dengan baik.

4)        Jangan meletakkan benda yang dapat mengeluarkan medan elektromagnetik di dekat komputer (magnet, handphone, dan sebagainya).

5)        Gunakanlah komputer sesuai fungsinya dengan hati-hati.

6)        Setelah selesai, matikan komputer dengan benar.

 

Lembar Kerja 2

1)        Periksa semua kabel penghubung pada komputer.

2)        Siapkan source/master sistem operasi yang akan diinstal. Pastikan media yang akan digunakan, apakah CD-ROM atau harddisk.

3)        Hidupkan komputer dengan menekan saklar pada komputer, jangan menghidupkan komputer dengan memasukkan colokan ke stop kontak ketika saklar dalam keadaan on.

4)        Lakukan boting dengan DOS, bisa menggunakan start up disk (melalui disk drive), CD bootable (melalui CD-ROOM), maupun melalui hard disk dengan menekan tombol ctrl atau F8 akan muncul menu dan pilihlah menu command prompt only. Cara booting DOS lihat kembali pada kegiatan belajar 1.

5)        Simpan (back up) seluruh data yang ada pada drive C, agar saat anda melakukan proses instalasi, tidak ada data yang akan terhapus/rusak.

6)        Masuk/arahkan ke drive (hard disk atau CDROM) dimana master/source sistem operasi GUI (dalam hal ini sbg contoh digunakan windows 98).

7)        Setelah masuk ke direktory yang dimaksud (contoh d:/win98/setup.exe) ketikkan setup.exe lalu tekan enter. Setup akan dimulai.

8)        Ikuti seluruh instruksi yang muncul pada layar monitor. Catat hal-hal penting yang anda temukan, untuk didiskusikan dengan teman atau instruktur anda.

9)        Setelah setup selesai lakukan instalasi driver. Klik start menu à setting à control panel à add new hard ware. Lalu ikuti instruksi-instruksi yang muncul pada monitor! (Lihat cara instalasi driver di atas).

10)     Jika telah selesai, matikanlah komputer dengan benar.


3.        Kegiatan Belajar 3: Pengoperasian dan Troubleshooting Sistem Operasi Berbasis GUI (windows 98)

 

a.        Tujuan Kegiatan Pemelajaran 3

Setelah mempelajari kegiatan belajar ini peserta diklat diharapkan mampu mengoperasikan, melakuakan pengecekan dan trouble-shooting terhadap sistem operasi berbasis GUI.

 

b.        Uraian Materi 3

1)  Mematikan, Me-restart dan melakukan Stand-by Mode

pada Komputer

Pada Windows, terdapat cara-cara tertentu untuk mematikan komputer.

Mematikan dan Me-Restart Komputer

Klik pada tombol Start, yang akan diikuti oleh tampilnya Start Menu. Klik pada Shutdown yang akan diikuti oleh tampilnya kotak dialog Shut Down Windows. Pilihlah Shut Down untuk mematikan komputer dan Re-Start untuk me-restart. Lalu klik OK.

Melakukan Stand-By

Ketika komputer anda berada pada kondisi Stand-by Mode, maka komputer anda akan menghabiskan energi listrik yang lebih sedikit, akan tetapi dapat di nyalakan kembali secara cepat. Klik pada tombol Start, yang akan diikuti oleh tampilnya Start Menu. Klik pada Shutdown yang akan diikuti oleh tampilnya kotak dialog Shut Down Windows. Pilihlah Stand-by Mode lalu Klik OK.     

 

2) Memulai Sebuah Program

Berikut adalah langkah-langkah untuk memulai sebuah program:

           Klik pada tombol Start yang terletak pada bagian kiri bawah dari layar anda.

           Sorot pada Programs yang akan diikuti oleh munculnya Program Menu.

           Jika anda melihat ada tanda panah, artinya pada bagian itu terdapat menu bagian yang lain.

           Carilah program yang ingin anda jalankan dan klik pada program tersebut untuk memulainya.

 

3) Window (jendela dialog)

Apa yang dimaksud dengan windows dapat dilihat pada gambar

dibawah.


 

Tool bar

Menu Bar

close

Maximize/restore

Minimizee

Title Bar

Control Box

Work area bar

Border Area bar

Status bar

Task bar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

    

Gambar 14. Window dan Bagian-bagiannya

      

Tabel berikut menunjukkan fungsi dari bagian-bagian window

 

Tabel 1. Bagian Bagian dari Window dan Fungsinya

 

Control box

menyediakan menu yang memungkinkan untuk mengembalikan, memindahkan, mengubah ukuran atau menutup sebuah window.

Border

memisahkan window dari desktop. Gerakan border untuk mengubah ukuran dari window.

Title bar

menampilkan nama dari program atau file yang dijalankan.

Minimize buttonMinimi

Gunakan Minimize untuk menghapus windows secara sementara dari dekstop. Selama window di minimize, nama dari window tersebut akan tampak pada taskbar.

Maximize

Gunakan Maximize untuk membuat window tersebut memenuhi keseluruhan layar.

Restore

Restore digunakan untuk mengembalikan windows yang telah di maximize ke ukuran semula. Restore hanya muncul saat pada saat layar berada pada keadaan maximize.

Close

Klik Close button untuk menutup window.

Menu

Menu menampilkan program menu. Anda mengirimkan perintah perintah ke dalam program menggunakan menu ini.

Tool bar

Toolbar pada umumnya berada di bawah menu bar. Anda dapet menggunakan icon pada toolbar untuk mengirimkan perintah-perintah ke program.

Work area

Work area terletak pada bagian tengah dari window. Hampir keseluruhan pekerjaan anda di lakukan pada bagian ini.

Task bar

Task bar memberikan informasi mengenai program yang anda jalankan.

Status bar

Memberikan informasi status layar saat itu, misalnya pada halaman, kolom, dan baris ke berapa.

 

Jika anda membuka beberapa window pada waktu yang bersamaan, window yang berada paling atas ialah window yang terfocus. Anda hanya dapat berinterkasi dengan window yang terfocus. Untuk mengubah focus dari window window terdapat 3 cara yaitu : 

          Klik dimana saja pada window yang anda focuskan.

          Tekan Alt-Tab tanpa melepasnya, lalu pilihlah window yang ingin anda fokuskan.

          Semua window yang sedang active ditampilkan pada taskbar. Klik pada tombol window yang berada pada taskbar untuk memberi focus pada window tersebut.

Untuk menggerakkan sebuah window pada desktop anda, klik kiri pada title bar window tersebut tanpa melepaskannya, lalu gerakan window tersebut ke tempat yang diinginkan.  

 

4)  Menemukan file/direktori dengan cepat

Ada saatnya ketika kita ingin bekerja dengan suatu file atau direktori, dan terlupa dimana file atau direktory anda tersimpan. Untuk mengatasi hal ini Windows menyediakan fasilitas Search yang dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :

          Klik pada tombol Start.

          Sorotlah Find.

          Sorotlah Files or Folders.

           Tekan Enter. Setelah kotak dialog muncul, isilah nama file/isi teks dari file atau direktori yang anda cari.

 

Gambar 15. Kotak Dialog Find Folder/File

 

5) Dekstop Shourtcut

Desktop shourtcut, biasanya dilambangkan dengan sebuah icon. Icon adalah sebuah file kecil yang mewakili sebuah program, file, direktori, dokumen atau alamat internet. Icon terletak pada desktop. Dengan melakukan double klik (klik dua kali secara cepat) sebuat shourtcut icon, anda akan dibawa langsung ke object yang di wakilkan oleh shourtcut tersebut. Shourtcut hanyalah sebuah penunjuk, sehingga menghapus shourtcut tidak akan menghapus program, file, direktori, dokumen atau alamat internet yang di wakilkan.

Untuk membuat sebuah desktop shourtcut dari item start menu dapat diikuti langkah-langkah berikut : Klik pada start menu dan temukan item yang ingin anda buat shortcutnya. Klik kanan pada item tersebut tanpa melepasnya dan bawa item tersebut ke desktop anda.

Untuk membuat sebuah desktop shourtcut dari item Windows Explorer dapat diikuti langkah-langkah berikut : Bukalah Windows Explorer. Temukan item yang akan dibuat shortcutnya pada Windows Explorer tersebut. Klik kanan pada item tersebut lalu sorot Send to  pilih pada desktop (create Shourtcut).

Untuk membuat dekstop shourtcut dari alamat internet, dapat dilakukan dengan meng-klik kiri pada link yang ingin anda buat shortcutnya, tanpa melepaskan gerakkan dan lepaskan klik-an pada desktop.

 

6) Setting Hari ,Tanggal, dan Waktu

Untuk mengubah setting hari dan tanggal, langkah-langkahnya ialah sebagai berikut :

§         Klik pada Start Menu à Settings à Control Panel à Date/Time. Kotak dialog Date/Time Properties akan muncul seperti pada gambar di bawah.

 

Gambar 16. Setting Waktu

 

§        Frame Date digunakan untuk memilih bulan dan tahun.

§        Time Field digunakan untuk merubah waktu ( jam, menit, detik dan AM/PM ).

§        Pilihlah time zone yang bener sesuai dengan tempat tinggal anda.

§        Klik Apply lalu klik OK.

 

7)     Display Properties

Dispaly adalah salah satu fasilitas windows untuk merubah watak display sesuai yang diinginkan oleh user. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan terkait pengaturan display melalui display properties ini:

·        Mengubah Setting Wallpaper (Background dari Dekstop/ Windows)

·        Mengubah Setting Screen Saver

·        Screen Saver ialah animasi atau tampilan pada layar jika dalam selang waktu tertentu keyboard atau mouse tidak disentuh.

·        Mengubah Tampilan Layar (Appearance)

·        Mengubah Setting Performa Layar (memperkecil/memperbesar layar, memperhalus pixel dll)

Bagaimana untuk masuk ke display properties? Ada 2 cara :

a)      a)    t Klik Kanan pada Background Dekstop à Properties

b)      Start menu  à Settings à Control Panel à Display

 

8) Mematikan program yang membeku

Ketika anda bekerja dengan suatu program, tidak selamanya program tersebut bekerja dengan baik. Ada kalanya program tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya,  sehingga tidak dapat menerima perintah-perintah dari pemakai. Dalam keadaan ini dikatakan bahwa program itu telah membeku atau biasa kita sebut dengan istilah “Hang”. Pada umumnya tidak ada cara untuk memperbaiki program yang “Hang”, tetapi anda dapat mematikan program tersebut secara paksa. Berikut adalah langkah-langkahnya :

Tekanlah Ctrl+Alt+Del pada keyboard secara bersamaan, maka akan muncul dialog box seperti gambar di bawah :

 

Gambar 17. mematikan program yang membeku

 

Untuk mematikan program, pilihlah nama program yang akan dimatikan, lalu tekan tombol “End Task”.

Ada kalanya, sebuah program yang membeku menyebabkan seluruh komputer anda membeku sehingga ketika anda menekan Ctrl+Alt+Del, dialog box diatas tidak muncul. Cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan cara me-restart (reset) komputer anda. (Lihatlah kembali cara me-restart komputer dengan benar pada pembahasan sebelumnya.

 

9) Menghapus Program dari Windows

     Menghapus program adalah bagian yang sangat penting dalam Windows karena hal ini sangatlah sering kita gunakan. Cara untuk menghapus suatu program, dapat diikuti langkah berikut, pilihlah:

Start Menu à Control Panel à Add/Remove Program, maka akan muncul kotak dalog seperti gambar di bawah:

 

 

Gambar 18. Kotak dialog  Add and Remove Program

 

Pilihlah program yang ingin dihapus. Lalu tekan Add/Remove. Sebenarnya dengan menggunakan fasilitas ini, anda pun dapat menginstall sebuah program ke komputer anda.

 

10) Memperbaiki Kerusakan pada Disk

Kerusakan yang terjadi pada sebuah disk akan sangat mempengaruhi performa dari disk tersebut. Akan tetapi, sungguh beruntung karena kerusakan yang terjadi pada disk sebagian besar adalah kerusakan yang tidak serius, yang masih dapat dengan mudah diperbaiki dengan program perbaikan disk.

Dengan menggunakan Microsoft Windows 98, dapat diperbaiki kerusakan-kerusakan disk yang ringan. Untuk memperbaikinya dapat diikuti langkah-langkah berikut :

§         Bukalah My Computer atau Windows Explorer

§         Klik kanan pada drive tujuan (yang akan diperbaiki) dan pilihlah Properties.

§         Lalu Klik tab Tools.

§         Pilih “Check Now” pada bagian Error Checking.

§         Dengan memilih Automaticaly fix file system errors windows akan secara otomatis memperbaiki setiap kerusakan yang ditemuinya.

Untuk lebih jelasnya lihat gambar box seperti dibawah.

Gambar 19. Dialog Box dari Perbaikan Disk

 

11) Men-Defrag Hardisk

       Secara normal, komputer menyimpan data pada hardisk secara continue. Akan tetapi, pada keadaan tertentu komputer menyimpan data tersebut secara terpecah-pecah. Dalam keadaan seperti ini, komputer akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membaca data dari hardisk. Untuk menyatukan data yang terpecah-pecah menjadi data yang continue, gunakanlah program defragmentasi. Untuk mengoperasikan program Defragmentasi pada Windows dapat diikuti langkah-langkah berikut :

§        Bukalah windows explorer, pilih drive mana yang akan anda defrag. Misalnya C:/

§        Sorot drive yang anda pilih, lalu tekan/klik bagian kanan mouse yang anda gunakan.

§        Pilih properties

§        Setelah muncul kotak dialog properties tab ke bagian tools

§        Selanjutnya pilih menu defragment now.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di berikut.

 

Gambar 20. Kotak Dialog Defragment

 

c.         Rangkuman 3

1)         Sistem operasi berbasis GUI (dalam hal ini windows 98) mempunyai tampilan yang sangat bagus (gambar-gambar) sehingga sangat mudah bagi pengguna (user) untuk mengoperasikannya. Istilah ini yang kemudian dikenal dengan user friendly

2)         Banyak sekali fasilitas-fasilitas yang diberikan oleh windows 98 mulai dari fasilitas find file/folder sampai dengan scandisk/disk defragmen, yang semuanya sangat menguntungkan bagi pengguna.

 

d.        Tugas 3

1)         Pelajarilah uraian materi tentang pengoperasian dan troubleshooting Sistem Operasi berbasis GUI (MS Windows) ini dengan baik.

2)         Buka/jalankan sistem operasi windows, lakukan eksplorasi (mencoba-coba) berbagai macam menu yang dimiliki nya. Perhatikan apa yang terjadi pada setiap tombol/menu. Catat hal-hal yang anda anggap penting.

3)         Buatlah rangkuman dari materi tersebut, diskusikan dengan teman anda.

 

e.        Test Formatif 3

1)         Apa yang dimaksud dengan shourtcut?

2)         Suatu saat komputer yang kita operasikan “hang”, tidak dapat menerima perintah-perintah yang kita berikan. Apa yang harus dilakukan?

3)         Jelaskan tentang fasilitas defrag yang dimiliki oleh sistem operasi windows!

 

f.          Kunci Jawaban Formatif 3

1)         Shourtcut adalah file kecil yang mewakilkan sebuah program, file, direktori, dokumen atau alamat internet. Dengan melakukan double klik pada sebuah shourtcut icon, anda akan dibawa langsung ke object yang di wakilkan oleh shourtcut tersebut. Shourtcut hanyalah sebuah penunjuk, sehingga menghapus shourtcut tidak akan menghapus program, file, direktori, dokumen atau alamat internet yang di wakilkan.

2)         Jika komputer hang maka yang dapat dilakukan adalah tekan tombol ctrl+alt+del secara bersamaan. Setelah muncul kotak dialog yang berisi daftar pilihan program-program yang dibuka pilih program yang hang, lalu pilih end task untuk menutup/mengakhirinya. Tapi jika tidak mau lakukan restart/reset pada komputer.

3)         Secara normal, komputer menyimpan data pada hardisk secara continue. Akan tetapi, pada keadaan tertentu komputer menyimpan data tersebut secara terpecah-pecah. Dalam keadaan seperti ini, komputer akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membaca data dari hardisk. Untuk menyatukan data yang terpecah-pecah menjadi data yang continue, gunakan program defragmentasi.

 

g.        Lembar Kerja 3

Alat dan bahan :

1)      Pensil/ball point  ………………………………………………………. 1 buah

2)      Penagpus  ………………………………………………………………. 1 buah

3)      Kertas folio………………………………………………………………. secukupnya

4)      Komputer………………………………………………………………… 1 unit

 

       Kesehatan dan Keselamatan Kerja

1)      Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.

2)      Baca dan pahamilah petunjuk setiap lembar kegiatan belajar.

3)      Pastikan komputer dalam keadaan baik dan semua kabel penghubung terkoneksi dengan baik.

4)      Jangan meletakkan benda yang dapat mengeluarkan medan elektromagnetik di dekat komputer (magnet, handphone, dan sebagainya).

5)      Gunakanlah komputer sesuai fungsinya dengan hati-hati.

6)      Setelah selesai, matikan komputer dengan benar.

 

Lembar Kerja

1)         Periksa semua kabel penghubung pada komputer.

2)         Hidupkan komputer dengan menekan saklar pada komputer, jangan menghidupkan komputer dengan memasukkan colokan ke stop kontak ketika saklar dalam keadaan on.

3)         Lakukan stand by mode pada komputer anda dengan langkah: Klik start à shut down à stand by à Ok

4)         Cobalah untuk mereset/restart  komputer anda.

5)         Setelah komputer hidup kembali, jalankan sebuah program tertentu, melalui :

a.         Start à program file à program tertentu à enter, atau

b.         Double klik pada shourtcut icon yang ada di desktop.

Lakukan eksplorasi dengan program yang anda buka, dan catat hal-hal yang anda anggap penting. Setelah dirasa cukup tutup kembali program tersebut.

6)         Carilah file/folder tertentu dengan cara cepat.

7)         Lakukan pengubahan (setting) hari, tanggal, dan waktu dari komputer anda.

8)         Lakukan pengubahan pada display anda, baik background, screen saver, tampilan, maupun setting dari monitor anda. Lakukan eksplorasi, dan catat hal-hal yang anda anggap penting.

9)         Lakukan defrag pada hardisk anda.

10)     Operasikan program/fasilitas lain yang belum dilakukan, dan catat setiap hal penting yang anda temui untuk didiskusikan dengan teman atau instruktur anda.

11)     Jika telah selesai, matikanlah komputer dengan benar.

 

 

 


BAB III

EVALUASI

 

 

    A.             PERTANYAAN

1.         Apa yang dimaksud dengan Sistem operasi?

2.         Hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum instalasi, sehingga tidak menyebabkan kesalahan/error selama proses instalasi? Jelaskan secara singkat!

3.         Jelaskan syarat minimal dari komputer yang akan di instal sistem operasi berbasis GUI (dalam hal ini windows 98)!

4.         Bagaiamna cara booting DOS dengan disket start up atau CD bootable? Jelaskan

5.         Sebutkan kegiatan/tahapan yang dilaksanakan dalam proses instalasi sistem operasi windows!

6.         Dalam sistem komputer dikenal istilah software driver/adapter. Apakah yang dengan istilah tersebut? Berikan contohnya!

7.         Apa yang dimaksud dengan shortcut dekstop?

8.         Installah sistem operasi windows 98 pada sebuah sistem komputer anda melalui DOS, dengan master/source dalam CD-ROM! (Harddisk dianggap kosong, belum ada sistem operasi apapun).

9.         Lanjutkan dengan menginstall driver/adapter untuk VGA dan sound card  komputer tersebut!

10.      Lakukan Setting (hari, tanggal, waktu), dan display properties dari komputer anda!

 

 

        B.          KRITERIA KELULUSAN

 

Aspek

Skor

(1-10)

Bobot

Nilai

Keterangan

Kognitif (soal no 1 s/d 7)

 

4

 

Syarat lulus nilai minimal 70 dan dan skor setiap aspek minimal 7

 

Cara kerja dan tahapan-tahapan

 

2

 

Keberhasilan instalasi

 

2

 

Pengoperasian, setting, trouble shooting

 

2

 

Nilai Akhir

 

 

Kategori kelulusan:

70 – 79          : Memenuhi kriteria mininal. Dapat bekerja dengan bimbingan.

80 – 89          : Memenuhi kriteria minimal. Dapat bekerja tanpa bimbingan.

90 – 100         : Di atas kriteria minimal. Dapat bekerja tanpa bimbingan.

 

BAB IV

PENUTUP

Demikianlah modul pemelajaran INSTALASI SISTEM OPERASI BERBASIS Grphical User Interface (GUI) dibahas. Materi yang telah dibahas dalam modul ini masih sangat sedikit, dan hanya digunakan sebagai dasar bagi peserta diklat untuk belajar lebih lanjut. Diharapkan peserta diklat memanfaatkan modul ini sebagai motivasi untuk menguasai teknik instalasi sistem operasi berbasis GUI lebih jauh, sehingga dapat menginstal sistem operasi lainya yang berbasis GUI, sesuai dengan yang dikehendaki.

Setelah menyelesaikan modul ini dan mengerjakan semua tugas serta evaluasi maka berdasarkan kriteria penilaian, peserta diklat dapat dinyatakan lulus/ tidak lulus. Apabila dinyatakan lulus maka dapat melanjutkan ke modul berikutnya sesuai dengan alur peta kududukan modul, sedangkan apabila dinyatakan tidak lulus maka peserta diklat harus mengulang modul ini dan tidak diperkenankan mengambil modul selanjutnya.

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Microsoft Windows, Readme for MS windows, Microsoft Corporation, 1999

Microsoft Windows, setup, Microsoft Corporation, 199

Microsoft Windows, tips, Microsoft Corporation, 199

Microsoft Windows, intl, Microsoft Corporation, 199

Primadani, Zaki, Tutorial MS Windows, ilmu komputer, Http://www.ilmukomputer.com, November 2008

Samik-Ibrahim, Rahmat M. dan Kelompok Kerja IKI-20230 Fasilkom UI, Kuliah sistem operasi, ilmu komputer.com http://www.ilmukomputer.com, agustus 2009

BAB I

PENDAHULUAN

 

 

A.     DESKRIPSI JUDUL

Instalasi Sistem Operasi Berbasis GUI (Graphical User Interface) merupakan modul teori dan praktikum yang membahas tentang persiapan instalasi, pelaksanaan instalasi dan pengoperasian (termasuk troubleshhooting)  sistem operasi berbasis GUI.

Modul ini terdiri dari 3 (tiga) kegiatan belajar, kegiatan belajar 1 berisi tentang pengenalan dan persiapan instalasi sistem operasi berbasis GUI, kegiatan belajar 2 berisi tentang pelaksanaan instalasi sistem operasi berbasis GUI, dan kegiatan belajar 3 berisi tentang pengoperasian serta troubleshooting sistem operasi GUI.

Dengan modul ini peserta diklat diharapkan mampu menjelaskan prinsip/konsep dasar sistem operasi berbasis GUI, serta dapat melakukan penginstalan dengan benar sesuai dengan prosedur yang dijelaskan.

 

B.      PRASYARAT

Kemampuan awal yang disyaratkan untuk mempelajari modul ini adalah:

1.       Peserta diklat telah lulus modul / materi diklat Mengistalasi PC

2.       Peserta diklat telah lulus modul / materi diklat Mengoperasikan PC stand alone dengan sistem operasi berbasis GUI

3.       Peserta diklat menguasai pengetahuan pengoperasian komputer

4.       Peserta diklat menguasai pengetahuan pengoperasian sistem operasi sesuai Instruksi/petunjuk manual

 

C.      PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

1.      Petunjuk bagi Peserta Diklat

Peserta diklat diharapkan dapat berperan aktif dan berinteraksi dengan sumber belajar yang mendukung, karena itu harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

a.      Langkah-langkah belajar yang ditempuh

1)      Mempersiapkan alat dan bahan.

2)      Membaca dengan seksama uraian materi pada setiap kegiatan belajar, sehingga Konsep tentang Sistem Operasi berbasis GUI, persiapan penginstalan, dan pengecekannya dapat dipahami dengan jelas.

3)      Merncermati dan melaksanakan langkah-langkah kerja pada setiap kegiatan belajar, bila belum jelas tanyakan pada instruktur/guru pengajar.

4)      Lakukan pengecekan (toubleshouting) dari hasil penginstalan.

b.      Perlengkapan yang Harus Dipersiapkan

Guna menunjang keselamatan dan kelancaran tugas/ pekerjaan yang harus dilakukan, maka persiapkanlah seluruh perlengkapan yang diperlukan. Beberapa perlengkapan yang harus dipersiapkan adalah:

1)      Pakaian kerja (wearpack)

2)      Perangkat komputer yang telah siap dioperasikan

3)      Paket instalasi sistem operasi yang legal

4)      Petunjuk manual dari sistem operasi

5)      Log sheet atau report sheet yang ditetapkan

6)      Peralatan atau instrumen yang terkait dengan pelaksanaan instalasi sistem operasi berbasis GUI

c.      Hasil Pelatihan

Peserta diklat diharapkan memami dan mampu menginstal sistem operasi berbasis GUI.

 

2.      Peran Instruktur / Guru

Instruktur/guru yang akan mengajarkan modul ini hendaknya mempersiapkan diri sebaik-baiknya yaitu mencakup aspek strategi pemelajaran, penguasaan materi, pemilihan metode, alat bantu media pemelajaran dan perangkat evaluasi.

Instruktur/guru harus menyiapkan rancangan strategi pemelajaran yang mampu mewujudkan peserta diklat terlibat aktif dalam proses pencapaian/penguasaan kompetensi yang telah diprogramkan. Penyusunan rancangan strategi pemelajaran mengacu pada kriteria unjuk kerja (KUK) pada setiap subkompetensi yang ada dalam GBPP.

 

D.      TUJUAN AKHIR

1.     Peserta diklat mampu menjelaskan tentang prinsip dasar sistem operasi yang berbasis GUI

2.     Peserta diklat dapat melaksanakan penginstalan sistem operasi berbasis GUI sesuai dengan prosedur.

3.     Peserta diklat dapat menjalankan dan mengecek (troble-shoting) pada sistem operasi berbasis GUI.

 


E.       KOMPETENSI


SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1.  Mempersiap-kan instalasi sistem operasi berbasis GUI

 

§    Paket instalasi sistem operasi yang legal  disediakan dalam media penyim-panan yang sesuai (HD, CD, FD, DVD atau media lainnya).

§     Instalasi Manual sistem operasi sudah disediakan dan   dipahami

 

§    Konsep dasar instalasi sistem operasi berbasis GUI

§    Konsep dasar manajemen media penyimpan

§    Jenis-jenis sistem operasi berbasis GUI

§    Jenis dan cara pengaturan BIOS

§    Jenis-jenis file dan aplikasinya

 

§     Memilih sistem operasi yang akan diinstall  secara teliti dan tepat

§    Menjelaskan konsep dasar sistem operasi berbasis GUI.

§    Mengidentifi-kasi jenis-jenis media penyimpan yang sesuai untuk instalasi sistem operasi berbasis GUI

 

§    Memasang media paket instalasi sistem operasi

§    Mengatur BIOS.

§    Mengidentifikasikan jenis-jenis file yang digunakan dalam instalasi sistem operasi.

 

 

§     Perangkat komputer sudah dinyalakan, dengan persyaratan hardware sesuai dengan Installasi Manual

§     Media paket instalasi sistem operasi dipasang dan siap diakses.

§     Log-sheet/report-sheet telah disiapkan

 

 

§    Menyediakan perangkat komputer dengan konfigurasi hardware yang sesuai untuk instalasi sistem operasi berbasis GUI

 

2.Melaksana-kan instalasi sistem operasi sesuai installation manual

 

 

§     Proses instalasi sistem operasi sesuai installation manual sudah dilaksanakan

§     Seluruh file, icon, folder dan konfigurasi telah ter-copy dan terkonfigurasi

§     Pada layar muncul pesan bahwa proses instalasi telah berhasil dilaksanakan sesuai dengan installation manual

§   Langkah instalasi sistem operasi

§   Instalasi driver peripheral pendukung  (misal : motherboard, vga, sound, nic, dan lain-lain)

§   Pengaturan konfigurasi pada sistem operasi (Misal : pengaturan user, time zone, dan lain-lain)

§    Melaksanakan Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam instalasi sistem operasi

 

 

§    Menjelaskan langkah-langkah instalasi sistem operasi

§    Menjelaskan file, icon dan folder konfigurasi pada sistem operasi berbasis GUI

 

§    Mempersiap-kan media instalasi untuk sistem operasi (mempartisi, memformat, dan lain-lain)

§    Menginstall sistem operasi berbasis GUI

§    Mengatur konfigurasi sistem operasi

§    Menginstall multi sistem operasi pada sebuah PC

3. Mengecek hasil instalasi dengan menjalankan sistem operasi  dan melakukan troubleshooting sederhana

 

§     Sistem operasi dijalankan secara sampling tanpa error

§     Sistem operasi ditutup tanpa error

§     Troubleshooting dilakukan sesuai Installation Manual

 

§   Mengoperasi-kan sistem operasi

§   Jenis-jenis troubleshooting pada sistem operasi

 

§    Mengecek hasil instalasi   secara teliti dan tidak terburu-buru

 

§    Menjelaskan langkah-langkah pengoperasian sistem operasi, termasuk menjalankan dan menutup sistem operasi

§    Menjelaskan langkah-langkah penanganan terhadap trouble-shooting yang terjadi pada sistem operasi

§    Mengecek hasil instalasi sistem operasi

 

4.  Melaporkan hasil instalasi

 

§     Laporan dibuat sesuai dengan format dan prosedur yang ditetapkan oleh perusahaan (pada log-sheet/ report-sheet)

 

§   Jenis laporan hasil instalasi

 

§    Menguraikan langkah-langkah penyusunan laporan

§    Menyusun laporan instalas

 

 

 

F.     CEK KEMAMPUAN

Untuk mengetahui kemampuan awal yang telah dimiliki, maka isilah cek list (√) pada tabel di bawah ini dengan sikap jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Sub Kompetensi

Pernyataan

Saya dapat Melakukan Pekerjaan ini dengan Kompeten

Bila Jawaban “Ya” Kerjakan

Ya

Tidak

Mempersiapkan instalasi sistem operasi berbasis GUI

 

Menjelaskan konsep dasar sistem operasi berbasis GUI.

 

 

Tes Formatif 1

Menyediakan perangkat komputer dengan konfigurasi hardware yang sesuai untuk instalasi sistem operasi berbasis GUI

 

 

Tes Formatif 1

Mempersipkan  software dan hal-hal yang memperlancar proses instalasi

 

 

Tes Formatif 1

Melaksanakan instalasi sistem operasi sesuai installation manual

 

Menjelaskan langkah-langkah instalasi sistem operasi dengan benar

 

 

Tes Formatif 2

Menjelaskan file, icon dan folder konfigurasi pada sistem operasi berbasis GUI

 

 

Test formatif 2

Mengecek hasil instalasi dengan menjalankan sistem operasi  dan melakukan troubleshooting sederhana

 

Menjelaskan langkah-langkah pengoperasian sistem operasi, ter-masuk menjalankan dan menutup sistem operasi

 

 

Test Formatif 3

Menjelaskan langkah-langkah penanganan terhadap trouble-shooting yang terjadi pada sistem operasi

 

 

Test Formatif 3

 

Apabila anda menjawab TIDAK pada salah satu pernyataan di atas, maka pelajarilah modul ini secara lengkap dan teliti.

 

 

BAB II

PEMELAJARAN

 

 

A.     RENCANA BELAJAR PESERTA DIKLAT

Kompetensi      : Menginstalasi sistem operasi berbasis GUI

 

Sub Kompetensi

Jenis Kegiatan

Tanggal

Waktu

Tempat Belajar

Alasan Perubahan

Tanda Tangan Guru

Mempersiap-kan instalasi sistem operasi berbasis GUI

Persiapan instalasi sistem operasi berbasis GUI

 

 

 

 

 

Melaksanakan instalasi sistem operasi sesuai installation manual

Menjelaskan langkah-langkah instalasi sistem operasi.

 

 

 

 

 

Mengecek hasil instalasi dengan menjalankan sistem operasi dan melakukan trouble-shooting

Menjelaskan langkah-langkah pengoperasian dan troubleshooting sisterm operasi

 

 

 

 

 

 

 


B.        KEGIATAN BELAJAR

1.          Kegiatan Belajar 1: Persiapan instalasi sistem operasi berbasis GUI

a.         Tujuan Kegiatan Pemelajaran

Setelah mempelajari kegiatan belajar ini peserta diklat diharapkan mampu menjelaskan konsep dasar sistem operasi berbasis GUI (dalam hal ini MS WINDOWS 98)

b.        Uraian Materi

1.        Pendahuluan

Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya menggunakan komputer dengan menggunakan signal analog dan signal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri.

Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelolaan seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) kepada pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan, serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer dapat lebih optimal.

                       

a)   Fungsi Dasar

Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan pengguna.

Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna. Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource allocator. Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.

 

b) Sasaran Sistem Operasi

Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan = membuat penggunaan komputer menjadi lebih nyaman, efisien = penggunaan sumber-daya sistem komputer secara efisien, serta mampu berevolusi artinya sistem operasi harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan  pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem yang baru.

 

 

c) Sejarah Sistem Operasi     

Sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, dan dibagi kedalam empat generasi yaitu :

• Generasi Pertama (1945-1955)

Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara

langsung.

• Generasi Kedua (1955-1965)

 Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.

• Generasi Ketiga (1965-1980)

Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus).

• Generasi Keempat (Pasca 1980an)

Dewasa ini sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lain.

 

d)  Jenis-jenis System Operasi

Seperti telah disinggung di depan banyak jenis sistem operasi yang bisa digunakan, antara lain : POSIX, UNIX, MS DOS, MS Windows, LINUX, APPLE, dll. Dari sekian banyaksistem operasi ada sistem operasi yang interface (kontak) dengan user (pengguna) yaitu menggunakan TEXT (DOS, POSIX, LINUX), ada juga yang kontaknya dengan pengguna menggunakan GUI (Graphical User Interface) seperti MS Windows dan LINUX (LINUX bisa berbasis TEXT dan berbasis GUI).

System operasi berbasis text artinya user berinteraksi dengan sistem dengan perintah-perintah yang berupa text. Lain halnya dengan system operasi berbasis GUI, pada sistem ini user dapat berinteraksi dengan system operasi melalui gambar-gambar/ simbol-simbol, dan tentu hal ini akan lebih memberi kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna. Itulah sebabnya mengapa system operasi yang berbasis GUI seringkali disebut “User Friendly” .

Pada modul ini pembahasan akan terfokus pada sistem operasi berbasis GUI dan akan dipilih MS Windows 98. Pemilihan ini tentu mempunyai alasan, diantaranya telah digunakan secara luas di berbagai kalangan, tanpa mensyaratkan komputer yang sangat canggih (minimal 486 atau 66 MHz), mudah dalam pengoperasiannya, kestabilan sistem cukup baik, serta mampu mengcover perkembangan teknologi (hardware/software).

 

2.        Persiapan Instalasi MS Windows 98

a)  Persyaratan Hardware

Sistem komputer yang akan di lakukan penginstalan MS windows 98 mempunyai karekteristik minimal berprosesor 486DX atau 66 MHz ke atas, dan memunyai RAM minimal 24 Megabytes .

Space Hard disk yang dibutuhkan tergantung pada konfigurasi penginstalanya. Untuk instalasi

Typical  berkisar                   205 MB – 260 Mb

Instalasi Full berkisar             210 MB – 400 MB

Jika melakukan instalasi Windows 98 pada drive selain C, maka setup tetap membutuhkan space pada drive C minimal 25 MB untuk system dan log file selama pelaksanaa instalasi.

 

b)    Hal-hal yang perlu dipersiapkan (kiat-kiat praktis) menghindari error saat instalasi

(1) Scan Disk

Pastikan bahwa hard disk anda tidak ada masalah (kerusakan) dengan menjalankan  SCAN DISK sebelum melakukan setup, sekaligus segera betulkan (fix) jika ada masalah. Scan disk dapat dilaksanakan dibawah sistem operasi windows (jika sudah ada, dan maksud penginstalan untuk up grade / perbaikan sistem operasi yang sudah ada) atau menggunakan DOS.

Scan disk menggunakan windows dapat dilakukan sebagai berikut: Tutup semua program. Klik tombol start yang akan menampilkan menu windows, lalu pilih program files, selanjutnya accessories, pilih system tool, dan klik ScanDisk lihat pada Gambar 1 dibawah!

 

Gambar 1. Cara untuk menjalankan ScanDisk dari windows 98

 

Gambar 2. Windows ScanDisk

 

Setelah terbuka kotak dialog scandisk seperti pada gamnbar 2 diatas, pilih salah satu jenis test yaitu antara standard ataukah standard plus. Selanjutnya klik start untuk memulai ScanDisk.

Selain melalui sistem operasi windows, scandisk juga dapat dilaksanakan melalui DOS (terutama jika belum punya sistem operasi windows). Untuk Scandisk melalui DOS, komputer booting melalui DOS (dijelaskan di belakang). Setelah muncul command prompt jalankan file eksekusi untuk scan disk, melalui:

o    disk drive à disket start up (ketik a: scandisk.exe/all),

o    CD ROM à (ketik d:\win98\scandisk.exe/all)

o    Hard disk (ketik c:\win98\scandisk.exe/all)

Selanjutnya ikuti instruksi yang muncul pada layar monitor.

 

(2) Scan Virus

Pastikan bahwa komputer anda tidak terinfeksi oleh virus. Jalankan program antivirus terbaru dan ijinkan antivirus untuk me-remove (membuang) virus, jika memang ada.

Scan Virus dapat dilakukan melalui sistem operasi windows (jika sudah terinstal windows, dan instalasi yang akan dilakukan bermaksud untuk up grade) atau under DOS.

Sebagai contoh scan virus dilakukan under windows 98, telah terinstall norton anti virus. Klik short cut norton anti virus. Gambar 3 dibawah menunjukkan jendela scan antivirus norton.

 

Gambar 3. Scan virus Norton (under windows)

 

Jika scan dilaksanakan lewat DOS, dapat dilakukan dengan cara yang sama ketika scan disk, yakni masuk ke command prompt DOS. Setelah muncul command prompt lalu aktifkan/eksekusi program scan virus (ketikan nama program antivirus lalu tekan enter).

Setelah virus di scan, sebelum instalasi (SETUP) dijalankan, disable (non aktifkan) program antivirus yang berjalan di komputer anda (real time scan virus). Karena  jika tidak di non-aktifkan dapat mengganggu pelaksanaan instalasi. Masing-masing program anti virus berbeda cara pe-nonaktifanya. Baca petunjuk dari program antivirus yang anda pakai. Setelah instalasi Windows selesai, program antivirus dapat diaktifkan kembali.

 

 

 

(3) Tutup Semua program

Sebelum melakukan instalasi, tutuplah semua program yang berjalan (running), termasuk nonaktifkan program SCREEEN SAVER, ADVANCED POWER MANAGEMENT SETTINGS, dan program-program lainya, karena bisa mengganggu proses setup.

Untuk menonaktifkan screen server anda bisa membuka melalui control panel, pilih display, lalu pada tab screen server anda pilih none. Lihat Gambar 4 berikut.

Demikian juga power management setting atau program real time lainya dapat dinonaktifkan dengan cara yanmg hampir sama.

 

Gambar 4. Menon-aktifkan Screen Saver

 

c)  Media yang digunakan untuk instlasi Windows 98

Untuk melaksanakan instalasi System operasi Windows, tentu dibutuhkan master program windows. Master program yang akan digunakan dapat tersimpan dalam CD, Hard DISK, atau server (internet atau ftp).

d)  Booting melalui disket DOS                                       

Instalasi system operasi windows dapat dilakukan melalui MS DOS, maupun dari sistem operasi lain jika sudah ada (misalnya melalui windows sebelumnya, jika tujuan instalasi untuk meng-up grade system operasi windows ke sistem yang lebih tinggi).

Setup melalui DOS, adalah cara instalasi yang paling handal dibandingkan dengan lainnya. Setup melalui MS DOS dilakukan jika hard disk yang dimiliki bersih (baru saja di format, belum ada sistem operasinya).

 

 

Phoenix  Award BIOS CMOS Setup Utility

Standar CMOS Features

Pheripheral Setup

Advanced CMOS Features

CPU PnP Setup

Advanced Chipset Features

Change Supervisior Password

Power Management Setup

Auto-Detect Hard Disk

PCI / Plug and Play Setup

Save Setting and Exit

Load Optional Settings

Exit Without Setting

Load Best Performance Settings

 

ESC: Quit             ­¯¬®: Select Item                (Shift)F2: Change Color         F5: Old Value

F6:Optional Value                     F7:Best Performance value                      F10:Save&Exit

Standard CMOS Setup for chnanging time, date, hard disk type, etc

 

Gambar 5. Setup BIOS 

Untuk melakukan set up melalui DOS tentu harus booting melalui DOS. Untuk BOOTING DOS dapat digunakan CD bootable atau disket start up. Jika dikehendaki booting melalui disket, dapat diikuti langkah-langkah berikut:

    Restart / reboot komputer anda

    Saat komputer melakukan booting tekan dan tahan tombol DEL, hal ni akan membawa ke menu SET UP BIOS C-MOS seperti pada Gambar 5.

    Selanjutnya pilih Advance BIOS

    Jadikan floppy disk sebagai first booting system. Hal ini dapat dilihat pada Gambar 6 di bawah.

 

Phoenix  Award BIOS CMOS Setup Utility

Advanced CMOS Features

1st Boot Device

Floppy

D000, 16 K Shadow

Disabled

2nd Boot Device

IDE-0

D400, 16 K Shadow

Disabled

3rd Boot Device

CD-Rom

D800, 16 K Shadow

Disabled

4th Boot Device

Disabled

DC00, 16 K Shadow

Disabled

Try Other Boot Device

Yes

 

 

SMART for HARD Disk

Disabled

 

 

Quick Boot

Enabled

 

 

Boot Up Num lock

On

 

 

Floppy Drive Swap

Disabled

 

 

Floppy Drive Seek

Disabled

 

 

PS/2 Mouse Support

Enabled

 

 

Primary Display

VGA/EGA

 

 

Password Check

Setup

 

 

Internal Chache

Enabled

 

 

External Chache

Enab;led

ESC : Quit

­¯¬®: Select Item

C000, 16 K Shadow

Chache

F1 : Help

PU/PD/+/-:Modify

C400, 16 K Shadow

Chache

F5 : Old Value

(Shift)F2: Change Color   

C800, 16 K Shadow

Disabled

F6 : Load BIOS DEfault

 

CC00, 16 K Shadow

Disabled

F7 : Load SETUP DEfault

 

 

Gambar 6. Advanced CMOS Features/Setup

 

      Simpan dan keluar dari Set Up BIOS   

      Masukkan disket yang berisi DOS/start up ke dalam floppy disk

Selanjutnya komputer akan melakukan booting lagi, dan kali ini dari disket DOS yuang ada di floppy disk, sehingga i akan muncul  command promt.

Selain dari disket dapat juga dilakukan booting melalui CD yang “bootable”. Untuk booting melalui CD langkahnya hampir sama ketika booting menggunakan disket, hanya saja pada waktu Setup BIOS maka CD-ROM dijadikan sebagai first booting. Secara lengkap:

        Restart / reboot komputer anda

        Saat komputer melakukan booting tekan tombol DEL. Hal ini akan membawa terbukanya menu SET UP BIOS C-MOS

        Pilih Advance BIOS

        Jadikan CD-ROM sebagai first booting system

        Simpan dan keluar dari Set Up BIOS

        Masukkan CD bootable ke dalam CD-Rom

Komputer akan melakuakn booting lagi melalui CD dan akan muncul l Command (DOS) prompt di layar anda.

Jika kita sudah mempunyai OS WIN 95 dan ingin meng up grade menjadi win 98, dapat dilakukan booting DOS dengan cara cepat. Restart/reboot komputer anda, hold (tekan dan tahan) tombol F8 ketika komputer sedang melakukan booting. Ini akan meuju pada menu pilihan booting lewat mana. Pilih menu “Command Prompt Only”  yang akan membawa kita start dengan DOS prompt.

Begitu pula jika sudah mempunyai win 98 dan ingin menginstal ulang/menambah dengan cara yang sama, maka pada saat komputer booting tekan tombol CTRL, ini  akan membawa pada menu pilihan booting. Pilih menu “Command Prompt Only”  yang akan membawa start dengan DOS prompt.

Setelah booting dari DOS dan muncul command prompt, kita harus dapat mengakses CD-ROM/Hard Disk yang merupakan source/master system operasi windows yang akan diinstal. Selanjutnya instalasi dapat dimulai.

 

c.         Rangkuman 1

1.    Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para pengguna.

              2.     Sistem operasi merupakan bagian yang sangat penting, untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna. Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan, efisien, dan berevolusi dalam penggunaan sistem komputer.

              3.     Salah satu sistem operasi berbasis GUI yang saat ini banyak digunakan di pasar/masyarakat adalah MS Windows.

              4.     Komputer yang akan diinstall system operasi windows (98) minimal mempunyai spesifikasi prosesor 486DX atau 66 MHz, RAM 24 Megabytes, dan space hard disk minimal 205 MB – 400 MB.

              5.     Media yang dapat digunakan untuk melakukan instalasi adalah CD, Hard disk, dan internet.

 

d.        Tugas 1

1.      Pelajarilah uraian materi tentang Konsep dasar sistem operasi berbasis GUI (MS Windows) ini!

2.      Buatlah rangkuman dari materi tersebut, diskusikan dengan teman anda!

 

e.        Tes Formatif 1

1.      Apa yang dimaksud dengan Sistem operasi?

2.      Sebutkan jenis-jenis sistem operasi berdasarkan layananan (interface) terhadap pengguna, beserta contohnya!

3.      Hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum instalasi, sehingga tidak menyebabkan kesalahan/error selama proses instalasi? Jelaskan secara singkat!

4.      Bagaimana cara melakukan booting dengan disket DOS?

 

f.          Kunci Jawaban Formatif 1

1.       Sistem operasi adalah sistem yang mengatur kerja seluruh komponen/perangkat sistem komputer sehingga dapat bekerja dengan baik, dan sekaligus sebagai penghubung/interface antara sistem komputer dengan pengguna (user)

2.       jenis-jenis sistem operasi berdasarkan layananan (interface) terhadap pengguna:

·         Sistem operasi berbasis TEXT, contoh: MS DOS, UNIX, LINUX

·         Sistem operasi berbasis GUI (Graphical User Interface), contoh: MS Windows, LINUX

Catatan: LINUX dapat berbasis TEX dapat pula berbasis GUI

3.       Hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum instalasi, sehingga tidak menyebabkan kesalahan/error selama proses instalasi:

             menjalankan  SCAN DISK untuk mengecek sekaligus memperbaiki jika ada problem pada hard disk yang akan diinstalasi.

             Jalankan program antivirus untuk menghilangkan virus pada hard disk

             Non aktifkan semua program antivirus yang berjalan di komputer, karena dapat  mengganggu proses instalasi.

             Tutuplah semua program yang berjalan (running) selama set-up berlangsung.

4.      Cara melakukan booting dengan disket DOS:

             Restart / reboot komputer anda.

             Saat komputer melakukan booting tekan dan tahan tombol DEL, hal ini akan membawa ke menu SET UP BIOS C-MOS.

             Pilih Advance BIOS.

             Jadikan floppy disk sebagai first booting system.

             Simpan dan keluar dari Set Up BIOS (pilih save & exit).

             Masukkan disket yang berisi DOS/start up ke dalam floppy disk.

             Booting lagi dari awal.

g.        Lembar Kerja 1

 

Alat dan bahan :

1)        Pensil/ball point  …………………………………………………………….. 1 buah

2)        Penghapus ……………………………………………………………………. 1 buah

3)        Kertas folio…………………………………………………………………….. secukupnya

4)        Komputer………………………………………………………………………. 1 unit

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

1)      Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.

2)      Baca dan pahamilah petunjuk praktikum pada setiap lembar kegiatan belajar.

3)      Pastikan komputer dalam keadaan baik, semua kabel penghubung terkoneksi dengan baik.

4)      Jangan meletakkan benda yang dapat mengeluarkan medan elektromagnetik di dekat komputer (magnet, handphone, dan sebagainya).

5)      Gunakanlah komputer sesuai fungsinya dengan hati-hati.

6)      Setelah selesai, matikan komputer dengan benar.

 

Lembar Kerja 1

1)      Pastikan jenis prosesor dan RAM komputer yang digunakan. Tanyakan pada instruktur atau dapat dilihat dengan seksama pada monitor, pada saat komputer booting. Catat hasilnya.

2)      Periksa semua kabel penghubung pada komputer.

3)      Hidupkan komputer dengan menekan saklar pada komputer, jangan menghidupkan komputer dengan memasukkan colokan ke stop kontak ketika saklar dalam keadaan on.

4)      Cobalah cek berapa space hard disk free (kosong) pada drive C yang tersedia.

5)      Lakukan Scan virus pada hard disk.

6)      Nonaktifkan scan virus yang ada (aktif) di komputer yang anda gunakan.

7)      Tutup dan nonaktifkan seluruh program yang aktif dikomputer yang anda gunakan, termasuk screen server.

8)      Lakukan scandisk pada hard disk.

9)      Restart komputer anda, tekan dan tahan (hold) tombol DEL saat komputer sedang booting. Ini akan membawa ke SET UP BIOS. Jadikan floppy disk menjadi first booting pada komputer anda. SAVE dan keluar dari SET UP BIOS (pilih SAVE & EXIT).

10)    Masukkan disket  DOS untuk booting DOS sehingga muncul command prompt.

11)    Ulangi langkah 10 dan 11 untuk booting melalui CD-ROM dengan CD yang bootable.

12)    Jika telah selesai, tutuplah aplikasi Protel for Windows 1.5 anda dan matikanlah komputer dengan benar.

 

 


2.        Kegiatan Belajar 2: Pelaksanaan Instalasi sistem operasi berbasis GUI

a.        Tujuan Kegiatan Pemelajaran 2

Setelah mempelajari kegiatan belajar ini diharapkan peserta diklat dapat melaksanakan proses instalasi sistem operasi yang berbasis GUI.

 

b.        Uraian Materi 2

Sebelum proses instalasi dilaksanakan, perlu dipersiapkan hal-hal yang terkait, baik software maupun hardware. Hardware yang digunakan haruslah memenuhi standar minimal sistem yang dibutuhkan, hard disk perlu discan terlebih dahulu, semua program yang berjalan harus di non-aktifkan seperti telah dijelaskan pada kegiatan belajar 1.

 

1)  Memulai Instalasi

Instalasi sistem operasi berbasis GUI dapat dilakukan dari command prompt DOS, maupun dari sistem operasi lain yang sudah ada. Misalnya dari windows 95 dan akan di-upgrade ke windows 98. Pada prinsipnya kedua cara ini hampir sama.

Jika dilaksanakan melalui DOS tentu harus booting dulu melalui DOS. Setelah muncul DOS prompt, pindah ke diskdrive dimana source/master  sistem operasi yang akan di install berada. Selanjutnya ketik SETUP dan tekan enter, proses instalasi akan dimulai.

Demikian juga jika melalui sistem operasi lainnya. Cari SETUP.EXE pada source/master sistem operasi yang akan diinstal, lalu jalankan.

Setelah Setup dijalankan, installer secara otomatis akan melakukan scan hard disk. Scandisk yang berjalan ketika proses setup/instal hanya berfungsi untuk mengecek terjadinya kesalahan, tidak memperbaiki ketika ada problem pada hard disk. Untuk memberbaiki jika ada problem, maka harus keluar dari setup windows dan menjalankan Scandisk dari DOS atau sistem operasi lain yang sudah ada. Misalnya jika setup windows 98 dilakukan dari MS-DOS, lalu muncul pesan bahwa ada problem pada hard disk, maka langkahnya:

       Keluar dari setup windows

       Jalankan scandisk, bisa dari:

o        disket start up (ketik a: scandisk.exe/all),

o        CD (ketik d:\win98\scandisk.exe/all)

o        Hard disk (ketik c:\win98\scandisk.exe/all)

     Lalu ikuti instruksi yang muncul pada layar monitor untuk memperbaiki masalah yang ada.

     Jalankan kembali instalasi (setup) windows.

Dalam proses setup/instalasi ada lima proses utama yang akan dikerjakan, yaitu:

       Persiapan setup “Preparing to windows 98 installation”

   Salah satu persiapan adalah peringatan “warning” agar seluruh program (selain setup) yang sedang berjalan ditutup / di non aktifkan. Termasuk program anti virus realtime.

 

Gambar7. Halaman Awal Proses Instalasi

 

        Mengumpulkan informasi komputer yang akan diinstal “Collecting information about your Computer”

Pada proses ini installer akan mencari informasi dan melakukan beberpa proses terhadap komputer yang akan diinstal, antara lain : space hard disk apakah cukup, membuat direktory windows, menyimpan file system sebelumnya jika perlu disimpan, menentukan lokasi (negara) pengguna, dll.

Gambar 8. Pengumpulan Informasi “Preparing Directory”

 

 

Gambar 9. Pengumpulan informasi “establishing location”

 

 

        “Copying windows 98 files to your computer”

   Meng-copykan file-file yang akan diperlukan oleh window kedalam   hard disk

        “Restrat/Reebooting komputer”

    Me-restart komputer

        Setting up hardware and finalizing setting”

 Melakukan set up hardware

Dengan mengikuti seluruh instruksi yang muncul pada hard disk, proses instalasi akan dapat diselesaikan dengan mudah. Termasuk ketika diminta memasukkan serial number/CD_key, masukkan kode/serial number dari Source/master windows installer yang digunakan. (Setiap CD installer windows pasti disertakan serial number/CD key nya – tertera di sampul CD atau dalam file serial.txt).

 

Menginstall Driver

Ketika Setup selesai dijalankan, berarti proses instalasi sistem operasi windows 98 telah selesai dan sudah bisa dioperasikan. Namun penggunannya belum bisa optimal, karena belum semua perangkat sistem komputer bisa diakses (termasuk hardware luar), sebagai bukti tampilannya masih kasar dan sound card belum berfungsi. Sound card, VGA card, printer, Network/internet Card, dll belum bisa digunakan karena memerlukan driver. Driver haruslah diinstal sehingga akses bisa optimal.

Untuk menginstal driver dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

·       Klik menu “start” à pilih setting à control panel, maka akan terbuka jendela seperti Gambar 11.

Gambar 10. Kotak Dialog “Control Panel”

 

Dari kotak dialog yang muncul pilih “Add New Hardware”. Windows akan melakukan pencarian (search) hardware yang belum dikenali / belum ada drivernya. Sebagai contoh sistem operasi mengenali bahwa driver untuk internet belum ada. Selanjutnya windows meminta pengguna (user) untuk menunjukkan dimana source/master driver dari hardware asing yang ditemukan berada.  Lihat Gambar 11 dibawah.

Setelah diarahkan ke lokasi dimana driver berada, klik next, dan proses pencarian driver akan dilaksanakan. Jika driver yang dimaksud bisa ditemukan, maka dengan mengikuti seluruh instruksi yang muncul di monitor, proses instalasi driver akan dapat dikerjakan dengan baik.

 

Gambar 11. Kotak Dialog untuk Mencari Driver

 

Selain melalui “add new hardware”, instalasi driver dapat dilakukan secara khusus dengan mengakses masing-masing device hardware yang diinginkan. Berikut ini contoh menginstal driver VGA card secara langsung.

 

Menginstall driver VGA Card

Klik menu start à setting à control panel à Display , maka akan terbuka kotak dialog seperti Gambar 12.

Dari kotak dialog display properties pilih setting à lalu pilih menu advanced à dilanjutkan pilih menu adapter. Untuk mengubah adapter/driver yang lebih baik maka pilih change. Selanjutnya akan terbuka jendela seperti Gambar 13 di bawah.

Setting

Setting

 

Gambar 12. Kotak Dialog Display Property

 

Gambar 13. Kotak Dialog Untuk Untuk Mengubah Driver Disply

Lokasi master/source driver dapat berada di disket, CD-ROM atau lokasi tertentu. Akan lebih mudah jika lokasi nya di tunjukkan lebih spesifik dengan menekan tombol browse folder tempat driver yang dimaksud berada. Setelah menekan tombol next, proses pencarian driver dimulai, dan setelah ditemukan lakaukan proses instalasi driver. Dengan ditemukannya driver VGA card yang tepat, tampilan layar monitor komputer akan lebih jelas, indah, dan menarik.

 

c.      Rangkuman 2

1)      Proses instalasi/setup sistem operasi GUI dapat dijalnkan melalui DOS maupun sistem operasi lainnya

2)      Pada modul ini, sistem operasi berbasais GUI yang diambil sebagai contoh untuk dievaluasi adalah windows 98. Ada 5 macam kegiatan yang dilaksanakan selama proses instalasi Sistem operasi windows 98 yaitu:

o         Persiapan setup “Preparing to windows 98 installation”

o         Collecting information about your Computer

o         Copying windows 98 files to your computer

o         Restrat/Reebooting komputer

o         Setting up hardware and finalizing setting

3)        Ketika setup.exe  telah dijalankan, dengan mengikuti instruksi-instruksi yang muncul pada layar monitor, proses instalasi akan dapat diselesaikna dengan mudah.

4)        Agar sistem operasi yang diinstal dapat berjalan secara maksimal, driver untuk mengakses hardware perlu diinstal. Driver yang perlu diinstal antara lain. VGA card, sound card, printer, dll.

 

 

d.         Tugas 2

1)    Pelajarilah uraian materi tentang instalasi sistem operasi berbasis GUI (MS Windows)!

2)    Jelaskan bagaimana menjalankan instalasi sistem operasi GUI melalui DOS, dengan master/source nya berada pada CD ROM!

3)    Jelaskan cara menginstal driver VGA card!

4)    Buatlah rangkuman dari materi tersebut, diskusikan dengan teman anda!

 

e.         Tes Formatif 2

1)    Bagaimana cara menjalankan setup/sistyem operasi GUI melaui DOS

2)    Apa bedanya scandisk yang otomatis dijalankan sewaktu proses setup, dibandingkan dengan scandisk yang kita jalankan sendiri di luar proses setup?

3)    Apa yang dimaksud dengan serial number dalam proses instalasi?

4)    Dalam sistem komputer dikenal istilah driver/adapter. Dalam hal ini, apakah yang dimaksud dengan driver tersebut?

 

 

 

f.          Kunci Jawaban Formatif 2

1)    Booting melalui DOS. Kemudian switch ke hard disk/CD ROM diamana source/master sistem operasi berada. Cari file setup.exe. Jalankan dengan mengetikkan setup, lalu tekan enter. Ikuti instruksi yang kreluar pada layar monitor.

2)    Proses setup yang otomatis dijalankan ketika setup hanya berfungsi untuk mendeteksi hard disk apakah ada error/problem ataukah tdak, dan tidak bisa memperbaiki jika sungguh-sungguh ada problem. Sedangkan  scandisk yang dijalankan sendiri di luar setup dapat mendeteksi dan sekaligus memperbaiki jika ada problem yang terjadi.

3)    Serial number adalah angka/kode tertentu (yang dikeluarkan oleh perusahaan/pemilik lisensi software) untuk verifikasi legalitas software yang digunakan. Jika serial number yang dimasukkan benar, maka proses akan diteruskan, tapi jika salah instalasi akan dibatalkan. Serial number ini biasanya tertulis pada cover CD master sistem operasi.

4)    Driver adalah pengarah, artinya sebuah software yang perlu diinstal, yang akan berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara komputer dengan device tertentu sehingga kerja sistem bisa maksimal.

 

g.          Lembar Kerja 2

Alat dan bahan :

1)        Pensil/ball point  ……………………………………………………..           1 buah

2)        Penghapus …………………………………………………………….           1 buah

3)        Kertas folio……………………………………………………………..           secukupnya

4)        Komputer……………………………………………………………….           1 unit

5)        Source/master sistem operasi GUI………………………………..           1 unit

 

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

1)        Berdo’alah sebelum memulai kegiatan belajar.

2)        Baca dan pahamilah petunjuk setiap lembar kegiatan belajar.

3)        Pastikan komputer dalam keadaan baik, semua kabel penghubung terkoneksi dengan baik.

4)        Jangan meletakkan benda yang dapat mengeluarkan medan elektromagnetik di dekat komputer (magnet, handphone, dan sebagainya).

5)        Gunakanlah komputer sesuai fungsinya dengan hati-hati.

6)        Setelah selesai, matikan komputer dengan benar.

 

Lembar Kerja 2

1)        Periksa semua kabel penghubung pada komputer.

2)        Siapkan source/master sistem operasi yang akan diinstal. Pastikan media yang akan digunakan, apakah CD-ROM atau harddisk.

3)        Hidupkan komputer dengan menekan saklar pada komputer, jangan menghidupkan komputer dengan memasukkan colokan ke stop kontak ketika saklar dalam keadaan on.

4)        Lakukan boting dengan DOS, bisa menggunakan start up disk (melalui disk drive), CD bootable (melalui CD-ROOM), maupun melalui hard disk dengan menekan tombol ctrl atau F8 akan muncul menu dan pilihlah menu command prompt only. Cara booting DOS lihat kembali pada kegiatan belajar 1.

5)        Simpan (back up) seluruh data yang ada pada drive C, agar saat anda melakukan proses instalasi, tidak ada data yang akan terhapus/rusak.

6)        Masuk/arahkan ke drive (hard disk atau CDROM) dimana master/source sistem operasi GUI (dalam hal ini sbg contoh digunakan windows 98).

7)        Setelah masuk ke direktory yang dimaksud (contoh d:/win98/setup.exe) ketikkan setup.exe lalu tekan enter. Setup akan dimulai.

8)        Ikuti seluruh instruksi yang muncul pada layar monitor. Catat hal-hal penting yang anda temukan, untuk didiskusikan dengan teman atau instruktur anda.

9)        Setelah setup selesai lakukan instalasi driver. Klik start menu à setting à control panel à add new hard ware. Lalu ikuti instruksi-instruksi yang muncul pada monitor! (Lihat cara instalasi driver di atas).

10)     Jika telah selesai, matikanlah komputer dengan benar.


3.        Kegiatan Belajar 3: Pengoperasian dan Troubleshooting Sistem Operasi Berbasis GUI (windows 98)

 

a.        Tujuan Kegiatan Pemelajaran 3

Setelah mempelajari kegiatan belajar ini peserta diklat diharapkan mampu mengoperasikan, melakuakan pengecekan dan trouble-shooting terhadap sistem operasi berbasis GUI.

 

b.        Uraian Materi 3

1)  Mematikan, Me-restart dan melakukan Stand-by Mode

pada Komputer

Pada Windows, terdapat cara-cara tertentu untuk mematikan komputer.

Mematikan dan Me-Restart Komputer

Klik pada tombol Start, yang akan diikuti oleh tampilnya Start Menu. Klik pada Shutdown yang akan diikuti oleh tampilnya kotak dialog Shut Down Windows. Pilihlah Shut Down untuk mematikan komputer dan Re-Start untuk me-restart. Lalu klik OK.

Melakukan Stand-By

Ketika komputer anda berada pada kondisi Stand-by Mode, maka komputer anda akan menghabiskan energi listrik yang lebih sedikit, akan tetapi dapat di nyalakan kembali secara cepat. Klik pada tombol Start, yang akan diikuti oleh tampilnya Start Menu. Klik pada Shutdown yang akan diikuti oleh tampilnya kotak dialog Shut Down Windows. Pilihlah Stand-by Mode lalu Klik OK.     

 

2) Memulai Sebuah Program

Berikut adalah langkah-langkah untuk memulai sebuah program:

           Klik pada tombol Start yang terletak pada bagian kiri bawah dari layar anda.

           Sorot pada Programs yang akan diikuti oleh munculnya Program Menu.

           Jika anda melihat ada tanda panah, artinya pada bagian itu terdapat menu bagian yang lain.

           Carilah program yang ingin anda jalankan dan klik pada program tersebut untuk memulainya.

 

3) Window (jendela dialog)

Apa yang dimaksud dengan windows dapat dilihat pada gambar

dibawah.


 

Tool bar

Menu Bar

close

Maximize/restore

Minimizee

Title Bar

Control Box

Work area bar

Border Area bar

Status bar

Task bar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

    

Gambar 14. Window dan Bagian-bagiannya

      

Tabel berikut menunjukkan fungsi dari bagian-bagian window

 

Tabel 1. Bagian Bagian dari Window dan Fungsinya

 

Control box

menyediakan menu yang memungkinkan untuk mengembalikan, memindahkan, mengubah ukuran atau menutup sebuah window.

Border

memisahkan window dari desktop. Gerakan border untuk mengubah ukuran dari window.

Title bar

menampilkan nama dari program atau file yang dijalankan.

Minimize buttonMinimi

Gunakan Minimize untuk menghapus windows secara sementara dari dekstop. Selama window di minimize, nama dari window tersebut akan tampak pada taskbar.

Maximize

Gunakan Maximize untuk membuat window tersebut memenuhi keseluruhan layar.

Restore

Restore digunakan untuk mengembalikan windows yang telah di maximize ke ukuran semula. Restore hanya muncul saat pada saat layar berada pada keadaan maximize.

Close

Klik Close button untuk menutup window.

Menu

Menu menampilkan program menu. Anda mengirimkan perintah perintah ke dalam program menggunakan menu ini.

Tool bar

Toolbar pada umumnya berada di bawah menu bar. Anda dapet menggunakan icon pada toolbar untuk mengirimkan perintah-perintah ke program.

Work area

Work area terletak pada bagian tengah dari window. Hampir keseluruhan pekerjaan anda di lakukan pada bagian ini.

Task bar

Task bar memberikan informasi mengenai program yang anda jalankan.

Status bar

Memberikan informasi status layar saat itu, misalnya pada halaman, kolom, dan baris ke berapa.

 

Jika anda membuka beberapa window pada waktu yang bersamaan, window yang berada paling atas ialah window yang terfocus. Anda hanya dapat berinterkasi dengan window yang terfocus. Untuk mengubah focus dari window window terdapat 3 cara yaitu : 

          Klik dimana saja pada window yang anda focuskan.

          Tekan Alt-Tab tanpa melepasnya, lalu pilihlah window yang ingin anda fokuskan.

          Semua window yang sedang active ditampilkan pada taskbar. Klik pada tombol window yang berada pada taskbar untuk memberi focus pada window tersebut.

Untuk menggerakkan sebuah window pada desktop anda, klik kiri pada title bar window tersebut tanpa melepaskannya, lalu gerakan window tersebut ke tempat yang diinginkan.  

 

4)  Menemukan file/direktori dengan cepat

Ada saatnya ketika kita ingin bekerja dengan suatu file atau direktori, dan terlupa dimana file atau direktory anda tersimpan. Untuk mengatasi hal ini Windows menyediakan fasilitas Search yang dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :

          Klik pada tombol Start.

          Sorotlah Find.

          Sorotlah Files or Folders.

           Tekan Enter. Setelah kotak dialog muncul, isilah nama file/isi teks dari file atau direktori yang anda cari.

 

Gambar 15. Kotak Dialog Find Folder/File

 

5) Dekstop Shourtcut

Desktop shourtcut, biasanya dilambangkan dengan sebuah icon. Icon adalah sebuah file kecil yang mewakili sebuah program, file, direktori, dokumen atau alamat internet. Icon terletak pada desktop. Dengan melakukan double klik (klik dua kali secara cepat) sebuat shourtcut icon, anda akan dibawa langsung ke object yang di wakilkan oleh shourtcut tersebut. Shourtcut hanyalah sebuah penunjuk, sehingga menghapus shourtcut tidak akan menghapus program, file, direktori, dokumen atau alamat internet yang di wakilkan.

Untuk membuat sebuah desktop shourtcut dari item start menu dapat diikuti langkah-langkah berikut : Klik pada start menu dan temukan item yang ingin anda buat shortcutnya. Klik kanan pada item tersebut tanpa melepasnya dan bawa item tersebut ke desktop anda.

Untuk membuat sebuah desktop shourtcut dari item Windows Explorer dapat diikuti langkah-langkah berikut : Bukalah Windows Explorer. Temukan item yang akan dibuat shortcutnya pada Windows Explorer tersebut. Klik kanan pada item tersebut lalu sorot Send to  pilih pada desktop (create Shourtcut).

Untuk membuat dekstop shourtcut dari alamat internet, dapat dilakukan dengan meng-klik kiri pada link yang ingin anda buat shortcutnya, tanpa melepaskan gerakkan dan lepaskan klik-an pada desktop.

 

6) Setting Hari ,Tanggal, dan Waktu

Untuk mengubah setting hari dan tanggal, langkah-langkahnya ialah sebagai berikut :

§         Klik pada Start Menu à Settings à Control Panel à Date/Time. Kotak dialog Date/Time Properties akan muncul seperti pada gambar di bawah.

 

Gambar 16. Setting Waktu

 

§        Frame Date digunakan untuk memilih bulan dan tahun.

§        Time Field digunakan untuk merubah waktu ( jam, menit, detik dan AM/PM ).

§        Pilihlah time zone yang bener sesuai dengan tempat tinggal anda.

§        Klik Apply lalu klik OK.

 

7)     Display Properties

Dispaly adalah salah satu fasilitas windows untuk merubah watak display sesuai yang diinginkan oleh user. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan terkait pengaturan display melalui display properties ini:

·        Mengubah Setting Wallpaper (Background dari Dekstop/ Windows)

·        Mengubah Setting Screen Saver

·        Screen Saver ialah animasi atau tampilan pada layar jika dalam selang waktu tertentu keyboard atau mouse tidak disentuh.

·        Mengubah Tampilan Layar (Appearance)

·        Mengubah Setting Performa Layar (memperkecil/memperbesar layar, memperhalus pixel dll)

Bagaimana untuk masuk ke display properties? Ada 2 cara :

a)      a)    t Klik Kanan pada Background Dekstop à Properties

b)      Start menu  à Settings à Control Panel à Display

 

8) Mematikan program yang membeku

Ketika anda bekerja dengan suatu program, tidak selamanya program tersebut bekerja dengan baik. Ada kalanya program tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya,  sehingga tidak dapat menerima perintah-perintah dari pemakai. Dalam keadaan ini dikatakan bahwa program itu telah membeku atau biasa kita sebut dengan istilah “Hang”. Pada umumnya tidak ada cara untuk memperbaiki program yang “Hang”, tetapi anda dapat mematikan program tersebut secara paksa. Berikut adalah langkah-langkahnya :

Tekanlah Ctrl+Alt+Del pada keyboard secara bersamaan, maka akan muncul dialog box seperti gambar di bawah :

 

Gambar 17. mematikan program yang membeku

 

Untuk mematikan program, pilihlah nama program yang akan dimatikan, lalu tekan tombol “End Task”.

Ada kalanya, sebuah program yang membeku menyebabkan seluruh komputer anda membeku sehingga ketika anda menekan Ctrl+Alt+Del, dialog box diatas tidak muncul. Cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan cara me-restart (reset) komputer anda. (Lihatlah kembali cara me-restart komputer dengan benar pada pembahasan sebelumnya.

 

9) Menghapus Program dari Windows

     Menghapus program adalah bagian yang sangat penting dalam Windows karena hal ini sangatlah sering kita gunakan. Cara untuk menghapus suatu program, dapat diikuti langkah berikut, pilihlah:

Start Menu à Control Panel à Add/Remove Program, maka akan muncul kotak dalog seperti gambar di bawah:

 

 

Gambar 18. Kotak dialog  Add and Remove Program

 

Pilihlah program yang ingin dihapus. Lalu tekan Add/Remove. Sebenarnya dengan menggunakan fasilitas ini, anda pun dapat menginstall sebuah program ke komputer anda.

 

10) Memperbaiki Kerusakan pada Disk

Kerusakan yang terjadi pada sebuah disk akan sangat mempengaruhi performa dari disk tersebut. Akan tetapi, sungguh beruntung karena kerusakan yang terjadi pada disk sebagian besar adalah kerusakan yang tidak serius, yang masih dapat dengan mudah diperbaiki dengan program perbaikan disk.

Dengan menggunakan Microsoft Windows 98, dapat diperbaiki kerusakan-kerusakan disk yang ringan. Untuk memperbaikinya dapat diikuti langkah-langkah berikut :

§         Bukalah My Computer atau Windows Explorer

§         Klik kanan pada drive tujuan (yang akan diperbaiki) dan pilihlah Properties.

§         Lalu Klik tab Tools.

§         Pilih “Check Now” pada bagian Error Checking.

§         Dengan memilih Automaticaly fix file system errors windows akan secara otomatis memperbaiki setiap kerusakan yang ditemuinya.

Untuk lebih jelasnya lihat gambar box seperti dibawah.

Gambar 19. Dialog Box dari Perbaikan Disk

 

11) Men-Defrag Hardisk

       Secara normal, komputer menyimpan data pada hardisk secara continue. Akan tetapi, pada keadaan tertentu komputer menyimpan data tersebut secara terpecah-pecah. Dalam keadaan seperti ini, komputer akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membaca data dari hardisk. Untuk menyatukan data yang terpecah-pecah menjadi data yang continue, gunakanlah program defragmentasi. Untuk mengoperasikan program Defragmentasi pada Windows dapat diikuti langkah-langkah berikut :

§        Bukalah windows explorer, pilih drive mana yang akan anda defrag. Misalnya C:/

§        Sorot drive yang anda pilih, lalu tekan/klik bagian kanan mouse yang anda gunakan.

§        Pilih properties

§        Setelah muncul kotak dialog properties tab ke bagian tools

§        Selanjutnya pilih menu defragment now.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di berikut.

 

Gambar 20. Kotak Dialog Defragment

 

c.         Rangkuman 3

1)         Sistem operasi berbasis GUI (dalam hal ini windows 98) mempunyai tampilan yang sangat bagus (gambar-gambar) sehingga sangat mudah bagi pengguna (user) untuk mengoperasikannya. Istilah ini yang kemudian dikenal dengan user friendly

2)         Banyak sekali fasilitas-fasilitas yang diberikan oleh windows 98 mulai dari fasilitas find file/folder sampai dengan scandisk/disk defragmen, yang semuanya sangat menguntungkan bagi pengguna.

 

d.        Tugas 3

1)         Pelajarilah uraian materi tentang pengoperasian dan troubleshooting Sistem Operasi berbasis GUI (MS Windows) ini dengan baik.

2)         Buka/jalankan sistem operasi windows, lakukan eksplorasi (mencoba-coba) berbagai macam menu yang dimiliki nya. Perhatikan apa yang terjadi pada setiap tombol/menu. Catat hal-hal yang anda anggap penting.

3)         Buatlah rangkuman dari materi tersebut, diskusikan dengan teman anda.

 

e.        Test Formatif 3

1)         Apa yang dimaksud dengan shourtcut?

2)         Suatu saat komputer yang kita operasikan “hang”, tidak dapat menerima perintah-perintah yang kita berikan. Apa yang harus dilakukan?

3)         Jelaskan tentang fasilitas defrag yang dimiliki oleh sistem operasi windows!

 

f.          Kunci Jawaban Formatif 3

1)         Shourtcut adalah file kecil yang mewakilkan sebuah program, file, direktori, dokumen atau alamat internet. Dengan melakukan double klik pada sebuah shourtcut icon, anda akan dibawa langsung ke object yang di wakilkan oleh shourtcut tersebut. Shourtcut hanyalah sebuah penunjuk, sehingga menghapus shourtcut tidak akan menghapus program, file, direktori, dokumen atau alamat internet yang di wakilkan.

2)         Jika komputer hang maka yang dapat dilakukan adalah tekan tombol ctrl+alt+del secara bersamaan. Setelah muncul kotak dialog yang berisi daftar pilihan program-program yang dibuka pilih program yang hang, lalu pilih end task untuk menutup/mengakhirinya. Tapi jika tidak mau lakukan restart/reset pada komputer.

3)         Secara normal, komputer menyimpan data pada hardisk secara continue. Akan tetapi, pada keadaan tertentu komputer menyimpan data tersebut secara terpecah-pecah. Dalam keadaan seperti ini, komputer akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membaca data dari hardisk. Untuk menyatukan data yang terpecah-pecah menjadi data yang continue, gunakan program defragmentasi.

 

g.        Lembar Kerja 3

Alat dan bahan :

1)      Pensil/ball point  ………………………………………………………. 1 buah

2)      Penagpus  ………………………………………………………………. 1 buah

3)      Kertas folio………………………………………………………………. secukupnya

4)      Komputer………………………………………………………………… 1 unit

 

       Kesehatan dan Keselamatan Kerja

1)      Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.

2)      Baca dan pahamilah petunjuk setiap lembar kegiatan belajar.

3)      Pastikan komputer dalam keadaan baik dan semua kabel penghubung terkoneksi dengan baik.

4)      Jangan meletakkan benda yang dapat mengeluarkan medan elektromagnetik di dekat komputer (magnet, handphone, dan sebagainya).

5)      Gunakanlah komputer sesuai fungsinya dengan hati-hati.

6)      Setelah selesai, matikan komputer dengan benar.

 

Lembar Kerja

1)         Periksa semua kabel penghubung pada komputer.

2)         Hidupkan komputer dengan menekan saklar pada komputer, jangan menghidupkan komputer dengan memasukkan colokan ke stop kontak ketika saklar dalam keadaan on.

3)         Lakukan stand by mode pada komputer anda dengan langkah: Klik start à shut down à stand by à Ok

4)         Cobalah untuk mereset/restart  komputer anda.

5)         Setelah komputer hidup kembali, jalankan sebuah program tertentu, melalui :

a.         Start à program file à program tertentu à enter, atau

b.         Double klik pada shourtcut icon yang ada di desktop.

Lakukan eksplorasi dengan program yang anda buka, dan catat hal-hal yang anda anggap penting. Setelah dirasa cukup tutup kembali program tersebut.

6)         Carilah file/folder tertentu dengan cara cepat.

7)         Lakukan pengubahan (setting) hari, tanggal, dan waktu dari komputer anda.

8)         Lakukan pengubahan pada display anda, baik background, screen saver, tampilan, maupun setting dari monitor anda. Lakukan eksplorasi, dan catat hal-hal yang anda anggap penting.

9)         Lakukan defrag pada hardisk anda.

10)     Operasikan program/fasilitas lain yang belum dilakukan, dan catat setiap hal penting yang anda temui untuk didiskusikan dengan teman atau instruktur anda.

11)     Jika telah selesai, matikanlah komputer dengan benar.

 

 

 


BAB III

EVALUASI

 

 

    A.             PERTANYAAN

1.         Apa yang dimaksud dengan Sistem operasi?

2.         Hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum instalasi, sehingga tidak menyebabkan kesalahan/error selama proses instalasi? Jelaskan secara singkat!

3.         Jelaskan syarat minimal dari komputer yang akan di instal sistem operasi berbasis GUI (dalam hal ini windows 98)!

4.         Bagaiamna cara booting DOS dengan disket start up atau CD bootable? Jelaskan

5.         Sebutkan kegiatan/tahapan yang dilaksanakan dalam proses instalasi sistem operasi windows!

6.         Dalam sistem komputer dikenal istilah software driver/adapter. Apakah yang dengan istilah tersebut? Berikan contohnya!

7.         Apa yang dimaksud dengan shortcut dekstop?

8.         Installah sistem operasi windows 98 pada sebuah sistem komputer anda melalui DOS, dengan master/source dalam CD-ROM! (Harddisk dianggap kosong, belum ada sistem operasi apapun).

9.         Lanjutkan dengan menginstall driver/adapter untuk VGA dan sound card  komputer tersebut!

10.      Lakukan Setting (hari, tanggal, waktu), dan display properties dari komputer anda!

 

 

        B.          KRITERIA KELULUSAN

 

Aspek

Skor

(1-10)

Bobot

Nilai

Keterangan

Kognitif (soal no 1 s/d 7)

 

4

 

Syarat lulus nilai minimal 70 dan dan skor setiap aspek minimal 7

 

Cara kerja dan tahapan-tahapan

 

2

 

Keberhasilan instalasi

 

2

 

Pengoperasian, setting, trouble shooting

 

2

 

Nilai Akhir

 

 

Kategori kelulusan:

70 – 79          : Memenuhi kriteria mininal. Dapat bekerja dengan bimbingan.

80 – 89          : Memenuhi kriteria minimal. Dapat bekerja tanpa bimbingan.

90 – 100         : Di atas kriteria minimal. Dapat bekerja tanpa bimbingan.

 

 

 

BAB IV

PENUTUP

 

 

Demikianlah modul pemelajaran INSTALASI SISTEM OPERASI BERBASIS Grphical User Interface (GUI) dibahas. Materi yang telah dibahas dalam modul ini masih sangat sedikit, dan hanya digunakan sebagai dasar bagi peserta diklat untuk belajar lebih lanjut. Diharapkan peserta diklat memanfaatkan modul ini sebagai motivasi untuk menguasai teknik instalasi sistem operasi berbasis GUI lebih jauh, sehingga dapat menginstal sistem operasi lainya yang berbasis GUI, sesuai dengan yang dikehendaki.

Setelah menyelesaikan modul ini dan mengerjakan semua tugas serta evaluasi maka berdasarkan kriteria penilaian, peserta diklat dapat dinyatakan lulus/ tidak lulus. Apabila dinyatakan lulus maka dapat melanjutkan ke modul berikutnya sesuai dengan alur peta kududukan modul, sedangkan apabila dinyatakan tidak lulus maka peserta diklat harus mengulang modul ini dan tidak diperkenankan mengambil modul selanjutnya.

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Microsoft Windows, Readme for MS windows, Microsoft Corporation, 1999

Microsoft Windows, setup, Microsoft Corporation, 199

Microsoft Windows, tips, Microsoft Corporation, 199

Microsoft Windows, intl, Microsoft Corporation, 199

Primadani, Zaki, Tutorial MS Windows, ilmu komputer, Http://www.ilmukomputer.com, November 2008

Samik-Ibrahim, Rahmat M. dan Kelompok Kerja IKI-20230 Fasilkom UI, Kuliah sistem operasi, ilmu komputer.com http://www.ilmukomputer.com, agustus 2009

KODE MODUL

SWR.OPR.101.(2).A

 
 

 

 

 

 

 

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

BIDANG KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN

 

 

Instalasi Sistem Operasi Berbasis GUI (Graphical User Interface)

 

 

 

 

 

 

 

 

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM

DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

2008 – 2009

 

 

 

 

KODE MODUL

SWR.OPR.101.(2).A

 
 

 

 

 

 

 

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

BIDANG KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN

 

 

Instalasi Sistem Operasi Berbasis GUI (Graphical User Interface)

 

                                                         PENYUSUN

TIM SEKOLAH TEKNIK

Sekolah NEGERI PALEMBANG

 

    BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM

DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

2008 – 2009

 

KATA PENGANTAR

Modul dengan judul “Mengistal Sistem Operasi Berbasis GUI“ merupakan bahan pengajaran yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian dari kompetensi bidang keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan.

Modul ini menguraikan tentang cara menginstal sistem operasi yang berbasis Graphical User Interface (GUI). Pada modul ini dipilih sistem operasi windows 98 mewakili sistem operasi berbasis GUI. Keunggulan windows 98 diantaranya banyak digunakan secara luas di berbagai kalangan, tidak men-syaratkan komputer yang sangat canggih, mudah pengoperasiannya, serta cukup stabil. 

Modul ini terkait dengan modul lain yang membahas tentang menginstal PC (hardware) serta mengoperasikan PC secara stand alone. Oleh karena itu, sebelum menggunakan modul ini peserta diklat diwajibkan telah lulus modul tersebut.

                                                                        Palembang, Desember 2008

                                                                          Penyusun

                                                                      

 

                                                                          Tim sekolah Teknik

                                                                          Sekolah Negeri Palembang

 

                                                                    DAFTAR ISI MODUL

 

Halaman

HALAMAN DEPAN …………………………………………………………………………………….. i  

HALAMAN DALAM …………………………………………………………………………………….. ii

KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………………………. iii

DAFTAR ISI MODUL ………………………………………………………………………………….. iv

PETA KEDUDUKAN MODUL ………………………………………………………………………….. vi

PERISTILAHAN / GLOSSARY ……………………………………………………………………….. viii

I.         PENDAHULUAN …………………………………………………………………………… 1

A.      DESKRIPSI JUDUL…………………………………………………………………….. 1

B.       PRASYARAT …………………………………………………………………………… 1

C.      PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL …………………………………………………. 2

1.       Petunjuk Bagi Peserta Diklat …………………………………………………. 2

2.       Peran Instruktur/Guru …………………………………………………………. 3

D.      TUJUAN AKHIR ……………………………………………………………………….. 3

E.       KOMPETENSI …………………………………………………………………………. 4

F.       CEK KEMAMPUAN ……………………………………………………………………. 6

II.      PEMELAJARAN …………………………………………………………………………… 7

A.      RENCANA BELAJAR PESERTA DIKLAT ……………………………………………. 7

B.       KEGIATAN BELAJAR …………………………………………………………………. 7

1.       Kegiatan Belajar 1 : Persiapan Instalasi Sistem Operasi Berbasis GUI. 8

a.       Tujuan Kegiatan Pemelajaran………………………………………….. 8

b.       Uraian Materi 1…………………………………………………………….. 8

c.       Rangkuman 1………………………………………………………………. 20

d.       Tugas 1……………………………………………………………………… 21

e.       Tes Formatif 1……………………………………………………………… 21

f.        Kunci Jawaban Formatif 1……………………………………………….. 21

g.       Lembar Kerja 1…………………………………………………………….. 22

2.       Kegiatan Belajar 2 : Pelaksanaan Instalasi sistem Operasi Berbasis GUI      25

a.       Tujuan Kegiatan Pemelajaran …………………………………………. 24

b.       Uraian Materi 2…………………………………………………………….. 24

c.       Rangkuman 2………………………………………………………………. 33

d.       Tugas 2……………………………………………………………………… 34

e.       Tes Formatif 2……………………………………………………………… 34

f.        Kunci Jawaban Formatif 2……………………………………………….. 34

g.       Lembar Kerja 2…………………………………………………………….. 35

3.       Kegiatan Belajar 3 : Pengoperasian dan Troubleshooting Sistem Operasi Berbasis GUI (windows 98)……………………………………………………………………………………… 38

a.       Tujuan Kegiatan Pemelajaran …………………………………………. 38

b.       Uraian Materi 3…………………………………………………………….. 38

c.       Rangkuman 3………………………………………………………………. 49

d.       Tugas 3……………………………………………………………………… 49

e.       Tes Formatif 3……………………………………………………………… 50

f.        Kunci Jawaban Formatif 3……………………………………………….. 50

g.       Lembar Kerja 3…………………………………………………………….. 51

III. EVALUASI ………………………………………………………………………………….. 53

A.      PERTANYAAN …………………………………………………………………………. 53

B.       KUNCI JAWABAN EVALUASI ……………………………………………………….. 54

C.      KRITERIA KELULUSAN ………………………………………………………………. 56

IV. PENUTUP …………………………………………………………………………………….. 57

DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………………………. 58

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PETA KEDUDUKAN MODUL

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Keterangan :

 

HDW.DEV.100.(2).A·

Menginstalasi PC

HDW.MNT.201.(2).A

Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan periferal

HDW.MNT.203.(2).A

Melakukan perbaikan dan / atau setting ulang sistem PC

HDW.MNT.204.(2).A

Melakukan perbaikan periferal

HDW.MNT.101.(2).A

Melakukan perawatan PC

HDW.MNT.102.(2).A

Melakukan perawatan periferal

SWR.OPR.101.(2).A·

Menginstal sistem operasi berbasis GUI (Graphical User Interface)

SWR.OPR.102.(2).A·

Menginstalasi sistem operasi berbasis text

SWR.OPR.100.(1).A

Menginstalasi software

SWR.MNT.201.(1).A

Mem-Back-Up dan Me-Restore software

NTW.OPR.100.(2).A·

Menginstalasi perangkat jaringan lokal (Local Area Network)

HDW.MNT.202.(2).A

Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC yang tersambung jaringan

HDW.MNT.205.(2).A

Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang koneksi jaringan

SWR.OPR.103.(2).A·

Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis GUI (Graphical User Interface)

SWR.OPR.104.(2).A·

Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis text

NTW.OPR.200.(2).A·

Menginstalasi perangkat jaringan berbasis luas (Wide Area Network )

NTW.MNT.201.(2).A·

Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan berbasis luas (Wide Area Network )

NTW.MNT.202.(2).A·

Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang koneksi jaringan berbasis luas (Wide Area Network)

NTW.MNT.300.(3).A·

Mengadministrasi server dalam jaringan

A

Merancang bangun dan menganalisa Wide Area Network

 

PERISTILAHAN/GLOSSARY

 

LAN                               : Local Area Network

Troubleshooting             : Pemecahan permasalahan yang sering terjadi

Software                       : Piranti lunak, sebuah aplikasi program komputer

Sistem Operasi              : Sistem operasi merupakan sistem yang

  menghubungkan antara pengguna komputer dengan

  perangkat keras komputer.

User friendly                  : Sangat memudahkan pengguna

Booting                          : Menghidupkan komputer saat pertama kali (awal)

Bootable CD                   : CD yang dapat digunakan untuk booting

Setup                            : Menginstalasi


· Dalam tahap penyusunan SKKNI          

Mendiagnosis Permasalahan Pengoperasian PC Dan Peripheral

KODE MODUL

HDW.MNT.201.(2).A

 

 
   

 

 

 

 

 

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

BIDANG KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN

 

Mendiagnosis Permasalahan Pengoperasian PC Dan Peripheral

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENYUSUN

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 4

PALEMBANG

 

 

 

 

 

 

 

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM

DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

2009

 


KATA PENGANTAR

 

Modul dengan judul “Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan peripheral “ merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian dari kompetensi bidang keahlian TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI pada Program Keahlian TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN.

Modul ini menguraikan tentang cara atau proses mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul, memilah masalah berdasar-kan kelompok dan  mengisolasi permasalahan. Kegiatan Belajar 1 membahas tentang Pengenalan pesan/peringatan kesalahan saat booting pada PC melalui POST. Kegiatan Belajar 2 membahas tentang cara Pengenalan pesan/peringatan kesalahan saat aktifasi sistem operasi dan menjalankan aplikasi program.Memeriksa kinerja dan performanssi PC . Kegiatan Belajar 3 merupakan bahasan tentang Penyimpangan fungsi peralatan Input/Output  4 berisi tentang bagimana memilah masalah berdasar-kan kelompoknya 5 membahas tentang bagaimana mengisolasi permasalahan

Modul ini terkait dengan modul-modul lain yang membahas tentang Mengoperasikan PC stand alone dengan sistem operasi berbasis text,  Mengoperasikan PC stand alone dengan sistem operasi berbasis GUI, Mengoperasikan peripheral, Mengkonfigurasi dan menentukan spesifikasi perangkat PC, termasuk komponen pada bagian input, proses dan output.

Oleh karena itu, sebelum menggunakan modul ini peserta diklat diwajibkan telah mengambil modul-modul tersebut.

Palembang,10 februari

Penyusun

 

SEKOLAH NEGERI 4

Palembang


DAFTAR ISI MODUL

 

Halaman

HALAMAN DEPAN ……………………………………………………………… i  

HALAMAN DALAM …………………………………………………………….. ii

KATA PENGANTAR ……………………………………………………………. iii

DAFTAR ISI MODUL …………………………………………………………… iv

PETA KEDUDUKAN MODUL ………………………………………………….. viii

PERISTILAHAN / GLOSSARY ……………………………………………….. x

 

I.       PENDAHULUAN ……………………………………………………… 1

A.    DESKRIPSI JUDUL ………………………………………………… 1

B.     PRASYARAT ……………………………………………………….. 1

C.     PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL …………………………… 2

1.     Petunjuk Bagi Siswa …………………………………………. 2

2.     Peran Guru …………………………………………………….. 3

D.    TUJUAN AKHIR …………………………………………………… 4

E.     KOMPETENSI ………………………………………………………. 4

F.      CEK KEMAMPUAN ………………………………………………… 9

 

II.    PEMELAJARAN ……………………………………………………… 10

A.    RENCANA PEMELAJARAN SISWA …………………………….. 10

B.     KEGIATAN BELAJAR……………………………………………… 12

1.     Kegiatan Belajar : 1.Pengenalan   pesan/peringatan    kesalahan  saat booting pada PC melalui POST…………………………………………………… 12

a.      Tujuan Kegiatan Pemelajaran………………………….. 12

b.     Uraian Materi 1……………………………………………. 12

    1. Prosedur POST…………………………………………. 13

    2. Pesan/Peringatan Kesalahan Test POST…………… 14

    3. Langkah-Langkah Mengenal dan mengidentifikasi

        Pesan/Peringatan Kesalahanmelalui Test POST….. 16

c.      Rangkuman 1……………………………………………… 17

d.     Tugas 1…………………………………………………….. 17

e.      Tes Formatif 1…………………………………………….. 17

f.       Kunci Jawaban Formatif 1………………………………. 18

g.     Lembar Kerja 1……………………………………………. 18

2.     Kegiatan Belajar 2 : Pengenalan pesan/peringatan kesalahan saat aktifasi sistem  operasi dan    mejalankan aplikasi program …………….. 20

a.      Tujuan Kegiatan Pemelajaran …………………………. 20

b.     Uraian Materi 2……………………………………………. 22

     1. Prosedur Test………………………………………….. 22

     2. Pesan/Peringatan Kesalahan………………………… 22

     3. Langkah-Langkah Mengenal dan mengidentifikasi

         Pesan/Peringatan Kesalahan………………………… 26

c.      Rangkuman 2……………………………………………… 26

d.     Tugas 2…………………………………………………….. 26

e.      Tes Formatif 2…………………………………………….. 27

f.       Kunci Jawaban Formatif 2………………………………. 27

g.     Lembar Kerja 2……………………………………………. 28

3. Kegiatan Belajar 3 : Penyimpangan   fungsi    peralatan Input/Output:       30

a.      Tujuan Kegiatan Pemelajaran …………………………. 30

b.     Uraian Materi 3……………………………………………. 30

     1. Prosedur Test………………………………………….. 31

     2. Pesan/Peringatan Kesalahan………………………… 32

     3. Langkah-Langkah Mengenal dan mengidentifikasi

    Pesan/Peringatan Kesalahan………………………… 33

c.      Rangkuman 3……………………………………………… 34

d.     Tugas 3…………………………………………………….. 34

e.      Tes Formatif 3…………………………………………….. 34

f.       Kunci Jawaban Formatif 3………………………………. 34

g.     Lembar Kerja 3……………………………………………. 35

4.     Kegiatan Belajar 4 : Pengklasifikasian berdasarkan kelompok masalah, Identifikasi kemungkinan penyebab dan Menentukan hipotesa awal penyebab masalah:         37

a.      Tujuan Kegiatan Pemelajaran …………………………. 37

b.     Uraian Materi 4……………………………………………. 37

    1. Klasifikasi Permasalahan Pengoperasian PC………. 37

    2. Identifikasi Kemungkinan Penyebab Permasalahan 42

    3. Menentukan Hipotesa Awal Penyebab Masalah…… 42

    4. Prosedure Tes…………………………………………… 43

c.      Rangkuman 4……………………………………………… 45

d.     Tugas 4…………………………………………………….. 45

e.      Tes Formatif 4…………………………………………….. 45

f.       Kunci Jawaban Formatif 4………………………………. 46

g.     Lembar Kerja 3……………………………………………. 46

5. Kegiatan Belajar 5 : Pemeriksaan berdasarkan urutan       yang telah ditentukan   50

a.      Tujuan Kegiatan Pemelajaran …………………………. 50

b.     Uraian Materi 5……………………………………………. 50

    1. Prosedur Test…………………………………………… 51

c.      Rangkuman 5……………………………………………… 53

d.     Tugas 5…………………………………………………….. 53

e.      Tes Formatif 5…………………………………………….. 53

f.       Kunci Jawaban Formatif 5………………………………. 54

g.     Lembar Kerja 5……………………………………………. 55

III.      EVALUASI …………………………………………………………….. 57

A.    PERTANYAAN …………………………………………………….. 61

B.     KUNCI JAWABAN …………………………………………………. 61

C.     KRITERIA KELULUSAN…………………………………………… 63

 

IV.  PENUTUP ……………………………………………………………… 70

V.     DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………… 71


PETA KEDUDUKAN MODUL

 

 

SLTP & yang sederajat

HDW.DEV.100.(2).A·

1

2

3

 I

II

 III

LULUS SMK

HDW.MNT.201.(2).A

HDW.MNT.203.(2).A

SWR.OPR.101.(2).A·

SWR.OPR.100.(1).A

HDW.MNT.102.(2).A

SWR.OPR.102.(2).A·

HDW.MNT.101.(2).A

HDW.MNT.204.(2).A

SWR.MNT.201.(1).A

NTW.OPR.100.(2).A·

HDW.MNT.202.(2).A

HDW.MNT.205.(2).A

SWR.OPR.103.(2).A·

SWR.OPR.104.(2).A·

NTW.OPR.200.(2).A·

NTW.MNT.201.(2).A·

NTW.MNT.202.(2).A·

NTW.MNT.300.(3).A·

A

4

LULUS SMK

 IV

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan :

 

HDW.DEV.100.(2).A·

Menginstalasi PC

HDW.MNT.201.(2).A

Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan periferal

HDW.MNT.203.(2).A

Melakukan perbaikan dan / atau setting ulang sistem PC

HDW.MNT.204.(2).A

Melakukan perbaikan periferal

HDW.MNT.101.(2).A

Melakukan perawatan PC

HDW.MNT.102.(2).A

Melakukan perawatan periferal

SWR.OPR.101.(2).A·

Menginstalasi sistem operasi berbasis GUI (Graphical User Interface)

SWR.OPR.102.(2).A·

Menginstalasi sistem operasi berbasis text

SWR.OPR.100.(1).A

Menginstalasi software

SWR.MNT.201.(1).A

Mem-Back-Up dan Me-Restore software

NTW.OPR.100.(2).A·

Menginstalasi perangkat jaringan lokal (Local Area Network)

HDW.MNT.202.(2).A

Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC yang tersambung jaringan

HDW.MNT.205.(2).A

Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang koneksi jaringan

SWR.OPR.103.(2).A·

Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis GUI (Graphical User Interface)

SWR.OPR.104.(2).A·

Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis text

NTW.OPR.200.(2).A·

Menginstalasi perangkat jaringan berbasis luas (Wide Area Network )

NTW.MNT.201.(2).A·

Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan berbasis luas (Wide Area Network )

NTW.MNT.202.(2).A·

Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang koneksi jaringan berbasis luas (Wide Area Network)

NTW.MNT.300.(3).A·

Mengadministrasi server dalam jaringan

A

Merancang bangun dan menganalisa Wide Area Network

 

 

 

 


PERISTILAHAN/GLOSSARY

 

Beep        :    bunyi speaker yang dikeluarkan komputer pada proses post atau pada saat ada kesalahan/gangguang tertentu. Suara yang muncul melalui speaker komputer, umunya menunjukkan adanya kesalahan dalam program yang sedang berjalan. Beep dapat ditambahkan dalam program yang dibuat dengan menyisipkan kode ASCII 7.

BIOS        :    Basic input output system. Software yang dipasang pada chip komputer:untuk mengatur operasi dasar seperti setting layar, harddisk, dan booting. Bagian dari sistem operasi yang bisa mengidentifikasi set program yang digunakan untuk mem-boot komputer, sebelum menempatkan disket sistem. BIOS terdapat di ROM (Read Only Memory) dari sistem dan umumnya tersimpan secara permanen. Program yang digunakan mikroprosesor untuk menyalakan komputer. BIOS juga mengatur aliran data antara sistem operasi komputer dan perangkat tambahan yang terhubung pada komputer.

Booting    :    Proses menghidupkan komputer.

Bus          :  Saluran yang terdiri dari sekumpulan jalur yang sejenis. Sekumpulan kabel yang merupakan alat transportasi informasi ke semua peralatan dalam sistem. Informasi tersebut dapat berupa data, perintah atau alamat.

CMOS      :  Compelementary Metal Oxide Semiconductor. RAM kecil berukuran 64 byte yang menyimpan setting BIOS saat komputer sedang dimatikan. CMOS merupakan perluasan dari teknologi MOS yang menghasilkan IC dengan kebutuhan tenaga baterai rendah. CMOS digunakan untuk menyimpan program konfigurasi, program diagnostik dan informasi tanggal dan waktu pembuatan file yang tidak akan hilang meskipun komputer dimatikan.

CD ROM Drive:Alat pemutar CD ROM. Suatu drive untuk merekam atau memainkan Compact Disk, yang sering dijumpai adalah CD-ROM (CD Read Only Memory) MO (Magneto-Optical) dan WORM (Write Once Read Many).

Com        :    Singkatan dari Communications atau sering disebut serial port, yaitu komponen yang menghubungkan CPU dengan printer, modem dan alat lainnya.

CPU         : Central Processing Unit. Unit pemroses utama dalam istilah teknik disebut mikroprosesor, sedang dalam pengertian umum adalah mesin komputer yaitu casing beserta semua isi didalamnya. Pusat pengolahan masukan sehingga menghasilkan keluaran. Termasuk di sini adalah semua register, sirkuit aritmatik, unit pembanding, dsb.

Disk         :    Suatu media penyimpanan data. Yang dimaksud dengan disk adalah floppy disk atau hard disk. Sedangkan floppy disk adalah disket. Piringan tipis yang dilapisi bahan magnetik (oksida besi) yang mampu menyimpan sejumlah data atau informasi. Pembacaan dan penulisan informasi dipusatkan pada track.

Drive        :    Pintu, penggerak disk.

Driver      :    Software yang menjadikan sistem operasi bisa berkomunikasi dengan peripheral atau alat lain, misalnya mouse driver untuk mengendalikan mouse.

Hard disk  :    Media penyimpan data berkapasitas besar.

LPT          :    Line Printing Terminal atau paralel port. Port untuk menghubungkan PC dengan printer.

Motherboard: Papan rangkaian komputer tempat semua komponen elektronik komputer terangkai.

Peripheral :  Peralatan. Spesifikasi peralatan pendukung yang dibutuhkan oleh sebuah PC agar dapat bekerja secara optimal.

PCI          :    Peripheral Component Interconnect. Peripheral bus yang umum digunakan pada PC, Macintosh dan workstation. Pertama kali didesain oleh Intel dan muncul di pasaran pada akhir 1993. PCI menyediakan jalur transfer data cepat antara CPU dengan komponen-komponen peripheral lain di PC seperti video, disket, jaringan dan lain-lain.

POST       :    Power on Self-Test yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC untuk bekerja dengan baik.

Power Supply: Suatu rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pencatu daya/pemberi sumber tegangan/arus pada peralatan.

VRAM      :   Video Random Access Memory (Video RAM) tipe spesial dari DRAM yang memungkinkan akses direct high speed memory melalui sirkuit video. Jenis memori ini lebih mahal bila dibandingkan chips DRAM yang konvensional.

RAM        :    Random Access Memory, memori yang dapat dibaca dan ditulis. Informasi akan hilang jika komputer mati.

Reset       :    Mengosongkan memori atau mengenolkan logika keluaran. Memulai dari awal.

USB         :    Universal Serial Bus. Socket yang terdapat di semua PC model baru untuk koneksi perangkat-perangkat USB. USB mendukung instalasi yang mudah dengan system Plug and Play, dan secara bertahap menggantikan port serial dan pararel yang lama. Perangkat USB meliputi scanner, modem dan printer..

Tata letak  :   yaitu gambar susunan komponen-komponen elektonika dalam bentuk gambar wajah dengan ukuran yang tepat sama.


· Dalam tahap penyusunan SKKNI

Cara Mengatasi Trouble shooting PC

Cara Mengatasi Troubleshooting PC Lambat

oleh : Randy Ramadhoni

Diterbitkan di: februari 10, 2009

Para user komputer sering menemukan keluhan yang cukup membosankan, yaitu komputernya menjadi lambat. Terkadang saking stressnya mungkin langsung mengambil solusi untuk menginstall ulang saja, daripada repot mencari permasalahannya, dan itu justru akan memakan waktu lebih banyak.

Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menanggapi masalah “komputer yang lambat!”
1. Spyware dan Virus merupakan salah satu penyebab pc yang lambat, karena yang paling mudah menyusupi dan banyak user yang berinteraksi dengannya (secara tidak langsung), spyware berasal dari banner-banner dan iklan-iklan di suatu halaman web yang mulai beraksi saat kita mengakses halaman / banner tersebut melalui sebuah browser yang memiliki celah keamanan yang tidak bagus, sehingga spyware ini sangat dekat dengan IE.
Beberapa cara untuk menghapus spyware:
1. Indentifikasi dan analisa process yang sedang berjalan dengan windows task manager.
2. Identifikasi dan non aktifkan service yang bersangkutan melalui management console.
3. Identifikasi dan non aktifkan service yang ada di startup item dengan sistem configuration  utilty.
4. Cari dan hapus entry di registry yang ada pada startup.
5. Identifikasi dan hapus file yang mencurigakan.
6. Install dan gunakan spyware detection dan removal.
2. Processor Overheating. Kebanyakan prosesor mudah menghasilkan panas, sehingga membutuhkan pendingin khusus dan jenis fan khusus, sehingga pada saat temperatur prosesor meningkat melampaui batas, sistem akan melambat dan proses akan berjalan lambat. Kipas prosesor yang gagal disebabkan karena :
1. Debu yang menghambat perputaran kipas secara smooth.
2. Fan motor rusak.
3. Bearing fan ada yang doll sehingga fan “jiggling”.
Jiggling adalah jika fan yang sedang berputar ada bunyi krek-krek secara cepat disebabkan bearing fan sudah mulai doll.
3. Ram yang buruk. Beberapa situasi dapat juga karena pengaruh ram yang buruk, hal ini
dikarenakan oleh:
1. RAM timing lebih lambat dari spesifikasi mesin yang optimal.
2. RAM yang memiliki nilai minor hanya bisa dilihat setelah melalui beberapa test.
3. RAM terlalu panas.
4. Harddisk yang fail. Jika harddisk sering mengalami failure, ini juga akan memperburuk performa komputer, dan jenis fail ini banyak penyebabnya, bisa sifatnya mekanis, elektronik, bahkan firmwarenya yang tidak update, harddisk ini akan menyebabkan:
1. Akses time yang lambat.
2. Jumlah bad sector yang terus meningkat saat di scandisk.
3. Ada bluescreen yang tidak terjelaskan.
4. Gagal Boot.
5. Bios Settings. Biasanya bios yang belum dicustom settingnya akan mengalami proses perlambatan beberapa detik, khususnya pada saat booting, untuk itu kita harus mengcustom bios setting agar performa kerja proses boot bisa dipercepat, secara umum settingan bios yang harus diperhatikan adalah:
1. Boot langsung ke harddisk.
2. Disable IDE drive yang tidak terpakai.
3. Set speed latency RAM.
4. Matikan IO / IRQ perangkat onboard yang tidak dipakai.
5. Gunakan Fast POST.
6. Disk type/controller compatibility. Biasanya motherboard sekarang sudah memiliki kontroler yang baik untuk paralel ATA disk, namun kita harus memperhatikan kabel IDE nya, karena kabel ini memiliki beberapa spesifikasi tertentu, ada yang udma 33, 66, dan 100, kalau kita lihat secara fisik, bentuk kabelnya memiliki serabut yang halus halus dan banyak, sedangkan yang udma 33 serabutnya sedikit, jadi gunakanlah kabel yang memiliki spesifikasi yang tinggi untuk disk kita.
7. Windows Services, beberapa service yang harus diperhatikan dan dimatikan jika kita tidak membutuhkanya adalah:
1. FTP 2. Indexing Service
2. Remote Registry
3. Telnet
4. Remote Access
5. Remote Desktop
6. Automatic Update
. 8Process yang invisible. Terkadang, tanpa kita ketahui ada saja program yang berjalan
di memory, padahal kita sudah tidak menggunakannya lagi atau bahkan kita sudah menguninstallnya namun programnya masih ada yang berjalan, untuk itu kita harus memperhatikan process apa saja yang sedang berlangsung di komputer kita dengan melihat task manager, dan kita bisa end taskkan atau kill, lalu kita bisa hapus .exe nya.
9. Disk Fragmentation Sebagaimana karakteristik file dalam sebuah komputer pasti mengalami proses file tersebut di add, di edit, atau di hapus, hal tersebut dapat menyebabkan fragmentasi di beberapa areal sektor harddisk, untuk itu kita perlu merapikan data di komputer kita, yaitu dengan mendefragnya. jika kita menggunakan windows xp, kita bisa menggunakan defrag.exe dan meletakannya di schedule agar dapat berjalan pada waktu yang kita tentukan.
10. Background applications. Kalau kita perhatikan di systray saat kita klik arrow kirinya akan berderetlah icon yang banyak, semakin banyak icon yang terpasang di systray itu menyebabkan komputer semakin lambat merespons proses, karena memory banyak yang terpakai untuk proses itu, sehingga untuk itu kita perlu mematikannya atau menonaktifkan yang tidak diperlukan yaitu dengan mengakses registry:
HKEY_ LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run dan
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunOnce

Menginstall Pc

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 4 PALEMBANG

BIDANG KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN

Menginstalasi PC

PENYUSUN

TIM Sekolah TEKNIK

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 4 PALEMBANG 

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM

DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

KODE MODUL

HDW.DEV.100.(2).A·

iii

KATA PENGANTAR

Modul dengan judul “Menginstalasi PC“ merupakan bahan ajar yang

digunakan sebagai panduan praktikum peserta diklat Sekolah Menengah

Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian dari kompetensi

bidang keahlian TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI pada Program

Keahlian TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN.

Modul ini menguraikan tentang cara atau proses dari menginstalasi PC

yang diawali dengan cara menentukan spesifikasi komputer hingga

pengujian PC. Kegiatan Belajar 1 membahas tentang cara memilih

komponen dan spesifikasi komputer. Kegiatan Belajar 2 membahas

tentang cara menginstalasi komponen PC. Kegiatan Belajar 3 merupakan

bahasan tentang cara mengkonfigurasi PC. Kegiatan Belajar 4 berisi

tentang bagimana menambah peralatan pada PC. Sedangkan Kegiatan

Belajar 5 membahas tentang bagaimana memeriksa hasil instalasi PC

Modul ini terkait dengan modul-modul lain yang membahas tentang

Mengoperasikan PC stand alone dengan sistem operasi berbasis text,

Mengoperasikan PC stand alone dengan sistem operasi berbasis GUI,

Mengoperasikan periferal, Mengkonfigurasi dan menentukan spesifikasi

perangkat PC, termasuk komponen pada bagian input, proses dan output.

Oleh karena itu, sebelum menggunakan modul ini peserta diklat

diwajibkan telah mengambil modul-modul tersebut.

Yogyakarta, Desember 2004

Penyusun

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 4 PALEMBANG  

DAFTAR ISI MODUL

Halaman

HALAMAN DEPAN ……………………………………………………………….. i

HALAMAN DALAM ……………………………………………………………….. ii

KATA PENGANTAR ………………………………………………………………. iii

DAFTAR ISI MODUL …………………………………………………………….. iv

PETA KEDUDUKAN MODUL …………………………………………………… vii

PERISTILAHAN / GLOSSARY ………………………………………………….. ix

BAB I. PENDAHULUAN ……………………………………………………. 1

A. DESKRIPSI JUDUL…………………………………………………… 1

B. PRASYARAT…………………………………………………………… 1

C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL………………………………. 2

1. Petunjuk Bagi Siswa ……………………………………………. 2

2. Peran Guru ……………………………………………………….. 3

3. Tujuan Akhir …………………………………………………….. 4

D. KOMPETENSi ………………………………………………………… 4

E. CEK KEMAMPUAN …………………………………………………… 8

BAB II. PEMELAJARAN …………………………………………………….. . 9

A. RENCANA PEMELAJARAN SISWA………………………………… 9

B. KEGIATAN BELAJAR ………………………………………………… 11

1. Kegiatan Belajar : 1. Peralatan/Komponen dan Spesifikasi

pada PC ………………………………………………… 11

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran………………………….. 11

b.Uraian Materi 1…………………………………………….. 11

c. Rangkuman 1………………………………………………. 22

d.Tugas 1 ……………………………………………………… 22

e. Tes Formatif 1……………………………………………… 22

f. Kunci Jawaban Formatif 1 ………………………………. 22

v

g.Lembar Kerja 1…………………………………………….. 23

2. Kegiatan Belajar 2 : Perakitan PC dan Keselamatan

Kerja dalam Merakit Komputer ……………………………. 24

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran………………………….. 24

b.Uraian Materi 2…………………………………………….. 24

c. Rangkuman 2………………………………………………. 35

d.Tugas 2 ……………………………………………………… 35

e. Tes Formatif 2……………………………………………… 35

f. Kunci Jawaban Formatif 2 ………………………………. 35

g.Lembar Kerja 2…………………………………………….. 35

3. Kegiatan Belajar 3 : BIOS dan Konfigurasi Sistem ……. 38

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran …………………………. 38

b. Uraian Materi 3…………………………………………….. 38

c. Rangkuman 3………………………………………………. 47

d. Tugas 3 ……………………………………………………… 47

e. Tes Formatif 3……………………………………………… 48

f. Kunci Jawaban Formatif 3 ………………………………. 48

g. Lembar Kerja 3…………………………………………….. 48

4. Kegiatan Belajar 4 : Peripheral PC dan Setting

Peripheral ………………………………………………………… 50

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran …………………………. 50

b. Uraian Materi 4…………………………………………….. 50

c. Rangkuman 4………………………………………………. 60

d. Tugas 4 ……………………………………………………… 60

e. Tes Formatif 4……………………………………………… 60

f. Kunci Jawaban Formatif 4 ………………………………. 61

g. Lembar Kerja 4…………………………………………….. 61

5. Kegiatan Belajar 5 : Pemeriksaan Hasil Perakitan PC dan

Peripheral ……………………………………………………….. 63

vi

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran …………………………. 63

b. Uraian Materi 5…………………………………………….. 63

c. Rangkuman 5………………………………………………. 65

d. Tugas 5 ……………………………………………………… 66

e. Tes Formatif 5……………………………………………… 66

f. Kunci Jawaban Formatif 5 ………………………………. 66

g. Lembar Kerja 5…………………………………………….. 66

BAB III. EVALUASI ………………………………………………………….. 78

A. PERTANYAAN ………………………………………………….. 78

B. KUNCI JAWABAN ……………………………………………… 78

C. KRITERIA KELULUSAN ……………………………………….. 70

BAB IV. PENUTUP ………………………………………………………….. 71

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………. 72

vii

PETA KEDUDUKAN MODUL

SLTP & yang

sederajat

HDW.DEV.100.

(2).A·

1 2 3

I II III

LULUS SMK

HDW.MNT.201.

(2).A

HDW.MNT.203.

(2).A

SWR.OPR.101.

(2).A·

SWR.OPR.100.

(1).A

HDW.MNT.102.

(2).A

SWR.OPR.102.

(2).A·

HDW.MNT.101.

(2).A

HDW.MNT.204.

(2).A

SWR.MNT.201.

(1).A

NTW.OPR.100.

(2).A·

HDW.MNT.202.

(2).A

HDW.MNT.205.

(2).A

SWR.OPR.103.

(2).A·

SWR.OPR.104.

(2).A·

NTW.OPR.200.

(2).A·

NTW.MNT.201.

(2).A·

NTW.MNT.202.

(2).A·

NTW.MNT.300.

(3).A·

A 4

LULUS SMK

IV

viii

Keterangan :

HDW.DEV.100.(2).A· Menginstalasi PC

HDW.MNT.201.(2).A Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan

periferal

HDW.MNT.203.(2).A Melakukan perbaikan dan / atau setting ulang

sistem PC

HDW.MNT.204.(2).A Melakukan perbaikan periferal

HDW.MNT.101.(2).A Melakukan perawatan PC

HDW.MNT.102.(2).A Melakukan perawatan periferal

SWR.OPR.101.(2).A· Menginstalasi sistem operasi berbasis GUI (Graphical

User Interface)

SWR.OPR.102.(2).A· Menginstalasi sistem operasi berbasis text

SWR.OPR.100.(1).A Menginstalasi software

SWR.MNT.201.(1).A Mem-Back-Up dan Me-Restore software

NTW.OPR.100.(2).A· Menginstalasi perangkat jaringan lokal (Local Area

Network)

HDW.MNT.202.(2).A Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC

yang tersambung jaringan

HDW.MNT.205.(2).A Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang

koneksi jaringan

SWR.OPR.103.(2).A· Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis GUI

(Graphical User Interface)

SWR.OPR.104.(2).A· Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis text

NTW.OPR.200.(2).A· Menginstalasi perangkat jaringan berbasis luas

(Wide Area Network )

NTW.MNT.201.(2).A· Mendiagnosis permasalahan perangkat yang

tersambung jaringan berbasis luas (Wide Area

Network )

NTW.MNT.202.(2).A· Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang

koneksi jaringan berbasis luas (Wide Area Network)

NTW.MNT.300.(3).A· Mengadministrasi server dalam jaringan

A Merancang bangun dan menganalisa Wide Area

Network

· Dalam tahap penyusunan SKKNI

ix

PERISTILAHAN/GLOSSARY

BIOS : Basic Input Output system . Software yang dipasang pada

chip komputer untuk mengatur operasi dasar seperti layar,

harddisk, memory, VGA, dll. Bagian dari sistem operasi

yang bisa mengidentifikasi set program yang digunakan

untuk mem-boot komputer, sebelum menempatkan disket

sistem. BIOS terdapat di ROM (Read Only Memory) dari

sistem dan umumnya tersimpan secara permanen.

Program yang digunakan mikroprosesor untuk

menyalakan komputer. BIOS juga mengatur aliran data

antara sistem operasi komputer dan perangkat tambahan

yang terhubung pada komputer.

Bus : Saluran yang terdiri dari sekumpulan jalur yang sejenis.

Sekumpulan kabel yang merupakan alat transportasi

informasi ke semua peralatan dalam sistem. Informasi

tersebut dapat berupa data, perintah atau alamat.

Cache Memory:Memori berkecepatan tinggi yang mampu bekerjasama

dengan CPU, bertindak sebagai buffer antara CPU dan

memori utama yang lamban.

Casing : Casing. Kotak tempat mesin komputer (motherboard dan

pendukungnya, power supply, disk drive, hardisk, CD ROM

drive). Wadah atau tempat melindungi motherboard,

control board, power supply disk drive dan komponenkompenen

lainnya. Sebuah case komputer sebenarnya tak

lebih dari rangka dari sebuah komputer. Case ini adalah

tempat komponen-komponen yang membentuk sebuah

sistem komputer terletak, juga untuk meletakkan alat

x

pendingin (cooling fan), dan juga meng-ground listrik

yang terdapat pada komponen-komponen yang ada

melalui rangka yang terbuat dari besi. Case yang besar

dengan tempat ekspansi yang banyak lebih disukai,

dengan adanya ruang ekspansi yang banyak anda dapat

menambahkan perangkat-perangkat lain dengan mudah.

Contoh perangkat-perangkat yang dapat ditambahkan ini

misalnya drive DVD, CD writer, dan lain-lain. Saat ini case

dengan bentuk tower biasanya lebih disukai daripada case

dengan bentuk desktop karena memiliki tempat yang lebih

luas untuk ekspansi, dan juga dapat memiliki kemampuan

pendinginan yang lebih baik. Sebuah case bisa berupa AT

atau ATX, dimana perbedaannya terletak pada posisi

motherboard nantinya, demikian pula power supply yang

datang bersama case tersebut. Case komputer biasanya

datang bersama-sama dengan power supply, walaupun

kadang-kadang disarankan agar anda membeli power

supply terpisah sehingga bisa mendapatkan kedua barang

tersebut dengan kualitas yang sama-sama tinggi.

CD ROM Drive :Alat pemutar CD ROM. Suatu drive untuk merekam atau

memainkan Compact Disk, yang sering dijumpai adalah

CD-ROM (CD Read Only Memory) MO (Magneto-Optical)

dan WORM (Write Once Read Many).

CGA : Color Graphics Adaptor. Salah satu tipe monitor, yaitu

standar Ibm untuk kualitas monitor resolusi rendah, dalam

mode grafik hanya dapat menampilkan 4 warna.

Clock : Jam/pewaktu. Rangkaian pembangkit frekuensi. Sumber

utama dari pulsa elektronik komputer. Clock digunakan

untuk menyamakan operasi semua elemen komputer.

xi

CMOS : Compelementary Metal Oxide Semiconductor. RAM

kecil berukuran 64 byte yang menyimpan setting BIOS

saat komputer sedang dimatikan. CMOS merupakan

perluasan dari teknologi MOS yang menghasilkan IC

dengan kebutuhan tenaga baterai rendah. CMOS

digunakan untuk menyimpan program konfigurasi,

program diagnostik dan informasi tanggal dan waktu

pembuatan file yang tidak akan hilang meskipun komputer

dimatikan.

CPU : Central Processing Unit. Unit pemroses utama dalam istilah

teknik disebut mikroprosesor, sedang dalam pengertian

umum adalah mesin komputer yaitu casing beserta semua

isi didalamnya. Pusat pengolahan masukan sehingga

menghasilkan keluaran. Termasuk di sini adalah semua

register, sirkuit aritmatik, unit pembanding, dsb.

CRT : Catoda Ray Tube Teknologi yang dipakai untuk membuat

sistem tampilan/monitor komputer menggunakan tabung

sinar katoda.

Disk : Suatu media penyimpanan data. Yang dimaksud dengan

disk adalah floppy disk atau hard disk. Sedangkan floppy

disk adalah disket. Piringan tipis yang dilapisi bahan

magnetik (oksida besi) yang mampu menyimpan sejumlah

data atau informasi. Pembacaan dan penulisan informasi

dipusatkan pada track.

DRAM : Dynamic RAM. Memori PC yang dapat dibaca dan ditulisi.

Untuk menyimpan data dalam memori, isinya perlu di

refresh secara periodik. Jenis memori ini banyak

xii

digunakan pada bagian memori utama yang digunakan

untuk rutin proses.

Drive : Pintu, penggerak disk.

EGA : Enhanced Graphics Adaptor. Salah satu standard

resolusi monitor. EGA mampu menampilkan 16 warna

dalam model grafik, setingkat di atas monitor CGA.

Monitor dengan card EGA mampu menampilkan 16 warna

pada bentuk teks (80 x 25 karakter atau 40 x 25

karakter), 16 warna pada bentuk resolusi rendah dan 4

warna pada resolusi tinggi dan tampilan grafik 640 x 350

titik. Perkembangan dari jenis EGA diantaranya adalah ATI

Technologies Inc dengan card bernama EGA WONDER,

dapat menampilkan 132 x 25 karakter. Monitor jenis EGA

masih memakai konektor monitor yang sama dengan

monitor jenis CGA dan Monochrome. EVEREX

mengeluarkan card EPGA (Enhanced Proffesional Graphics

Adapter), mampu menampilkan 649 x 480 titik (dot)

dengan 256 warna, dari 4096 kombinasi warna dasar

(pallette). EPGA dan disebut juga PEGA (Proffesional

Enhanced Graphics Adapter), ataupun PGA (Proffesional

Graphics Adapter), menampilkan layar teks 132 x 43

karakter pada multi frekuensi atau Ulta sync, dan

fleksibilitas yang dapat menggunakan monitor

monochrome maupun enhanced monitor. Monitor ini

mempergunakan konektor 9 pin yang terdiri dari 2 baris.

Hard disk : Media penyimpan data berkapasitas besar.

Head : Kepala, ujung perekam, bagian dari drive atau disk yang

berfungsi untuk membaca atau menulis.

Keyboard : Papan kunci, papan ketik.

xiii

Motherboard : Papan rangkaian komputer tempat semua komponen

elektronik komputer terangkai.

Peripheral : Peralatan. Spesifikasi peralatan pendukung yang

dibutuhkan oleh sebuah PC agar dapat bekerja secara

optimal.

PIC : Programmable Interupt Controller. Kendali sela

terprogram. Chip yang berfungsi untuk mengendalikan

proses penyelaan antar periferal. Alat pengendali sela

periferal yang membantu kerja CPU dalam proses

penyelaan.

Power Supply : Suatu rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai

pencatu daya/pemberi sumber tegangan/arus pada

peralatan.

VRAM : Video Random Access Memory (Video RAM) Tipe spesial

dari DRAM yang memungkinkan akses direct high speed

memory melalui sirkuit video. Jenis memori ini lebih mahal

bila dibandingkan chips DRAM yang konvensional.

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. DESKRIPSI JUDUL

MENGINSTALASI PC merupakan modul teori dan atau praktikum

yang membahas tentang cara menentukan spesifikasi komputer,

merakit/menginstalasi komponen dan peralatan komputer, pengesetan

peralatan dan pengujian komputer PC dan peralatannya.

Modul ini terdiri dari 5 (lima) kegiatan belajar, yaitu pemilihan

komponen dan spesifikasi komputer, cara menginstalasi komponen PC,

cara mengkonfigurasi, penambahan peralatan, dan pemeriksaan hasil

instalasi.

B. PRASYARAT

Kemampuan awal yang dipersyaratkan untuk mempelajari modul ini

adalah :

1. Peserta diklat telah lulus modul / materi diklat Mengoperasikan PC

stand alone dengan sistem operasi berbasis text.

2. Peserta diklat telah lulus modul / materi Mengoperasikan PC

stand alone dengan sistem operasi berbasis GUI.

3. Peserta diklat telah lulus modul / materi diklat Mengoperasikan

peripheral.

4. Peserta diklat menguasai konsep dasar listrik termasuk listrik statis

dan dinamis (Mata Diklat Fisika).

5. Peserta diklat mampu mengkonfigurasi dan menentukan

spesifikasi perangkat PC, termasuk komponen pada bagian input,

proses dan output.

6. Peserta diklat mampu membaca gambar

2

7. Peserta diklat mampu berbahasa inggris

8. Peserta diklat dapat menggunakan peralatan tangan dan

peralatan listrik umum.

C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

1. Petunjuk Bagi Siswa

Siswa diharapkan mampu berperan aktif dan berinteraksi dengan

sumber belajar yang mendukungnya, karena itu harus diperhatikan

beberapa hal sebagai berikut :

a. Langkah – langkah Belajar

Untuk menjadi lebih kompeten dan profesional dalam pekerjaan

menginstalasi PC, maka Anda harus mencermati beberapa hal berikut :

1) Apa yang harus diketahui tentang menginstalasi PC ?

2) Apa yang harus dikerjakan dalam menginstalasi PC ?

3) Bagaimana mengetahui bahwa kita telah berhasil atau belum

dalam menginstalasi PC ?

4) Apa yang harus dilakukan jika kita belum berhasil dalam

menginstalasi PC ?

5) Apa yang harus dilakukan jika kita telah berhasil dalam

menginstalasi PC ?

b. Perlengkapan yang Harus Dipersiapkan

Untuk menunjang keselamatan kerja dan kelancaran tugas yang akan

Anda lakukan, maka persiapkanlah seluruh perlengkapan yang

diperlukan sesuai dengan jenis tugas pada masing-masing kegiatan

pemelajaran.

3

c. Hasil Pelatihan

Anda akan mampu melakukan tugas/pekerjaan menginstalasi PC

sesuai dengan spesifikasi yang dikehendaki.

2. Peran Guru

Guru yang akan mengajarkan modul ini hendaknya mempersiapkan

diri sebaik-baiknya yaitu mencakup aspek strategi pemelajaran,

penguasaan materi, pemilihan metode, alat bantu media pemelajaran,

dan perangkat evaluasinya.

Selain itu guru hendaknya :

a. Membantu siswa dalam merencanakan proses belajar

b. Membimbing siswa melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan

dalam tahap belajar

c. Membantu siswa dalam memahami konsep dan praktik baru serta

menjawab pertanyaan siswa mengenai proses belajar siswa

d. Membantu siswa untuk menentukan dan mengakses sumber

tambahan lain yang diperlukan untuk belajar

e. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan

f. Merencanakan seorang ahli/pendamping guru dari tempat kerja

untuk membantu jika diperlukan

g. Merencanakan proses penilaian dan menyiapkan perangkatnya

h. Melaksanakan penilaian

i. Menjelaskan kepada siswa tentang sikap pengetahuan dan

keterampilan dari suatu kompetensi yang perlu untuk dibenahi

dan merundingkan rencana pemelajaran selanjutnya.

j. Mencatat pencapaian kemajuan siswa

4

D. TUJUAN AKHIR

1. Peserta diklat mampu membuat daftar rencana kebutuhan dan

spesifikasi PC sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan.

2. Peserta diklat mampu menginstalasi PC sesuai dengan spesifikasi

yang diberikan.

3. Peserta diklat mampu menginstalasi peripheral pada PC dengan

benar.

4. Peserta diklat mampu memperbaiki kesalahan instalasi pada PC.

E. KOMPETENSI

Kompetensi yang akan dipelajari adalah Menginstalasi PC dengan

uraian seperti yang diperlihatkan dalam tabel Kompetensi

Menginstalasi PC di bawah ini.

5

KOMPETENSI : Menginstalasi PC

KODE : HDW.DEV.100.(2).A

DURASI PEMELAJARAN : 232 Jam @ 45 menit

A B C D E F G

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

2 1 2 2 1 2 2

KONDISI KINERJA

1. Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :

§ SOP perakitan PC;

§ Instruction Manual dari masing-masing peralatan;

§ Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan;

§ Peralatan atau instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini.

2. Unit Kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya :

§ HDW.OPR.101.(1).A Mengoperasikan PC stand alone dengan sistem operasi berbasis text, atau;

§ HDW.OPR.102.(1).A Mengoperasikan PC stand alone dengan sistem operasi berbasis GUI;

§ HDW.OPR.105.(1).A Mengoperasikan periferal.

3. Pengetahuan yang dibutuhkan :

§ Konsep dasar listrik, termasuk listrik statis dan dinamis (Mata Diklat Fisika);

§ Konfigurasi dan spesifikasi perangkat PC, termasuk komponen pada bagian input, proses dan output.

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN

1. Merencanakan kebutuhan

dan spesifikasi

§ Daftar kebutuhan dan

spesifikasi komputer telah

tersedia

§ Buku manual dan petunjuk

pengoperasian komponen

telah tersedia

§ Jenis-jenis peralatan / komponen

pada PC serta spesifikasi masingmasing

§ Memilih peralatan/

komponen PC secara

teliti.

§ Mengedepankan sifat

jujur dalam pemilihan

komponen berdasarkan

prinsip ekonomi

§ Menjelaskan diagram

blok komputer dan

fungsi masing-masing

§ Menjelaskan jenis-jenis

piranti input dan

output serta spesifikasi

dan perkembangannya

§ Membuat daftar

rencana kebutuhan dan

spesifikasi PC

§ Menjelaskan jenis-jenis

piranti proses serta

spesifikasi dan perkembangannya.

6

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN

2. Menginstalasi komponen

PC

§ Prosedur / SOP perakitan

disiapkan

§ Peralatan instalasi (tools kit)

disiapkan

§ Perangkat yang ingin

diinstalasi diuji sesuai dengan

manual tiap-tiap komponen

§ Perangkat PC dirakit menggunakan

prosedur, cara/metode

dan peralatan yang sudah

ditentukan

§ Langkah-langkah perakitan

komputer serta prosedur dan

keselamatan kerja pada saat

merakit komputer

§ Melaksanakan

Keamanan dan

Keselamatan Kerja

(K3) dalam pengoperasian

peralatan

§ Memperlihatkan sikap

cermat dan teliti dalam

menerapkan prosedur

perakitan PC

§ Menjelaskan prosedur

baku perakitan

§ Menguraikan karakteristik

dan tata cara penanganan

tiap-tiap

komponen PC

§ Menguji komponenkomponen

PC sesuai

dengan buku manual

§ Menginstalasi

komponen PC

3. Mengatur komponen PC

menggunakan software

(melalui setup BIOS dan

aktifasi komponen

melalui sistem operasi)

§ Komponen PC (misal VGA dan

Sound Card On Board) diatur

menggunakan software, baik

yang me-rupakan software

bawaan ataupun melalui

BIOS, sesuai dengan buku

manual tiap-tiap komponen

§ Jenis-jenis BIOS

§ Menu pada BIOS dan fungsi

masing-masing

§ Mengikuti prosedur

dalam pengaturan

BIOS

§ Mengidentifikasi

komponen PC yang

membutuhkan aktivasi

melalui BIOS

§ Melakukan setting BIOS

pada jenis PC yang berbeda

4. Menyambung / memasang

periferal (secara

fisik) dan setting periferal

menggunakan softwar

§ Periferal dipasang / disambung

sesuai dengan SOP

§ Periferal disetting dengan

software spesifik sesuai

dengan buku manual

§ Jenis-jenis dan fungsi periferal

standard

§ Jenis dan fungsi perangkat

identifikasi modern (misal :

barcode, finger scan, retina scan)

§ Jenis, fungsi dan prinsip kerja

perangkat

§ penyimpanan modern (misal :

flash disk, DVD Ram, card reader,

CD RW, DVD RW)

§ Jenis, fungsi dan prinsip kerja

perangkat komunikasi (misal :

modem, IrDA, WiFi, Bluetooth)

§ Cara memasang periferal pada PC

§ Cara mensetting periferal pada

PC

§ Mengikuti prosedur

pemasangan periferal

pada PC

§ Menguraikan jenis dan

fungsi periferal yang

digunakan pada PC

§ Memasang periferal

pada PC

§ Mensetting periferal

pada PC

7

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN

5. Memeriksa hasil perakitan

PC dan pemasangan

periferal

§ Hasil perakitan PC dan pemasangan

periferal diidentifikasi

§ Perakitan, jenis komponen

dan setting yang dilakukan

dicatat dan dilaporkan sesuai

dengan SOP yang berlaku.

§ PC yang telah dirakit diuji

tampilan dan berfungsi

dengan baik

§ PC dapat digunakan sesuai

dengan kriteria unjuk kerja

§ pada unit kompetensi

HDW.OPR.101.(1).A atau

HDW.OPR.102.(1).A

§ Periferal dapat digunakan

sesuai dengan kriteria unjuk

kerja pada unit kompetensi

HDW.OPR.105.(1).A

§ Cara identifikasi hasil perakitan

PC dan pemasangan periferal

§ Mengikuti aturan

dalam pengujian PC

dan periferal

§ Menjelaskan tujuan,

produk, prosedur dan

cara penggunaan peralatan

untuk diagnosis

§ Memeriksa hasil perakitan

PC

§ Memeriksa hasil pemasangan

perifera

§ Hasil yang diperoleh pada

pemeriksaan hasil pera-kitan

PC dan pemasangan periferal

dilaporkan sesuai dengan

format dan pro-sedur yang

telah ditetap-kan (pada logsheet

/ report-sheet).

8

F. CEK KEMAMPUAN

Untuk mengetahui kompetensi awal yang telah Anda miliki, maka isilah

cek lis (Ö) seperti pada tabel pernyataan di bawah ini sesuai

kemampuan yang anda miliki.

Saya dapat

Melakukan

Pekerjaan ini

dengan

Kompeten

Sub

Kompetensi Pernyataan

Ya Tidak

Bila

Jawaban

“Ya”

Kerjakan

Merencanakan

kebutuhan dan

spesifikasi

1. Mengetahui komponen

dan spesifikasi pada PC

2. Membuat daftar

rencana kebutuhan dan

spesifikasi PC

Tes Formatif

1

Menginstalasi

komponen PC

Menguji dan Menginstalasi

komponen PC

Tes Formatif

2

Mengatur

komponen PC

menggunakan

software (melalui

setup BIOS dan

aktifasi komponen

melalui sistem

operasi)

Menyeting BIOS pada

berbagai PC

Tes Formatif

3

Menyambung /

memasang

peripheral (secara

fisik) dan setting

peripheral

menggunakan

software

Menginstalasi peripheral

pada PC

Tes Formatif

4

Memeriksa hasil

perakitan PC dan

pemasangan

peripheral

Memeriksa hasil perakitan

PC dan instalasi peripheral

pada PC

Tes Formatif

5

Apabila anda menjawab TIDAK pada salah satu pernyataan di atas,

maka pelajarilah modul ini.

9

BAB II

PEMELAJARAN

A. RENCANA PEMELAJARAN SISWA

Kompetensi : M enginstalasi PC

Sub Kompetensi : Merencanakan kebutuhan dan spesifikasi

Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat

Belajar

Alasan

Perubahan

Tanda

Tangan

Guru

Peralatan/Kompo-nen

dan Spesifikasi pada PC

Sub Kompetensi : Menginstalasi komponen PC

Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat

Belajar

Alasan

Perubahan

Tanda

Tangan

Guru

Perakitan PC dan

Keselamatan Kerja

dalam Merakit

Komputer

Sub Kompetensi : Mengatur komponen PC menggunakan software

(mela lui setup BIOS dan aktifasi komponen melalui

sistem operasi)

Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat

Belajar

Alasan

Perubahan

Tanda

Tangan

Guru

BIOS dan Konfigurasi

Sistem

Sub Kompetensi : Menyambung/memasang peripheral (secara fisik)

dan setting peripheral menggunakan software

Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat

Belajar

Alasan

Perubahan

Tanda

Tangan

Guru

Peripheral PC dan

Setting Peripheral

10

Sub Kompetensi : Memeriksa hasil perakitan PC dan pemasangan

peripheral

Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat

Belajar

Alasan

Perubahan

Tanda

Tangan

Guru

Pemeriksaan Hasil

Perakitan PC dan

Peripheral

11

B. KEGIATAN BELAJAR

1. Kegiatan Belajar 1: Peralatan/Komponen dan Spesifikasi pada

PC

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran

1) Peserta diklat mampu menjelaskan diagram blok komputer dan

fungsi masing-masing.

2) Peserta diklat mampu menjelaskan jenis-jenis, spesifikasi, dan

perkembangannya dari piranti input, proses, dan output.

3) Peserta diklat mampu membuat daftar rencana kebutuhan dan

spesifikasi PC.

b. Uraian Materi 1

Peralatan/Komponen pada PC meliputi unit input, unit proses, dan unit

output. Supaya komputer dapat digunakan untuk mengolah data,

maka harus berbentuk suatu sistem yang disebut dengan sistem

komputer. Secara umum, sistem terdiri dari elemen-elemen yang

saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan

suatu tujuan pokok dari sistem tersebut.

Tujuan pokok dari sistem komputer adalah mengolah data untuk

menghasilkan informasi sehingga perlu didukung oleh elemen-elemen

yang terdiri dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak

(software), dan brainware. Perangkat keras adalah peralatan

komputer itu sendiri, perangkat lunak adalah program yang berisi

perintah-perintah untuk melakukan proses tertentu, dan brainware

adalah manusia yang terlibat di dalam mengoperasikan serta

mengatur sistem komputer.

12

Gambar 1. Struktur Komputer

Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan

dan membentuk satu kesatuan. Perangkat keras tanpa perangkat

lunak tidak akan berarti apa-apa, hanya berupa benda mati. Kedua

perangkat keras dan lunak juga tidak dapat berfungsi jika tidak ada

manusia yang mengoperasikannya.

1) Struktur dan Fungsi Komputer

Struktur komputer didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap komponen

saling terkait. Struktur sebuah komputer secara sederhana, dapat

digambarkan dalam diagram blok pada Gambar a. Sedangkan fungsi

komputer didefinisikan sebagai operasi masing-masing komponen

sebagai bagian dari struktur. Adapun fungsi dari masing-masing

komponen dalam struktur tersebut adalah sebagai berikut:

13

a) Input Device (Alat Masukan)

Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk

memasukan data atau perintah ke dalam komputer. Input device

adalah alat yang digunakan untuk menerima input dari luar sistem,

dan dapat berupa signal input atau maintenance input. Di dalam

sistem komputer, signal input berupa data yang dimasukkan ke dalam

sistem komputer, sedangkan maintenance input berupa program yang

digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Dengan demikian,

alat input selain digunakan untuk memasukkan data juga untuk

memasukkan program.

Beberapa alat input mempunyai fungsi ganda, yaitu disamping sebagai

alat input juga berfungsi sebagai alat output sekaligus. Alat yang

demikian disebut sebagai terminal. Terminal dapat dihubungkan ke

sistem komputer dengan menggunakan kabel langsung atau lewat alat

komunikasi.

Terminal dapat digolongkan menjadi non intelligent terminal, smart

terminal, dan intelligent terminal. Non intelligent terminal hanya

berfungsi sebagai alat memasukkan input dan penampil output, dan

tidak bisa diprogram karena tidak mempunyai alat pemroses.

Peralatan seperti ini juga disebut sebagai dumb terminal. Smart

terminal mempunyai alat pemroses dan memori di dalamnya sehingga

input yang terlanjur dimasukkan dapat dikoreksi kembali. Walaupun

demikian, terminal jenis ini tidak dapat diprogram oleh pemakai,

kecuali oleh pabrik pembuatnya. Sedangkan intelligent terminal dapat

diprogram oleh pemakai.

Peralatan yang hanya berfungsi sebagai alat input dapat digolongkan

menjadi alat input langsung dan tidak langsung. Alat input langsung

yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses,

14

sedangkan alat input tidak langsung melalui media tertentu sebelum

suatu input diproses oleh alat pemroses.

Alat input langsung dapat berupa papan ketik (keyboard), pointing

device (misalnya mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics

tablet), scanner (misalnya magnetic ink character recognition, optical

data reader atau optical character recognition reader), sensor

(misalnya digitizing camera), voice recognizer (misalnya microphone).

Sedangkan alat input tidak langsung misalnya keypunch yang

dilakukan melalui media punched card (kartu plong), key-to-tape yang

merekam data ke media berbentuk pita (tape) sebelum diproses oleh

alat pemroses, dan key-to-disk yang merekam data ke media magnetic

disk (misalnya disket atau harddisk) sebelum diproses lebih lanjut.

(1) Keyboard

Merupakan alat input standart yang diperlukan dalam setiap PC.

Komponen ini tidak mengalami perkembangan yang pesat. Hanya

dalam konektor dalam PC nya saja yang mengalami perkembangan.

Dimulai dengan keyboard XT, keyboard PS2, keyboard USB dan yang

baru berkembang sekarang ini adalah keyboard wireless.

Gambar 2. Keyboard AT

15

Gambar 3. Keyboard PS/2

Gambar 4. Keyboard Wireless

(2) Mouse

Mouse merupakan komponen input yang sanagt diperlukan jika

menggunakan sistem operasi grafis. Mouse lebih banyak

eprkembangannya dari pada keyboard.

Muali dari mouse serial, mouse PS/2, mouse scroll, dan saat mouse

optik.

Gambar 5. Mouse Serial

16

Gambar 6. Mouse PS/2

G am bar 7. Mouse Optik Gambar 8. Mouse Ball

b) Output Device (Alat Keluaran)

Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan

keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hardcopy

(ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.

Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi

empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image

(dalam bentuk grafik atau gambar), suara, dan bentuk lain yang dapat

dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga golongan pertama

adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia,

sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk

proses selanjutnya dari komputer. Peralatan output dapat berupa:

17

 Hard-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk mencetak

tulisan dan image pada media keras seperti kertas atau film.

Contoh hard-copy devicce:

Gambar 8. Printer

 Soft-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk menampilkan

tulisan dan image pada media lunak yang berupa sinyal elektronik.

G a mbar 9. Proyektor Gambar 10. Monitor

 Drive device atau driver, yaitu alat yang digunakan untuk

merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh

mesin pada media seperti magnetic disk atau magnetic tape. Alat

ini berfungsi ganda, sebagai alat output dan juga sebagai alat

18

input. Sekarang media penyimpan yang berkembang adalah disk

drive, hard disk, CD-ROM/CD-RW.

Gambar11l. Hard Disk Gambar 12. CD-RW

Gambar 13. Disk Drive

c) I/O Ports

Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar

sistem. I/O Port juga biasa disebut dengan bagian interface (antar

muka) karena peralatan input dan output di atas terhubung melalui

port ini.

d) CPU (Central Processing Unit)

CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi

operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat

pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja

komputer.

19

Gambar 14. Prosesor

CPU merupakan tempat pemroses instruksi-instruksi program, yang

pada komputer mikro disebut dengan micro-processor (pemroses

mikro). Pemroses ini berupa chip yang terdiri dari ribuan hingga

jutaan IC. Dalam dunia dagang, pemroses ini diberi nama sesuai

dengan keinginan pembuatnya dan umumnya ditambah dengan

nomor seri, misalnya dikenal pemroses Intel 80486 DX2-400 (buatan

Intel dengan seri 80486 DX2-400 yang dikenal dengan komputer 486

DX2), Intel Pentium 100 (dikenal dengan komputer Pentium I), Intel

Pentium II-350, Intel Pentium III-450, Intel Celeron 333, AMD K-II,

dan sebagainya. Masing-masing produk ini mempunyai kelebihan dan

kekurangan masing-masing.

e) Memori

(1) Random Access Memory (RAM)

Semua data dan program yang dimasukkan melalui alat input akan

disimpan terlebih dahulu di memori utama, khususnya RAM, yang

dapat diakses secara acak (dapat diisi/ditulis, diambil, atau dihapus

isinya) oleh pemrogram. Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian

utama, yaitu:

 Input storage, digunakan untuk menampung input yang

dimasukkan melalui alat input.

20

 Program storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksiinstruksi

program yang akan diakses.

 Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan

diolah dan hasil pengolahan.

 Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari

pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.

Input yang dimasukkan melalui alat input akan ditampung terlebih

dahulu di input storage. Bila input tersebut berupa program maka

akan dipindahkan ke program storage, dan bila berbentuk data maka

akan dipindahkan ke working storage. Hasil dari pengolahan juga

ditampung terlebih dahulu di working storage dan bila akan

ditampilkan ke alat output maka hasil tersebut dipindahkan ke output

storage.

Gambar 15. Random Access Memory

(2) Read Only Memory (ROM)

Dari namanya, ROM hanya dapat dibaca sehingga pemrogram tidak

bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM. ROM sudah diisi oleh pabrik

pembuatnya berupa sistem operasi yang terdiri dari program-program

pokok yang diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya

program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian

tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan

bootstrap program. Program bootstrap diperlukan pada saat pertama

21

kali sistem komputer diaktifkan. Proses mengaktifkan komputer

pertama kali ini disebut dengan booting, yang dapat berupa cold

booting atau warm booting.

Cold booting merupakan proses mengaktifkan sistem komputer

pertama kali untuk mengambil program bootstrap dari keadaan listrik

komputer mati (off) menjadi hidup (on). Sedangkan warm booting

merupakan proses pengulangan pengambilan program bootstrap pada

saat komputer masih hidup dengan cara menekan tiga tombol tombol

pada papan ketik sekaligus, yaitu Ctrl, Alt, dan Del. Proses ini

biasanya dilakukan bila sistem komputer macet, daripada harus

mematikan aliran listrik komputer dan menghidupkannya kembali.

Instruksi-instruksi yang tersimpan di ROM disebut dengan

microinstruction atau firmware karena hardware dan software

dijadikan satu oleh pabrik pembuatnya. Isi dari ROM ini tidak boleh

hilang atau rusak karena bila terjadi demikian, maka sistem

komputer tidak akan bisa berfungsi. Oleh karena itu, untuk

mencegahnya maka pabrik pembuatnya merancang ROM sedemikian

rupa sehingga hanya bisa dibaca, tidak dapat diubah-ubah isinya oleh

orang lain. Selain itu, ROM bersifat non volatile supaya isinya tidak

hilang bila listrik komputer dimatikan.

Pada kasus yang lain memungkinkan untuk merubah isi ROM, yaitu

dengan cara memprogram kembali instruksi-instruksi yang ada di

dalamnya. ROM jenis ini berbentuk chip yang ditempatkan pada

rumahnya yang mempunyai jendela di atasnya. ROM yang dapat

diprogram kembali adalah PROM (Programmable Read Only Memory),

yang hanya dapat diprogram satu kali dan selanjutnya tidak dapat

diubah kembali. Jenis lain adalah EPROM (Erasable Programmable

Read Only Memory) yang dapat dihapus dengan sinar ultraviolet serta

22

dapat diprogram kembali berulang-ulang. Disamping itu, ada juga

EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory)

yang dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram kembali.

c. Rangkuman 1

1) Komputer PC terdiri dari tiga bagian utama, yaitu bagian input,

proses, dan output. Setiap bagian terdiri dari beberapa komponen

yang saling mendukung.

2) Setiap komponen pada PC mempunyai spesifikasi tertentu dan

kegunaan/fungsi khusus.

d. Tugas 1

1) Amati sebuah PC, sebutkan mana yang termasuk unit input, unit

proses, dan unit output.

2) Bukalah casing suatu PC, sebutkan catat dan sebutkan namanama

komponen yang ada didalamnya.

e. Tes Formatif 1

1) Gambarkan struktur/diagram blok dari komputer dan jelaskan

fungsi masing-masing bagian !

2) Sebutkanlah komponen-komponen pada PC yang termasuk unit

input !

3) Berilah satu contoh spesifikasi dari prosesor/mikroprosesor

f. Kunci Jawaban Formatif 1

1) Lihat Gambar a. Struktur Komputer beserta penjelasannya.

2) Keyboard, Mouse, Joy stake, Microphone, Midi, Camera,

Scanner,dsb.

3) Intel Pentium 133 : Kecepatan clock 133 Mhz, tegangan kerja 5V,

cache memori 128KB

23

g. Lembar Kerja 1

Alat dan bahan :

1) Komputer PC 1 unit lengkap dengan multi media

2) Buku manual reference untuk komponen PC yang sesuai

3) Tools set

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.

2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah

ditentukan.

Langkah Kerja

1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini.

2) Bukalah penutup casing pada CPU

3) Amati semua komponen yang ada.

4) Catatlah semua komponen yang ada pada CPU dan di luar CPU.

5) Buka dan bacalah buku manual reference yang sesuai dengan

komponen yang ada.

6) Catatlah spesifikasi dari komputer tersebut.

7) Buatlah laporan tentang spesifikasi dari komputer yang anda

amati tersebut.

8) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing (pengajar).

9) Jika semua telah selesai tutuplah kembali cashing pada CPU dan

rapikan alat dan bahan kemudian kembalikan ke tempat semula.

24

2. Kegiatan Belajar 2: Perakitan PC dan Keselamatan Kerja

dalam Merakit Komputer

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran

1) Peserta diklat mampu menginstalasi komponen PC dengan baik

dan aman.

2) Peserta diklat mampu mengetahui tindakan yang membahayakan

dalam pemasangan komponen PC.

b. Uraian Materi 2

Sebelum merakit sebuah PC pastikan pertalatan yang dibutuhkan

sudah tersedia, Peralatan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :

Obeng, tang, AVO meter (bila ada), solder, timah solder, isolasi, tali

pengikat kabel dan buki catatan. Solder maupun AVO meter jarang

dipakai apabila mempergunakan komponen yang masih baik.

Pengukuran arus dan tegangan listrik hanya dilakukan apabila

komponen yang dipergunakan adalah komponen bekas yang anda

tidak mengetahui apakah masih baik atau tidak. Sebaiknya tidak

menggunakan AVO meter pada motherboard apabila motherboard

masih baik, karena anda tidak tahu titik-titik mana yang merupakan

titik ukur. Kecerobohan dalam hal ini bisa menimbulkan akibat fatal.

Apabila anda mempergunakan komponen baru, anda tidak perlu

melakukan pengukuran arus dan tegangan dengan AVO meter. AVO

meter mungkin perlu dipergunakan hanya untuk mengetahui tegangan

listrik di jala-jala listrik rumah anda saja. Bila anda sudah mengetahui

lihatlah di bagian power suply komputer (terdapat di dalam

cahing/kotak komputernya) apakah sudah diatur pada skala tegangan

yang sesuai dengan tegangan listrik di tempat anda atau belum. Bila

type power suply-nya tergolong type otomatik anda tidak perlu

hawatir. Apabila power suplynya tergolong semi otomatik,

25

kemungkinan anda harus memindahkan posisi saklar pengatur

tegangan ke posisi tegangan yang sesuai dengan tegangan listrik di

tempat anda.

Selanjutnya untuk merakit komputer personal anda dapat mengikuti

langkah-langkah sebagai berikut :

1) Ambil motherboard dan letakkan di tempat yang aman. Persiapkan

peralatan dan buku manual dari masing komponen PC. Baut

motherboard dengan papan casing, sehingga akan lebih kuat dan

aman.

Gambar 16. Motherboard

2) Pasanglah processor pada tempatnya (soket-nya) perhatikan

tanda pada processor harus ditempatkan sesuai dengan tanda

yang ada pada soket tersebut (tidak boleh terbalik). Kuncilah

tangkai pengunci yang biasanya terdapat disisi soket processor.

Perhatikan kode titik atau sisi processor dengan bentuk miring

merupakan petunjuk agar bagian processor itu dipasang pada

bagian slot yang memiliki tanda sama. Bacalah dengan baik

manual processor dari pabriknya Apabila anda kurang hati-hati

atau terbalik memasang processor ini bisa berakibat fatal. Bila

anda ragu sebaiknya pada saat membeli motherboard bisa anda

26

tanyakan kepada penjualnya. Kemudian pasanglah kipas

pendingin diatasnya. Pada produk processor terakhir sudah

dilengkapi dengan kipas pendingin.

Gambar 17. Pemasangan Prosesor

3) Pasanglah memori RAM pada tempatnya dengan baik, perhatikan

sudut memori yang biasanya berlekuk harus ditempatkan pada

tempatnya secara hati-hati. Apabila anda terbalik memasangnya,

maka memori akan sulit dimasukan. Pada jenis memori SDRAM,

dudukan memori di motherboard memiliki pengunci yang akan

bergerak mengunci bersamaan dengan masuknya memori ke

dalamnya.

27

Gambar 18. Pemasangan RAM

4) Masukan motherboard ke dalam cashing (kotak komputer),

kaitkanlah pengait plastik yang biasa disediakan oleh pabrik

cashing, ke dalam lubang yang terdapat pada motherboard. Pada

sudut yang memungkinkan anda tempatkan baut, bautlah

motherboard tersebut pada cashing untuk menghindarkan

terjadinya pergeseran motherboard pada waktu anda memindahmindahkan

CPU nantinya. Sebaiknya hati-hati memasang

motherboard pada cashing karena bentuknya tipis kecil dan

memiliki rangkaian elektronik yang rumit.

28

Gambar 19. Memasukkan Motherboard dalam Casing

5) Pasanglah kabel khusus catu daya motherboard yang ada pada

prower suply (biasanya dituliskan P8 dan P9), kabel berwarna

hitam dari kedua konektornya harus dipasang berdampingan.

Apabila anda mempergunakan jenis motherboard jenis ATX,

pasanglah kabel power khusus tersebut pada slot power khusus

ATX yang terdapat pada motherboard tersebut.

Gambar 20. Pemasangan Kabel pada Motherboard

29

6) Pasanglah hard disk, floppy drive pada tempat yang telah tersedia

dalam cashing CPU, kencangkan dudukannya dengan baut secara

hati-hati. Bila ada CD ROM drive, pasangkan pula alat ini secara

hati-hati dan dikencangkan dengan baut. Perlu diperhatikan untuk

CD-ROM dan hard disk jumper terpasang dengan benar, karena

akan mengindentifikasikan sebagai master atau slave, akrena jika

salah hard disk atau CD-ROM tidak akan terdeteksi.

Gambar 21. Pemasangan Kabel dan Jumper

Gambar 22. Pemasangan Harddisk, Disk Drive, dan CD ROM pada

Casing

7) Sambungkan kabel dari power suply ke slot power yang terdapat

di hard disk, flopy drive dan CD ROM drive. Perhatikan sudut

30

konektor plastiknya pada kabel tersebut biasanya sudah dirancang

pas sesuai dengan dudukan yang terdapat pada hard disk, flopy

drive atau CD ROM drive. Bila anda memasang konektor ini

terbalik, maka pada saat anda memasukan konektor tersebut akan

terasa sedikit sulit. Segeralah cabut konektornya dan masukan

kembali pada posisi yang tepat.

Gambar 23. Pemasangan Kabel Power pada Harddisk, Disk Drive, dan

CD ROM

8) Sambungkan kabel pita (kabel data) pada dudukan hard disk,

flopy drive dan CD ROM drive. Kabel ini berfungsi untuk

menghubungkan peralatan tersebut ke motherboard. Perhatikan

sisi kabel berwarna merah harus ditempatkan pada kaki nomor

satu (lihat keterangan yang dituliskan pada hard disk atau flopy

drive ataupun CD ROM drive). Bila terbalik memasangnya

komputer tidak akan bekerja baik dan dapat merusakan peralatanperalatan

tersebut. Kabel yang terpasang ke flopy drive lebih

sempit bila dibandingkan kabel penghubung hard disk ataupun CD

ROM drive. Kabel penghubung hard disk dan CD ROM drive sama

ukurannya. Untuk kabel Pita strip merah pada pinggir kabel

menandakan no:1.

31

Gambar 24. Pemasangan Kabel Data

9) Sambungkan kabel dari flopy drive ke slot untuk flopy drive,

demikian pula sambungkan kabel dari hard disk ke slot IDE nomor

1, dan kabel dari CD ROM ke slot IDE nomor 2. Perhatikan juga

agar sisi kabel berwarna merah harus menempati kaki nomor satu

pada tiap slot. Anda bisa melihat keterangan yang tertulis di

motherboard ataupun di manual motherboard.

Gambar 25. Slot Disk Drive, Hard disk dan CD ROM

10) Pasanglah VGA card pada slotnya, bila anda memiliki card dari

jenis ISA, anda harus menempatkan card tersebut pada ISA slot

bus di motherboard. Bila anda memiliki card VGA jenis PCI, anda

harus pasangkan card tersebut pada slot bus PCI di motherboard.

32

Tetapi jika VGA berupa VGA onboard, tinggal mengatur dalam

BIOS.

Gambar 26. Pemasangan VGA Card pada Motherboard

11) Pasang expansion card tambahan pada PCI maupun ISA.

Expansion card dapat berupa LAN card sound card , TV tunner

card, video capture dan lain-ain. Setelah itu kencangkan dengan

baut denag dudukan casing PC.

Gambar 27. Mengencangkan Epansion Card pada Casing

33

12) Hubungkan konektor kabel penghubung tombol “Reset” ke pin

“Reset” yang terdapat pada motherboard. Hubungkan pula

konektor kabel penghubung speaker ke pin bertuliskan speaker

yang ada pada motherboard. Sering ditulis dengan kode LS.

Beberapa cashing telah dilengkapi pula kabel lampu indikator

berikut kabel penghubungnya lengkap dengan konektornya agar

perakit komputer tinggal menghubungkan saja ke motherboard.

Gambar 28. Memasang Tombol-tombol Casing

13) Pasanglah kabel data dari monitor ke slot yang terdapat di card

VGA, perhatikan konektornya memiliki 3 deretan kaki yang

tersusun rapi, dengan konektor berbentuk trapesium.

14) Pasangkan konektor keyboard ke slot keyboard yang terdapat di

motherboard. Dan perangkat yang lain.

Gambar 29. Terminal untuk I/O Motherboard

34

15) Pasangkan kabel listrik (power) dari layar monitor ke slot power

yang terdapat di bagian belakang power suply yang telah

terpasang pada cashing CPU. Bila konektornya tidak cocok, anda

dapat memasang kabel listrik tersebut ke jala-jala listrik rumah

anda. Anda akan membutuhkan T konektor untuk membagi listrik

ke monitor dan CPU yang anda rakit. Pasangkan kabel listrik untuk

CPU ke slot yang terdapat pada power suply di bagian belakang

cashing CPU.

Gambar 30. Pemasangan Kabel Power

Sekarang anda telah berhasil merakit sebuah Personal Komputer,

tetapi anda belum bisa mempergunakan komputer tersebut. Anda

masih harus mengatur program BIOS, dan memasang (menginstal)

program sistem operasi dan program aplikasi ke dalam hard disknya.

Sebelum anda mengatur program BIOS, anda cek kembali semua

langkah yang telah anda lakukan tadi. Perhatikan posisi “jumper”

jangan ada yang salah, demikian pula processor dan RAM serta kabelkabel

penghubung hard disk, flopy drive dan CD ROM drive. Setelah

anda yakin benar dan sudah sesuai dengan keterangan yang

35

tercantum dalam manual pabrik dari setiap peralatan tadi. Anda bisa

melakukan pengaturan program BIOS.

c. Rangkuman 2

1) Dalam merakit komponen pastikan tidak ada kaki komponen yang

terbalik, atau pemasangan kabel yang terbalik. Karena akan

berakibat fatal bagi komponen maupun peralatan yang lain.

2) Urutkan dalam merakit komponan PC sesuai dengan manual

instruksinya.

d. Tugas 2

1) Gambarkan urutan kaki komponen prosessor dan RAM.

2) Ambil sebuah motherboard PC, sebutkan nama dan fungsi dari

jumper, soket, chip, dan slot yang ada dalam motherboard.

e. Tes Formatif 2

1) Bagaimana cara mengatahui urutan kabel pita pada floppy

maupun hard disk?

2) Bagaimana cara memasang prosesor pada motherboard.

f. Kunci Jawaban Formatif 2

1) Dengan melihat warna kabel pada bagian tepi. Kabel nomor 1

adalah kabel yang berwarna merah atau biru, kabel berikutnya

bernomor berikutnya (2-34 untuk floppy dan 2-40 untuk hard

disk).

2) Lihat uraian materi 2 pada bagian pemasangan prosesor.

g. Lembar Kerja 2

Alat dan bahan :

1) Komponen PC untuk 1 unit lengkap dengan multi media.

36

2) Buku manual reference untuk komponen PC yang sesuai.

3) Tools set.

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.

2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah

ditentukan.

Langkah Kerja

1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini.

2) Bukalah penutup casing.

3) Pasangkan motherboard ke dalamnya.

4) Buka dan bacalah buku manual reference yang sesuai dengan

komponen yang ada.

5) Pasangkan disk drive, hard disk, dan CD ROM drive ke casing pada

tempat yang telah disediakan dengan rapi, benar, dan kuat.

6) Pasangkan prosesor beserta pendingin dan kipasnya pada

motherboard dengan hati-hati dan benar.

7) Pasangkan RAM pada mother board.

8) Instalasi pengkabelan motherboard dengan mengacu pada buku

manual referencenya (kabel : power, kipas, disk drive, hard disk,

CD ROM Drive, LED, tombol reset, power, dlsb).

9) Pasangkan kabel power ke disk drive, hard disk, dan CD ROM

Drive.

10) Pasangkan kabel ke disk drive, hard disk, dan CD ROM Drive

dengan urutan yang benar.

11) Pasangkan semua card I/O yang ada pada slot yang tersedia di

motherboard dengan benar kemudian disekrup pada

pemegangnya supaya kuat dan kokoh.

37

12) Cek kembali semua sambungan dan pemasangan komponen yang

telah dikerjakan dengan teliti, setelah yakin benar periksakan hasil

kerja anda pada pengajar.

13) Buatlah laporan tentang perakitan PC dari komputer yang anda

rakit tersebut.

14) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing (pengajar).

15) Jika semua telah selesai tutuplah kembali cashing pada CPU dan

rapikan alat dan

38

3. Kegiatan Belajar 3 : BIOS dan Konfigurasi Sistem

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran

1) Peserta diklat mampu mengenal BIOS dalam setiap PC.

2) Peserta diklat mampu mengoperasikan BIOS untuk mengaktifkan

dan menonaktifkan PC.

b. Uraian Materi 3

Basic Input Output System atau sering disebut BIOS merupakan

firmware. BIOS digunakan untuk mengatur komponen PC secara

software atau dengan kata lain disebut dengan istilah jumper less

Komponen PC yang dapat diseting melalui BIOS hanya tertentu saja,

dan merupakan komponen pokok dalam sebuah PC dan komponen

yang terintegrasi dengan mainboard (Onboard). Berikut komponen

yang dapat di set melalui BIOS:

· Hard disk

· CD-ROM

· Floppy disk

· RAM

· Processor

· LAN onboard

· Souncard onboard

· VGA onboard

Dalam modul ini digunakan Award BIOS sebagai contoh untuk

menkofigurasi komponen PC. Sedangakn untuk BIOS dengan merk

lain hampir sama, hanya letak dan namnya saja yang munkin

berbeda. Pada AWARD BIOS terdapat beberapa menu pokok yaitu:

MAIN, ADVANCED, POWER, BOOT, EXIT. Berikut langakah – langkah

untuk mengatur komponen PC.

39

1) Hard Disk dan CD-ROM

Untuk komponen hard disk, dalam BIOS hanya mangatur aktif

tidaknya serbuah hard disk, dan juga menentukan berapa besar

kapasitas sebuah hard disk baiks scara manual maupun otomastis.

Terletak dalam menu MAIN kemudian dilanjutkan pada sub menu

letak dari drive terpasang.

Gambar 31.Pengenalan Hard Disk dan CD-ROM pada BIOS

Selanjutnya untuk mengatur hard disk atau CD ROM, masuk ke sub

menu letak hard disk atau CD ROM terpasang. Kita asumsikan

bahawa hard disk terlatak pada primary master.

Gambar 32. Penentuan Hard Disk dan CD-ROM pada BIOS

40

Dalam menu di atas merupakan tampilan untuk mengatur hard disk

yang terletak di primary master. Yang perlu diatur dalam menu di atas

adalah “type”, dalam menu tersebut terdapat pilihan diantaranya:

Auto, User Type HDD, CD-ROM, LS-120, ZIP, MO, Other ATAPI device,

dana None. Untuk lebih amany pilih Auto karena system akan

medeteksi secara otomatis device yang terpasang, sedangkan None

digunakn untuk men-disable hard disk atau tidak ada device yang

terpasang.

2) Floppy Disk

Untuk mengatur floopy disk terletak dalam menu yang sama seperti

hardik dan CD_ROM. Terletak dalam menu MAIN dan pada umumnya

bernama legacy diskette A. dalam opsi drive A dapat dipilih bermacam

jenis type Disk Drive seperti 1.44 MB, 3.5-“ 720Kb, 3.5 “ – 2.88MB,

3.5” -360KB, 5.24”- 720kb, 5.25” dan none. Opsi “none” digunakan

untuk menonaktifkan floppy disk. Pilih sesuai dengan floopy disk yang

terpasang atau jika tidak terdapat floopy disk terpasang dapat

digunakan pilihan None.

Gambar 33. Pengenalan Floppy Disk pada BIOS

41

3) RAM

RAM hanya dapat diatur bagian clock latency-nya saja tetapi tidak

semua RAM dapat diatur, merk tertentu saja yang dapat di set secara

manual. Hanya RAM yang sering digunakan untuk overcloking yang

dapat diset manual. Untuk mestting masuk ke menu advanced à

Chip Configuration.

Gambar 34. Pengaturan RAM pada BIOS

Pada gambar di atas untuk menentukan seting secara manual atau

otomatis terletak dalam sub menu “SDRAM Cofiguration” Untuk “By

SPD” akan dilakukan seting secara automatis oleh sistem sedangkan

untuk seting secara manual pilih “User Define”. Hati- hati dalam

mengubah nilai Clock latency dari RAM, sesuaikan dengan

kemampuan RAM yang terpasang. Untuk lebih amannya gunalan

pilihan secara otomatis selain lebih aman nilai yang diatur akan

disesuaikan dengan nilai default RAM yang terpasang.

4) Prosesor

Ada beberapa cara untuk mengatur kecepatan prosesor sesuai dengan

kemampuannya. Untuk seting dengan BIOS tidak semua prosesor bisa

42

diatur, hanya prosesor tertentu saja yang dapat di set lewat BIOS.

Untuk mengatur variabel-variabel dalam prosesor masuk kedalam

menu advanced, maka akan terlihat beberapa menu yang

berhubungan dengan CPU, yaitu: CPU speed, CPU/PCI Frequency,

dan CPU/Memory frequency ratio. CPU Speed merupakan kecepatan

CPU yang dapat ditentukan secara Manual maupun otomatis. Untuk

melakukan Overcloking dapat dilakuakn seting pada bagian

CPU/Memory frequency ratio. Pada bagian ini dapat di set jika CPU

Speed dipilih manual. Tetapi perlu diingat sesuiakn dengan

kemampuan prosesor karen jika tidak akan berakibat fatal.

Gambar 35. Pengaturan Prosesor pada BIOS

5) LAN Onboard dan Sound onboard

Untuk kedua komponen ini sama dalam melakukan konfigurasi di

dalam BIOS. Terletak dalam menu yang sama dan untuk

mengaktifkan dengan memelih “enabled” pada masing-masing

komponen. Sedangkan untuk menonaktifkan cukup dengan memilih

“disabled”. Sedangkan untuk opsi auto digunakan untuk medeteksi

secara otomatis, jika ada komponen yang terpasang maka akan

automatis mengaktifkan komponen tersebut. Untuk masuk dalam

43

konfigurasi komponen ini masuk menu Advanced à Chip

Configuration. Dalam versi BIOS ini LAN Onboard dengan menu MCP

MAC Controller sedangkan Sound Onboard denagn menu MCP Audio

Controller, pilih enabled atau Auto untuk mengatifkan komponen

tersebut. Perlu diingat apbila ingin memasang komponen baru yang

bukan onboard dan komponen tersebut sejenis dengan komponen

yang onboard maka harus dinon-aktifkan komponen yang onboard

tersebut terlebih dahulu. Karena jika tidak akan terjadi konflik IRQ

atau I/O addres-nya.

Gambar 36. Pengaturan LAN dan Sound onboard pada BIOS

6) VGA Onboard

Untuk mengatur komponen VGA onboard yang perlu diperhatikan

adalah mengatur besar kecilnya shared memori. Shared memori

adalah memori yang digunakan oleh VGA sebagai buffer dan

diambilkan dari RAM. Besarnya nilai shared memori tegantung

kemampuan VGA dan besarnya RAM yang terpasang. Untuk mangatur

besarnya shared memori masuk ke menu advaced Chip Configuration.

Pilih bagian “VGA Shared memory size”. Besar kecilnya nilai memory

yang diambil tergantung dari Jenis VGA Onboardnya dan besarnya

kapasitas RAM yang terpasang.

44

Gambar 37. Pengaturan VGA Onboard pada BIOS

Satu hal lagi dalam VGA yang sangat penting adalah Primary VGA

BIOS. Opsi ini terletak dalam menu Advanced à PCI Configuration,

digunakan untuk memilih urutan deteksi dari VGA yang terpasang

dalam sistem. Urutan tersebut diantaranya: PCI VGA Card, AGP VGA

card, dan Onboard VGA. Jika VGA yang digunkan dalah Onboard maka

set dengan Onboard VGA.

Gambar 38. Penentuan Jenis VGA lewat BIOS

45

7) Aktivasi komponen melalui sistem operasi

Untuk mengaktifkan komponen-komponen dalam sistem operasi harus

dipersiapkan terlebih dahulu driver dari masing-masing komponen.

Secara Umum untuk instalasi driver dari setiap komponen adalah

sama. Berikut aktifasi komponen dalam sistem opeprasi:

a) klik kanan pada my computer –> properties

Gambar 39. My Computer Properties

b) komponen yang belum terinstall akan terlihat tanda peringantan,

seperti gambar di bawah ini

Gambar 40. Tanda Komponen yang Tidak Aktif

46

c) klik kanan pada icon komponen tersebut selanjutnya klik update

driver. Maka akan tampil keluaran seperti gambar di bawah ini.

Gambar 41. Kotak Dialog Update Driver

d) Pilih yang advanced untuk menentukan secara manual letak driver

dari komponen.

Gambar 42. Penentuan Letak Driver Komponen

e) Jika driver yang diapasang sesuai, maka proses instalasi

komponen telah selesai, selanjutnya komponen dapat digunkan.

47

Sedangakan untuk komponen tertentu perlu dilakukan restart

sistem.

Gambar 43. Instalasi Driver Seleasi

c. Rangkuman 3

1) Untuk mengatur komponen secara software dilakukan dengan

BIOS. Komponen yang dapat diatur adalah komponen yang

pokok dalam PC dan integrated komponen dalam system.

2) Untuk komponen yang telah terintegrasi dalam sistem untuk

mngaktifkan dengan memih Enabled dan untuk menonaktifkan

dengan mendisabled.

3) Untuk memasang komponen yang sejenis dengan komponen yang

terintegrasi mak perlu dimatikan terlebih dahulu komponen yang

terintegrasi.

d. Tugas 3

1) Amatilah seting BIOS pada suatu PC, kemudian catatlah.

2) Setinglah BIOS pada PC tersebut sesuai dengan komponen dan

pheriperal yang terpasang.

48

e. Tes Formatif 3

1) Apa beda mode auto dan manual pada setting BIOS?

2) Bagaimana cara menyeting BIOS, supaya PC dapat bekerja

dengan optimal.

f. Kunci Jawaban Formatif 2

1) Mode auto BIOS akan membaca setting secara otomatis sesuai

dengan kondisi komponen dan peripheral yang terpasang.

Sedangkan mode manual setting harus diisi oleh pengguna sesuai

dengan spesifikasi komponen atau peralatan yang terpasang.

2) Pengesetan setting pada BIOS diisi secara manual sesuai dengan

spesifikasi komponen dan peralaan yang terpasang. Bagian setting

peralatan yang tidak ada disetting disable atau none. Dengan

demikian kerja komputer akan lebih cepat.

g. Lembar Kerja 3

Alat dan bahan :

1) PC 1 unit lengkap dengan multi media.

2) Buku manual reference untuk komponen PC yang sesuai.

3) Tools set.

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.

2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah

ditentukan.

Langkah Kerja

1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini.

2) Bukalah penutup casing pada CPU

49

3) Amati semua komponen yang ada.

4) Catatlah semua komponen dan peripheral yang ada pada CPU dan

di luar CPU.

5) Buka dan bacalah buku manual reference yang sesuai dengan

komponen yang ada.

6) Catatlah spesifikasi dari komponen dan peripheral tersebut.

7) Hidupkan komputer dan tekan tombol Del (atau yang lain sesuai

dengan petunjuk yang ada atau pesan yang ditampilkan dilayar)

untuk menuju menu setting BIOS.

8) Catatlah semua setting BIOS yang ada disitu.

9) Keluar dari menu setting lanjutkan sampai proses booting selesai,

amati dan catat lama waktu booting, kemudian matikan dengan

prosedur mematikan yang benar.

10) Ulangi langkah 7, kemudian ubahlah setting BIOS tersebut sesuai

dengan spesifikasi komponen dan peripheral yang terpasang.

11) Ulangi langkah 9.

12) Buatlah laporan tentang lama waktu booting dan pengaruh

setting BIOS pada komputerut.

13) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing

(pengajar).

14) Jika semua telah selesai tutuplah kembali cashing pada CPU dan

rapikan alat dan bahan kemudian kembalikan ke tempat semula.

50

4. Kegiatan Belajar 4 : Peripheral PC dan Setting Peripheral

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran

1) Peserta diklat mampu menjelaskan peralatan yang dibutuhkan

dalam menyambung/memasang peripheral.

2) Peserta diklat mampu menjelaskan prosedur pemasangan/

penyambungan peripheral dengan baik dan benar.

3) Peserta diklat mampu menjelaskan setting peripheral

menggunakan software.

b. Uraian Materi 4

Peripheral komputer merupakan peralatan tambahan komputer yang

dibutuhkan untuk keperluan – keperluan lain. Misalnya koneksi

jaringan, mencetak, atau mengambil gambar. Peripheral tersebut

meliputi Printer, Scanner, Modem, Network Card, dan lain sebagainya.

Instalasi peripheral meliputi instalasi secara fisik dan instalasi secara

software. Instalasi fisik meliputi pemasangan peripheral dengan baik

dan benar, dan instalasi software meliputi pengenalan peripheral

terhadap sistem operasi yaitu dengan menginstall driver yang

dibutuhkan.

1) Printer

Printer merupakan komponen output yang digolongkan sebagai Hard

Copy Device. Yaitu merupakan alat yang digunakan untuk mencetak

keluaran dari proses yang dilakukan oleh komputer baik tulisan

maupun grafik secara langsung dengan menggunakan media kertas

ataupun yang lainnya.

Ada tiga jenis printer yang beredar dipasaran. Dot matrik, Ink Jet, dan

Laser Jet. Printer Dot Matrik merupakan printer yang menggunakan

pita sebagai alat percetakannya. Ink Jet menggunakan tinta,

51

sedangkan laser jet menggunakan serbuk laser. Sedangkan jenis

konektor printer ada dua macam yaitu melalui konektor Paralel Port

dan USB Port.

Langkah – langkah instalasi printer :

– Tancapkan kabel printer pada printer dan konektor parallel port

male/konektor USB port pada komputer dengan benar.

Gambar 44. Konektor Paralel untuk Printer

52

Gambar 45. Konektor Printer USB

– Pastikan catridge printer sudah terpasang dengan benar.

– Hubungkan printer ke jala-jalla listrik

– Dan pastikan ada ativitas dalam printer tersebut (catrigde

bergerak).

– Sampai langkah ini instalasi peripheral secar fisik sudah selesai

– Selanjutnya tinggal instalasi untuk software yaitu pemasangan

driver.

Pada instalasi driver, biasanya pada sistem operasi Windows XP akan

secara otomatis menjalankan file instalasi driver tersebut. Langkah –

langkahnya adalah sebagai berikut :

– Masukan CD Driver bawaan printer tersebut, dalam praktek kali ini

printer yang akan diinstal adalah printer Canon BJC-2100.

– Setelah CD dimasukan, Windows akan secara otomatis

menjalankan file eksekusi dan akan muncul kotak dialog seperti

berikut :

53

Gambar 46. Tampilan Awal Instal Printer

– Setelah itu tekan tombol Next, untuk konfirmasi bahwa Anda

akan menginstall driver tersebut. Dan setelah itu akan muncul

kotak dialog seperti berikut :

Gambar 47. Kotak Dialog Instal Printer BJC-2100SP

54

– Klik tombol Start, untuk memulai proses instalasi dengan memilih

option Printer Driver.

Gambar 48. Kotak Dialog Proses Instal Printer BJC-2100SP

– Setelah proses peng-copy-an file selesai, akan muncul kotak

dialog seperti gambar di bawah ini.

Gambar 49. Kotak Dialog Deteksi Port Printer

55

– Untuk selanjutnya tekan tombol Manual Selection untuk

memilih port yang akan digunakan. Dan setelah itu akan muncul

kotak dialog seperti berikut ini.

Gambar 50. Kotak Dialog Seleksi Port Secara Manual

– Setelah pemilihan port selesai, tekan tombol Next dan proses

instalasi akan selesai dan printer siap digunakan.

2) Scanner

Scanner adalah suatu alat elektronik yang fungsinya mirip dengan

mesin fotokopi. Mesin fotocopy hasilnya dapat langsung kamu lihat

pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar

monitor komputer dahulu kemudian baru dapat dirubah dan

dimodifikasi sehingga tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang

kemudian dapat disimpan sebagai file text, dokumen dan gambar.

56

Gambar 51. Scanner

Bentuk dan ukuran scanner bermacam-macam, ada yang besarnya

seukuran dengan kertas folio ada juga yang seukuran postcard,

bahkan yang terbaru, berbentuk pena yang baru diluncurkan oleh

perusahaan WizCom Technologies Inc. Scanner berukuran pena

tersebut bisa menyimpan hingga 1.000 halaman teks cetak dan

kemudian mentransfernya ke sebuah komputer pribadi (PC). Scanner

berukuran pena tersebut dinamakan Quicklink. Pena scanner itu

berukuran panjang enam inci dan beratnya sekitar tiga ons. Scanner

tersebut menurut WizCom dapat melakukan pekerjaannya secara acak

lebih cepat dari scanner yang berbentuk datar.

Gambar 52. Bagian-bagian Scanner

Data yang telah diambil dengan scanner itu, bisa dimasukkan secara

langsung ke semua aplikasi komputer yang mengenali teks ASCII.

57

Pada saat ini banyak sekali scanner yang beredar di dunia dengan

berbagai merk pula, Di antaranya scanner keluaran dari Canon,

Hewlett Packard ( HP ), EPSON, UMAX dan masih banyak lagi.

Perbedaan tiap scanner dari berbagai merk terletak pada pemakaian

teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya penggunaan

tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.

Cara kerja Scanner :

Ketika tombol mouse ditekan memulai Scanning, yang terjadi adalah

penekanan tombol mouse dari komputer menggerakkan pengendali

kecepatan pada mesin scanner. Mesin yang terletak dalam scanner

tersebut mengendalikan proses pengiriman ke unit scanning.

Kemudian unit scanning menempatkan proses pengiiman ke tempat

atau jalur yang sesuai untuk langsung memulai scanning. Nyala lampu

yang terlihat pada Scanner menandakan bahwa kegiatan scanning

sudah mulai dilakukan.

Setelah nyala lampu sudah tidak ada, berarti proses scan sudah

selesai dan hasilnya dapat dilihat pada layar monitor. Apabila hasil

atau tampilan teks / gambar ingin dirubah, kita dapat merubahnya

dengan menggunakan software-software aplikasi yang ada. Misalnya

dengan photoshop, Adobe dan lain- lain. pot scanned.

Ada dua macam perbedaan scanner dalam memeriksa gambar yang

berwarna yaitu Scanner yang hanya bisa satu kali meng-scan warna

dan menyimpan semua warna pada saat itu saja. Scanner yang

langsung bisa tiga kali digunakan untuk menyimpan beberapa warna.

Warna-warna tersebut adalah merah, hijau dan biru.

Scaner yang disebut pertama lebih cepat dibandingkan dengan yang

kedua, tetapi menjadi kurang bagus jika digunakan untuk reproduksi

58

warna. Kebanyakan scanner dijalankan pada 1-bit (binary digit /

angka biner), 8-bit (256 warna), dan 24 bit (lebih dari 16 juta warna).

Nah, bila kita membutuhkan hasil yang sangat baik maka dianjurtkan

menggunakan scanner dengan bit yang besar agar resolusi warna

lebih banyak dan bagus.

Scanner tidak akan bekerja pada sistem operasi apabila tidak ada

driver di dalam sistem operasi tersebut. Untuk langkah selanjutnya

adalah proses instalasi driver scaner. Langkah – langkahnya adalah

sebagai berikut :

– Masukan CD Driver Scaner tersebut, dalam hal ini Scaner yang

akan dicontohkan adalah Scanner CanoScan 3200/3200F.

– Langkah selanjutnya memilih bahasa yang akan digunakan dalam

proses instalasi.

– Selanjutnya adalah memilih software yang diinstall dalam hal ini

software untuk mengambil gambar yang diambil oleh Scaner.

Gambar 53. Kotak Dialog Scanner Setup Utility

59

– Setelah muncul kotak dialog seperti gambar di atas dan pilih

Install the Software, maka akan muncul kotak dialog seperti

berikut :

Gambar 54. Alternatif Pilihan Software Scanner

– Pada kotak dialog tersebut, pengguna dapat memilih software

yang akan diinstall dan software yang tidak akan diinstall.

Kemudian klik tombol Start Instalation.

– Setelah itu tinggal mengikuti konfirmasi yang ditampilkan. Dan

setelah selesai proses instalasi, Scaner siap digunakan.

3) Modem

Modem merupakan salah satu perangkat komputer untuk perantara

komputer dengan saluran telphone agar data berhubungan Internet

Service Provider (ISP). Modem ada dua macam, yaitu modem internal

dan modem external. Modem internal yaitu modem yang pasang di

dalam motherboard dalam bentuk kartu. Teknik pemasangannya sama

60

seperti kartu – kartu lain pada umumnya. Sedangkan modem external

adalah yang dapat dipasang dan dilepas sewaktu – waktu. Karena

pemasangan modem hanya tinggal menancapkan konektor yang telah

disediakan seperti USB atau Serial Port.

Modem Internal Modem External

Gambar 55. Modem

c. Rangkuman 4

1) Setiap pemasangan peripheral baru pada PC, harus dilakukan

setting pada BIOS untuk mengaktifkan peripheral tersebut dan

menginstalasi driver peripheral tersebut ke sistem komputer.

2) Perlakuan setting dan instalasi driver tergantung pada sistem

operasi yang digunakan.

3) Langkah penyetingan dan instalasi setiap peripheral pada

umumnya telah diberikan pada buku manual referennya atau file

help atau readme pada disket/CD driver yang dibawakannya.

d. Tugas 4

1) Amatilah sebuah PC, sebutkan jenis peripheral apa saja yang

terpasang !

61

2) Berkunjunglah ke toko komputer atau pameran komputer, amati,

tanyakan, dan catatlah berbagai jenis peripheral yang ada serta

apa fungsi dari setiap peripheral itu.

e. Tes Formatif 4

1) Apa fungsi program driver pada peripheral ?

2) Bagaimana cara memasang dan menginstalasi modem pada PC.

3) Jika suatu printer terpasang pada PC tetapi program drivernya

tidak terinstalasi. Apakah printer tersebut sudah dapat dipakai ?

Mengapa?

f. Kunci Jawaban Formatif 4

1) Program driver berfungsi untuk mengemudikan/mengatur jalannya

suatu peripheral agar bekerja sesuai dengan fungsinya.

2) Lihat pada uraian materi 4 bagian modem.

3) Tidak dapat, sebab tidak ada program yang menggerakkannya.

g. Lembar Kerja 4

Alat dan bahan :

1) PC 1 unit lengkap dengan multi media.

2) Modem telpon eksternal 1 buah beserta driver dan buku manual

reference.

3) Saluran telepon.

4) Buku manual reference untuk komponen PC yang sesuai.

5) Tools set.

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.

2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah

ditentukan.

62

Langkah Kerja

1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini.

2) Buka, baca, dan pahami buku manual reference untuk instalasi

modem.

3) Instalasilah modem sesuai dengan buku manual reference yang

ada.

4) Hidupkan komputer, setting port I/O pada BIOS yang sesuai

dengan sambungan modem yang dipakai.

5) Instal driver modem.

6) Setting Dial-up Networking (jika memakai sistem operasi

windows).

7) Klik Make Connection, isi telepon number dengan 080989999,

country or region code pilih Indonesia.

8) Klik My connection, isi user name dengan telkom@instan, password

telkom.

9) Klik konek, maka komputer akan terhubung dengan internet.

10) Jalankan internet explorer, pilih salah satu alamat web, misal :

http:\\www.telkom.net untuk mengecek hasil instalasi modem.

11) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing

(pengajar).

12) Jika semua telah selesai matikan komputer dengan prosedur yang

benar.

63

5. Kegiatan Belajar 5: Pemeriksaan Hasil Perakitan PC dan

Peripheral

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran

Peserta diklat mampu memeriksa komponen dan peripheral yang telah

terpasang

b. Uraian Materi 5

Setelah semua langkah pemilihan komponen, perakitan, dan pengaturan

baik hardware maupun software dari komponen dan peripheral perlu

dilakukan pengecekan dari setiap komponen dan peripheral. Fungsi

tidaknya komponen atau peripheral tergantung dari pemasangannya. Hal

yang perlu diperiksa dari hasil komponen dan peripheral meluputi:

Kencang tidaknya pemasangan komponen atau peripheral. Periksa

apakah skrup telah terpasang dengan sempurna. Urutan kabel, urutan

kabel dapat di cek terlebih dahulu dengan menyocokan pin no1 pada

kabel dengan pin 1 dengan konektor. Untuk model kabel sekarang

kemungkinan terbalik sangat kecil.

Urutan kaki komponen, dalam hal ini prosesor dan RAM. Dengan melihat

manual guide dari setiap komponen kesalahan dalam memasang

komponen dapat dihindari. Untuk prosesor dan RAM saat ini

kemungkinan salah sangat kecil, karena bentuk fisik yang tidak

memungkinkan komponen terpasang salah.

Setelah langkah diatas sesuai dengan buku manual dan sesuai dengan

langkah langkah sebelumnya. Siapkan untuk menghubungkan sumber

daya ke jala jala listrik.

64

Amati saat pertama kali komputer menyala, pastikan tidak ada pesan eror

baik berupa tampilan di monitor atau dengan bunyi beep. Jika tidak ada

pesan error masuk ke BIOS dengan menekan del atau F2, sesuai dengan

BIOS yang digunakan.

Masuk dalam menu main untuk mengecek komponen hard disk, CDROM,

floppy disk, dan RAM. Dengan malihat status dari hard disk atau

masuk ke menu hardware monitor untuk melihat status dari prosesor

baik tegangan maupun kecepatan dari kipas pendinginnya.

Gambar 56. Tampilan BIOS

65

Jika semua dapat terlihat tanpa ada pesan kesalahan maka perakitan PC

berhasil dilakukan, selanjutnya siap untuk instalasi sistem operasi.

Gambar 57. Pengecekan Komponen PC melalui Device Manager

c. Rangkuman 5

1) Periksa semua komponen yang baru dirakit, sebelum

menghubungkan sumber daya ke jala-jala listrik. Hal ini dapat

mengurangi resiko jika terjadi kegagalan perakitan sebuah

komponen.

2) Untuk memeriksa komponen PC dapat dilakukan secara software dan

hardware. Untuk hardware dengan mengecek koneksi kabel dan

konektor setiap komponen yang terpasang, sedangakan dengan

menggunakan software dapat menggunakan BIOS atau device

manager dalam Sisitem operasi windows.

66

d. Tugas 5

Amatilah sebuah peripheral (mouse atau keyboard atau printer) yang

memakai teknologi bluetooth, bagaimana hubungan koneksi antara

periphera tersebut dengan PC.

e. Tes Formatif 5

1) Bagaimana cara memeriksa hasil perakitan suatu PC dan peripheral?

Jelaskan !

2) Bagaimana cara memeriksa kapasitas hard disk yang terpasang pada

PC?

3) Bagaimana cara memeriksa kapasitas RAM yang terpasang pada PC.

f. Kunci Jawaban Formatif 5

1), 2), dan 3) Lihat pada uraian materi 5 di atas.

g. Lembar Kerja 5

Alat dan bahan :

1) PC 1 unit lengkap dengan multi media.

2) Buku manual reference untuk komponen PC yang sesuai.

3) Tools set.

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.

2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah

ditentukan.

67

Langkah Kerja

1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini.

2) Bukalah penutup casing pada CPU

3) Amati semua komponen yang ada.

4) Periksalah hasil rakitan PC dan peripheral yang ada.

5) Buka dan bacalah buku manual reference yang sesuai dengan

komponen yang ada.

6) Catatlah hasil pemeriksaan rakitan PC tersebut.

7) Buatlah laporan tentang hasil rakitan dari komputer yang anda amati

tersebut.

8) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing (pengajar).

9) Jika semua telah selesai tutuplah kembali cashing pada CPU dan

rapikan alat dan bahan kemudian kembalikan ke tempat semula.

68

BAB III

EVALUASI

A. PERTANYAAN

1. Suatu sekolah membutuhkan komputer untuk keperluan praktek

pengenalan komputer, apresiasi komputer, dan teknologi informasi

dan komunikasi. Bagaimana urutan langkah-langkah dalam

menyusun spesifikasi PC minimal secara umum yang dapat

memenuhi kebutuhan tersebut.

2. Bagaimana langkah-langkah urutan dalam merakit kompter.

3. Bagaimana langkah-langkah urutan menyeting setup BIOS.

4. Bagaimana langkah-langkah urutan memasang peripheral.

5. Disediakan komponen/peripheral PC. Rakitlah komponen/peripheral

tersebut sehingga bisa berfungsi sebagai PC.

B. KUNCI JAWABAN

1. Urutan langkah-langkah menyusun spesifikasi PC minimal secara

umum yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut di atas adalah:

mengidentifikasi kebutuhan hardware berdasar kebutuhan

software, kemudian survei barang dan harga di Toko dengan

mempertimbangkan juga garansi, ketersediaan suku cadang, dan

fleksibilitas dalam perawatan dan penggunaan.

No. Kebutuhan Software Hardware minimum yang

diperlukan

Ketersediaan

di pasar

1. Sistem Operasi

Window 98

Prosesor Pentium I, RAM 16

MB, Disk drive 3,25”, CD

ROM drive, Hard disk 500MB

Ada tetapi

bekas

2. Program Aplikasi

Mikrosoft Office 97

Prosesor Pentium I, RAM 16

MB, Hard disk 420 MB, CD

ROM drive

Ada tetapi

bekas

3. Komunikasi internet

explorer

LAN card, modem, provider,

RAM 32MB, hard disk 1 GB

Ada

69

Dari langkah di atas dapat disusun spesifikasi minimal PC sebagai

berikut : Pentium I, RAM 64MB, disk drive 3,25”, CD ROM drive

12x, Hard disk 2GB, LAN card, modem telpon, mouse, keyboard,

printer. Spesifikasi ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan

tersebut, akan tetapi kemungkinan ada kesulitan dalam

mendapatkan barang, suku cadang, garansi dan perawatan.

2. Langkah-langkah urutan dalam merakit kompter, yaitu :

Cek semua komponen yang akan dirakit terlebih dahulu. Semua

komponen yang akan dirakit harus dalam kondisi baik. Buka casing

pasang motherboard dalam casing, pasang prosesor beserta

pendingan dan kipasnya, pasang RAM, pasang kabel power pada

motherboard, pasang hard disk, disk drive, dan CD ROM drive

beserta kabel penghubungnya ke mother board dan kabel

powernya, pasang kabel saklar power, reset, dan lampu indikator

pada mother board, kemudian pasang card I/O yang diperlukan.

Instalasi keyboard, mouse, monitor, dan kabel power supply pada

CPU. Periksa semua sambungan yang telah terpasang. Bila telah

benar dan kuat, hidupkan komputer untuk menguji hasil rakitan.

3. Langkah-langkah urutan menyeting setup BIOS adalah : hidupkan

komputer tunggu sesaat, tekan tombol DEL (atau sesuai yang

ditunjukkan pada layar monitor) untuk masuk ke menu setup

BIOS. Lakukan seting jam, hari, aktivasi I/O yang sesuai dengan

kondisi hardware yang terpasang, aktivasi power pada prosesor,

setting manajemen power dan memori sesuai dengan kondisi dan

kebutuhan, dan setting password jika diperlukan. Simpan hasil

setting tersebut.

4. Langkah-langkah urutan memasang peripheral, yaitu : matikan

komputer, hubungkan bagian yang perlu dihubungkan dengan

70

mengikuti buku manualnya. Periksa hasil instalasi, jika telah sesuai

dan benar hidupkan komputer, kemudian lakukan instalasi

program driver untuk peripheral tersebut. Bila program driver telah

terinstalasi dengan baik lakukan pengetesan terhadap kerja

peripheral tersebut.

5. Komponen/peripheral dirakit dengan benar, sehingga dapat

berfungsi sebagai PC.

C. KRITERIA KELULUSAN

Aspek

Skor

(1-10)

Bobot Nilai Keterangan

Kognitif (soal 1 – 4) 3

Kebenaran rakitan 3

Kerapian rakitan 1,5

Keselamatan kerja 1,5

Waktu 1

Nilai Akhir

Syarat lulus

nilai minimal

70 dan skor

setiap aspek

minimal 7

Kategori kelulusan:

70 – 79 : Memenuhi kriteria mininal. Dapat bekerja dengan bimbingan.

80 – 89 : Memenuhi kriteria minimal. Dapat bekerja tanpa bimbingan.

90 – 100 : Di atas kriteria minimal. Dapat bekerja tanpa bimbingan.

71

BAB IV

PENUTUP

Demikianlah modul pemelajaran Menginstalasi PC. Materi yang telah

dibahas dalam modul ini masih sangat sedikit. Hanya sebagai dasar saja

bagi peserta diklat untuk belajar lebih lanjut. Diharapkan peserta diklat

memanfaatkan modul ini sebagai motivasi untuk menguasai teknik

Menginstalasi PC ini lebih jauh sehingga peserta diklat dapat

merakit/menginstalasi komputer PC dengan berbagai macam spesifikasi.

Setelah menyelesaikan modul ini dan mengerjakan semua tugas serta

evaluasi maka berdasarkan kriteria penilaian, peserta diklat dapat

dinyatakan lulus/tidak lulus. Apabila dinyatakan lulus maka dapat

melanjutkan ke modul berikutnya sesuai dengan alur peta kududukan

modul, sedangkan apabila dinyatakan tidak lulus maka peserta diklat

harus mengulang modul ini dan tidak diperkenankan mengambil modul

selanjutnya.

72

DAFTAR PUSTAKA

Balasubramanian, 2001, Computer Installation and Servicing, Tata

McGraw-Hill Publishing Company Limited, New Delhi.

Buku-buku user’s guide perangkat komputer dan user’s manual.

John Woram, 1990, The PC Configuration Handbook Acomplete

Guide to Troubleshooting, Enhancing, and Maintaining Your

PC, 2nd Edition, Bantam Books, Toronto.

Tri Amperiyanto, 1993, Seri Penuntun Praktis Melindungi Data dan

Hard Disk, Elex Media Komputindo, Jakarta.

Newer entries » · « Older entries